<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPOM Pastikan Ada Evaluasi Hasil Uji Klinis Tahap 3 Vaksin TBC</title><description>Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memastikan uji klinis tahap 3 vaksin Tuberkulosis (TBC) yang dilakukan oleh Gates Foundation milik pendiri Bill Gates, akan diperiksa kembali keamanannya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/15/337/3139250/bpom-pastikan-ada-evaluasi-hasil-uji-klinis-tahap-3-vaksin-tbc</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/15/337/3139250/bpom-pastikan-ada-evaluasi-hasil-uji-klinis-tahap-3-vaksin-tbc"/><item><title>BPOM Pastikan Ada Evaluasi Hasil Uji Klinis Tahap 3 Vaksin TBC</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/15/337/3139250/bpom-pastikan-ada-evaluasi-hasil-uji-klinis-tahap-3-vaksin-tbc</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/15/337/3139250/bpom-pastikan-ada-evaluasi-hasil-uji-klinis-tahap-3-vaksin-tbc</guid><pubDate>Kamis 15 Mei 2025 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/15/337/3139250/kepala_bpom_pastikan_ada_evaluasi_hasil_uji_klinis_tahap_3_vaksin_tbc-Lb2U_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BPOM Taruna Ikrar Pastikan Ada Evaluasi Hasil Uji Klinis Tahap 3 Vaksin TBC&amp;nbsp;(Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/15/337/3139250/kepala_bpom_pastikan_ada_evaluasi_hasil_uji_klinis_tahap_3_vaksin_tbc-Lb2U_large.jpg</image><title>Kepala BPOM Taruna Ikrar Pastikan Ada Evaluasi Hasil Uji Klinis Tahap 3 Vaksin TBC&amp;nbsp;(Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memastikan uji klinis tahap 3 vaksin Tuberkulosis (TBC) yang dilakukan oleh Gates Foundation milik pendiri Bill Gates, akan diperiksa kembali keamanannya sebelum diterbitkan ijin edar oleh BPOM.&#13;
&#13;
Ikrar menyampaikan bahwa prosesnya, setelah mendapat persetujuan izin uji klinis, nanti hasilnya akan dikaji kembali Tim BPOM sebelum menerbitkan nomor izin edar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah sebelum nomor izin edar itu dapat, ada Komite Nasional Evaluasi Obat Nasional yang terdiri dari pakar-pakar di bidang vaksin yang akan mengevaluasi hasil uji klinis ini. Jadi tahapannya masih ada tahapan berikut,&amp;quot; kata Ikrar di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun sebelum itu, dia menegaskan bahwa BPOM akan memastikan aspek transparansi kepada publik untuk dibuka seluas-luasnya terhadap pelaksanaan uji vaksin TBC tahap III.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita memastikan bahwa semua proses yang berjalan sesuai dengan aturan yang ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rakyat bisa mengakses hasil uji klinisnya kan begitu. Secara transparan kalau ada efek sampingnya harus diumumkan apa adanya,&amp;quot; tuturnya melanjutkan.&#13;
&#13;
Ikrar menyampaikan bahwa uji klinis tahap 3 ini akan berlangsung selama 24 bulan, dan saat ini prosesnya sudah berjalan. Sehingga, hasil dari tahapan ini baru akan diketahui dua tahun mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi sekitar 2 tahun ke depan kita lihat. Karena kan itu harus disikronisasi dengan hasil uji klinis di negara lain kan kita tahu kita cuma 2 ribu partisipan di Indonesia. Sementara di negara lain berapa? 18 ribu. Itu kan perlu disikronisasi hasilnya nanti,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memastikan uji klinis tahap 3 vaksin Tuberkulosis (TBC) yang dilakukan oleh Gates Foundation milik pendiri Bill Gates, akan diperiksa kembali keamanannya sebelum diterbitkan ijin edar oleh BPOM.&#13;
&#13;
Ikrar menyampaikan bahwa prosesnya, setelah mendapat persetujuan izin uji klinis, nanti hasilnya akan dikaji kembali Tim BPOM sebelum menerbitkan nomor izin edar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah sebelum nomor izin edar itu dapat, ada Komite Nasional Evaluasi Obat Nasional yang terdiri dari pakar-pakar di bidang vaksin yang akan mengevaluasi hasil uji klinis ini. Jadi tahapannya masih ada tahapan berikut,&amp;quot; kata Ikrar di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun sebelum itu, dia menegaskan bahwa BPOM akan memastikan aspek transparansi kepada publik untuk dibuka seluas-luasnya terhadap pelaksanaan uji vaksin TBC tahap III.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita memastikan bahwa semua proses yang berjalan sesuai dengan aturan yang ada,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rakyat bisa mengakses hasil uji klinisnya kan begitu. Secara transparan kalau ada efek sampingnya harus diumumkan apa adanya,&amp;quot; tuturnya melanjutkan.&#13;
&#13;
Ikrar menyampaikan bahwa uji klinis tahap 3 ini akan berlangsung selama 24 bulan, dan saat ini prosesnya sudah berjalan. Sehingga, hasil dari tahapan ini baru akan diketahui dua tahun mendatang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi sekitar 2 tahun ke depan kita lihat. Karena kan itu harus disikronisasi dengan hasil uji klinis di negara lain kan kita tahu kita cuma 2 ribu partisipan di Indonesia. Sementara di negara lain berapa? 18 ribu. Itu kan perlu disikronisasi hasilnya nanti,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
