<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dimarahi Orangtua, Pelajar Nekat Gantung Diri di Area Sekolah</title><description>Kapolsek Pugung Ipda Alfiyan Almasruri mengatakan, pelajar berinisial CP (17) tersebut ditemukan tak bernyawa oleh ibunya sekitar pukul 06.00 wib. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/14/340/3138936/dimarahi-orangtua-pelajar-nekat-gantung-diri-di-area-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/14/340/3138936/dimarahi-orangtua-pelajar-nekat-gantung-diri-di-area-sekolah"/><item><title>Dimarahi Orangtua, Pelajar Nekat Gantung Diri di Area Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/14/340/3138936/dimarahi-orangtua-pelajar-nekat-gantung-diri-di-area-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/14/340/3138936/dimarahi-orangtua-pelajar-nekat-gantung-diri-di-area-sekolah</guid><pubDate>Rabu 14 Mei 2025 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/14/340/3138936/pelajar_gantung_diri-dlcV_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pelajar Gantung Diri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/14/340/3138936/pelajar_gantung_diri-dlcV_large.JPG</image><title>Pelajar Gantung Diri</title></images><description>TANGGAMUS - Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tanggamus, Lampung ditemukan tewas gantung diri di area sekolahnya, Rabu (14/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolsek Pugung Ipda Alfiyan Almasruri mengatakan, pelajar berinisial CP (17) tersebut ditemukan tak bernyawa oleh ibunya sekitar pukul 06.00 wib.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Alfiyan menyebutkan, setelah mendapat laporan warga terkait penemuan mayat remaja laki-laki itu, pihaknya segera menurunkan anggota untuk melakukan pengecekan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bersama tim identifikasi dari Satreskrim Polres Tanggamus, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB,&amp;quot; ujar Alfiyan.&#13;
&#13;
Kapolsek menuturkan, saat petugas tiba, situasi di TKP mulai ramai oleh warga, sementara cuaca dalam kondisi gerimis.&#13;
&#13;
Dikatakan Kapolsek, dalam proses identifikasi, pihaknya menemukan korban tergantung dengan tali tambang sepanjang kurang lebih 4 meter yang terikat di bagian leher. Sementara kursi kayu yang diduga digunakan korban, berada di bawah tubuh yang tergantung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolsek melanjutkan, berdasarkan keterangan keluarga, pada Selasa (13/5) pagi korban sempat dimarahi oleh orang tuanya. Setelah kejadian tersebut, korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan tidak kembali hingga malam hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pihak keluarga yang panik langsung melakukan pencarian, namun baru keesokan paginya jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi tragis,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut Kapolsek mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda gangguan psikologis pada anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang maupun tenaga profesional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesempatan ini, kami atas nama Polres Tanggamus mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya korban, semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menjalani cobaan ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGGAMUS - Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tanggamus, Lampung ditemukan tewas gantung diri di area sekolahnya, Rabu (14/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolsek Pugung Ipda Alfiyan Almasruri mengatakan, pelajar berinisial CP (17) tersebut ditemukan tak bernyawa oleh ibunya sekitar pukul 06.00 wib.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Alfiyan menyebutkan, setelah mendapat laporan warga terkait penemuan mayat remaja laki-laki itu, pihaknya segera menurunkan anggota untuk melakukan pengecekan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Bersama tim identifikasi dari Satreskrim Polres Tanggamus, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB,&amp;quot; ujar Alfiyan.&#13;
&#13;
Kapolsek menuturkan, saat petugas tiba, situasi di TKP mulai ramai oleh warga, sementara cuaca dalam kondisi gerimis.&#13;
&#13;
Dikatakan Kapolsek, dalam proses identifikasi, pihaknya menemukan korban tergantung dengan tali tambang sepanjang kurang lebih 4 meter yang terikat di bagian leher. Sementara kursi kayu yang diduga digunakan korban, berada di bawah tubuh yang tergantung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolsek melanjutkan, berdasarkan keterangan keluarga, pada Selasa (13/5) pagi korban sempat dimarahi oleh orang tuanya. Setelah kejadian tersebut, korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan tidak kembali hingga malam hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pihak keluarga yang panik langsung melakukan pencarian, namun baru keesokan paginya jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi tragis,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut Kapolsek mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda gangguan psikologis pada anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang maupun tenaga profesional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesempatan ini, kami atas nama Polres Tanggamus mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya korban, semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menjalani cobaan ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
