<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prajurit TNI Sita Senjata AK-47 hingga Puluhan&amp;nbsp;Amunisi Usai Tembak Mati 18 OPM, Nih Penampakannya!</title><description>18 OPM yang tewas merupakan anak buah Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/15/340/3139043/prajurit-tni-sita-senjata-ak-47-hingga-puluhan-nbsp-amunisi-usai-tembak-mati-18-opm-nih-penampakannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/15/340/3139043/prajurit-tni-sita-senjata-ak-47-hingga-puluhan-nbsp-amunisi-usai-tembak-mati-18-opm-nih-penampakannya"/><item><title>Prajurit TNI Sita Senjata AK-47 hingga Puluhan&amp;nbsp;Amunisi Usai Tembak Mati 18 OPM, Nih Penampakannya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/15/340/3139043/prajurit-tni-sita-senjata-ak-47-hingga-puluhan-nbsp-amunisi-usai-tembak-mati-18-opm-nih-penampakannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/15/340/3139043/prajurit-tni-sita-senjata-ak-47-hingga-puluhan-nbsp-amunisi-usai-tembak-mati-18-opm-nih-penampakannya</guid><pubDate>Kamis 15 Mei 2025 06:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/15/340/3139043/opm-1tna_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prajurit TNI Sita Senjata AK-47 hingga Puluhan&amp;nbsp;Amunisi Usai Tembak Mati 18 OPM, Nih Penampakannya!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/15/340/3139043/opm-1tna_large.jpg</image><title>Prajurit TNI Sita Senjata AK-47 hingga Puluhan&amp;nbsp;Amunisi Usai Tembak Mati 18 OPM, Nih Penampakannya!</title></images><description>JAKARTA - Operasi gabungan TNI yang dilaksanakan secara profesional dan terukur, berhasil menewaskan 18 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM)&amp;nbsp; di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Sejumlah barang bukti juga diamankan dalam operasi senyap itu.&#13;
&#13;
18 anggota OPM yang tewas merupakan anak buah Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata organik AK-47, satu senjata rakitan, puluhan butir munisi, busur dan anak panah, serta bendera Bintang Kejora dan alat komunikasi,&amp;rdquo;ujar&amp;nbsp; Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, kepada Okezone, Kamis (15/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga menyampaikan bahwa seluruh personel TNI dalam kondisi aman dan lengkap,&amp;rdquo;sambung Letkol Inf Iwan.&#13;
&#13;
Saat ini kata dia, &amp;nbsp;pasukan TNI masih disiagakan di sejumlah sektor strategis guna mengantisipasi kemungkinan pergerakan anggota separatis yang juga disebut&amp;nbsp;KKB&amp;nbsp;itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pasukan saat ini masih berada di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan kelompok OPM yang tersisa,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Operasi gabungan TNI yang dilaksanakan secara profesional dan terukur, berhasil menewaskan 18 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM)&amp;nbsp; di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Sejumlah barang bukti juga diamankan dalam operasi senyap itu.&#13;
&#13;
18 anggota OPM yang tewas merupakan anak buah Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk senjata organik AK-47, satu senjata rakitan, puluhan butir munisi, busur dan anak panah, serta bendera Bintang Kejora dan alat komunikasi,&amp;rdquo;ujar&amp;nbsp; Dansatgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, kepada Okezone, Kamis (15/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga menyampaikan bahwa seluruh personel TNI dalam kondisi aman dan lengkap,&amp;rdquo;sambung Letkol Inf Iwan.&#13;
&#13;
Saat ini kata dia, &amp;nbsp;pasukan TNI masih disiagakan di sejumlah sektor strategis guna mengantisipasi kemungkinan pergerakan anggota separatis yang juga disebut&amp;nbsp;KKB&amp;nbsp;itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pasukan saat ini masih berada di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan pergerakan kelompok OPM yang tersisa,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
