<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekda Marullah Dilaporkan ke KPK, Ini Respons Gubernur Jakarta Pramono</title><description>Sementara itu, Marullah memilih irit bicara sambil menunjukkan gestur menutup mulut saat dimintai keterangan awak media terkait laporan dirinya ke lembaga antirasuah tersebut. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/16/338/3139486/sekda-marullah-dilaporkan-ke-kpk-ini-respons-gubernur-jakarta-pramono</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/16/338/3139486/sekda-marullah-dilaporkan-ke-kpk-ini-respons-gubernur-jakarta-pramono"/><item><title>Sekda Marullah Dilaporkan ke KPK, Ini Respons Gubernur Jakarta Pramono</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/16/338/3139486/sekda-marullah-dilaporkan-ke-kpk-ini-respons-gubernur-jakarta-pramono</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/16/338/3139486/sekda-marullah-dilaporkan-ke-kpk-ini-respons-gubernur-jakarta-pramono</guid><pubDate>Jum'at 16 Mei 2025 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/16/338/3139486/gubernur_jakarta_pramono_anung-RwTJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jakarta Pramono Anung. Foto: Okezone/Refi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/16/338/3139486/gubernur_jakarta_pramono_anung-RwTJ_large.jpg</image><title>Gubernur Jakarta Pramono Anung. Foto: Okezone/Refi.</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan belum mengetahui perihal pelaporan Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali atas dugaan penyalahgunaan jabatan dan nepotisme ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;(Pelaporan Sekda Marullah ke KPK) saya belum tahu,&amp;quot; kata Pramono di Kalijodo, Jakarta Barat, Jumat (16/5/2025).&#13;
&#13;
Sementara itu, Marullah memilih irit bicara sambil menunjukkan gestur menutup mulut saat dimintai keterangan awak media terkait laporan dirinya ke lembaga antirasuah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tak (berkomentar) cukup ya,&amp;quot; kata Marullah di Balai Kota Jakarta sambil menutup mulut, Kamis, 15 Mei 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marullah dilaporkan ke KPK atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya. Laporan tersebut menyatakan bahwa jika Marullah mengangkat anak, saudara hingga kerabat bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta.&#13;
&#13;
Pelapor menuturkan jika pengangkatan anak kandung Marullah merupakan bentuk pelanggaran ketentuan internal Pemprov Jakarta serta melanggar etik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut akan menelaah isi laporan tersebut. Hal itu dilakukan, untuk memverifikasi kebenaran dari isi laporan itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK secara umum akan melakukan telaah kepada setiap pengaduan masyarakat yang masuk untuk melihat validitas informasi dan keterangan yang disampaikan dalam laporan tersebut,&amp;quot; kata Budi kepada wartawan, Rabu, 14 Mei 2025.&#13;
&#13;
Setelah itu, lembaga antirasuah ini akan proaktif melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk mendalami informasi awal dari laporan itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK kemudian akan melakukan verifikasi apakah laporan tersebut substansinya, termasuk dalam delik tindak pidana korupsi, dan jadi kewenangan KPK atau tidak,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan belum mengetahui perihal pelaporan Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali atas dugaan penyalahgunaan jabatan dan nepotisme ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;(Pelaporan Sekda Marullah ke KPK) saya belum tahu,&amp;quot; kata Pramono di Kalijodo, Jakarta Barat, Jumat (16/5/2025).&#13;
&#13;
Sementara itu, Marullah memilih irit bicara sambil menunjukkan gestur menutup mulut saat dimintai keterangan awak media terkait laporan dirinya ke lembaga antirasuah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tak (berkomentar) cukup ya,&amp;quot; kata Marullah di Balai Kota Jakarta sambil menutup mulut, Kamis, 15 Mei 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marullah dilaporkan ke KPK atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya. Laporan tersebut menyatakan bahwa jika Marullah mengangkat anak, saudara hingga kerabat bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jakarta.&#13;
&#13;
Pelapor menuturkan jika pengangkatan anak kandung Marullah merupakan bentuk pelanggaran ketentuan internal Pemprov Jakarta serta melanggar etik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Jubir KPK Budi Prasetyo menyebut akan menelaah isi laporan tersebut. Hal itu dilakukan, untuk memverifikasi kebenaran dari isi laporan itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK secara umum akan melakukan telaah kepada setiap pengaduan masyarakat yang masuk untuk melihat validitas informasi dan keterangan yang disampaikan dalam laporan tersebut,&amp;quot; kata Budi kepada wartawan, Rabu, 14 Mei 2025.&#13;
&#13;
Setelah itu, lembaga antirasuah ini akan proaktif melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) untuk mendalami informasi awal dari laporan itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;KPK kemudian akan melakukan verifikasi apakah laporan tersebut substansinya, termasuk dalam delik tindak pidana korupsi, dan jadi kewenangan KPK atau tidak,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
