<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panen Perdana Lumbung Pangan di Wanam Papua Selatan, Terbukti Cocok untuk Pertanian</title><description>Kampung Wanam di Papua Selatan rupanya cocok untuk pertanian usai padi yang ditanam di kawasan tersebut dipanen untuk pertama kalinya, Jumat (16/5/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/16/340/3139560/panen-perdana-lumbung-pangan-di-wanam-papua-selatan-terbukti-cocok-untuk-pertanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/16/340/3139560/panen-perdana-lumbung-pangan-di-wanam-papua-selatan-terbukti-cocok-untuk-pertanian"/><item><title>Panen Perdana Lumbung Pangan di Wanam Papua Selatan, Terbukti Cocok untuk Pertanian</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/16/340/3139560/panen-perdana-lumbung-pangan-di-wanam-papua-selatan-terbukti-cocok-untuk-pertanian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/16/340/3139560/panen-perdana-lumbung-pangan-di-wanam-papua-selatan-terbukti-cocok-untuk-pertanian</guid><pubDate>Jum'at 16 Mei 2025 17:43 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/16/340/3139560/panen_lumbung_pangan_di_wanam_papua_selatan_warga_dulu_berburu_kini_bertani-hlce_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panen Lumbung Pangan di Wanam Papua Selatan, Warga Dulu Berburu Kini Bertani (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/16/340/3139560/panen_lumbung_pangan_di_wanam_papua_selatan_warga_dulu_berburu_kini_bertani-hlce_large.jpg</image><title>Panen Lumbung Pangan di Wanam Papua Selatan, Warga Dulu Berburu Kini Bertani (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kampung Wanam di Papua Selatan rupanya cocok untuk pertanian usai padi yang ditanam di kawasan tersebut dipanen untuk pertama kalinya, Jumat (16/5/2025). Hal tersebut disampaikan Kepala Satgas Ketahanan Pangan Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang menyatakan, berdasarkan hasil survei tanah dan air, wilayah Wanam sangat cocok untuk pertanian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dijelaskannya, padi yang ditanam menggunakan varietas Inpara, yaitu varietas khusus padi rawa, telah menunjukkan pertumbuhan optimal, meski dirawat tanpa pupuk, pestisida, atau teknologi berat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat Wanam dulunya berburu, sekarang kita edukasi pelan-pelan agar beralih ke bertani. Kita mulai dari yang paling sederhana agar mereka tidak kesulitan menerima ilmu baru,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Panen padi itu menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Wanam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) di bidang ketahanan pangan. &amp;quot;Hal, ini menegaskan potensi besar lahan Wanam sebagai lumbung padi baru di tanah Papua,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Senada, Kepala Kampung Wanam Petrus Kahol mengatakan, panen padi tersebut sekaligus menepis anggapan lahan Wanam tidak cocok untuk pertanian. Justru sebaliknya, hasil mencapai 2,5&amp;ndash;2,8 ton per hektare, meskipun baru menggunakan metode tanam sederhana (hambur) tanpa teknologi modern.&#13;
&#13;
&amp;quot;Panen perdana lumbung pangan Wanam seperti pribahasa habis gelap terbitlah terang. Kita buktikan bahwa Wanam sangat cocok untuk pertanian, terutama padi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Turut hadir dalam giat tersebut Kapten Inf. Latupono Danramil Wanam, &amp;nbsp;Kapolsek Wanam Letda Mar. Yuni (Danposal), Danpos Satgas Mandala Wanam, &amp;nbsp;Pendeta GPI Wanam dan Ketua Brigade Pangan Wanam.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kampung Wanam di Papua Selatan rupanya cocok untuk pertanian usai padi yang ditanam di kawasan tersebut dipanen untuk pertama kalinya, Jumat (16/5/2025). Hal tersebut disampaikan Kepala Satgas Ketahanan Pangan Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang menyatakan, berdasarkan hasil survei tanah dan air, wilayah Wanam sangat cocok untuk pertanian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dijelaskannya, padi yang ditanam menggunakan varietas Inpara, yaitu varietas khusus padi rawa, telah menunjukkan pertumbuhan optimal, meski dirawat tanpa pupuk, pestisida, atau teknologi berat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat Wanam dulunya berburu, sekarang kita edukasi pelan-pelan agar beralih ke bertani. Kita mulai dari yang paling sederhana agar mereka tidak kesulitan menerima ilmu baru,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Panen padi itu menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Wanam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) di bidang ketahanan pangan. &amp;quot;Hal, ini menegaskan potensi besar lahan Wanam sebagai lumbung padi baru di tanah Papua,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Senada, Kepala Kampung Wanam Petrus Kahol mengatakan, panen padi tersebut sekaligus menepis anggapan lahan Wanam tidak cocok untuk pertanian. Justru sebaliknya, hasil mencapai 2,5&amp;ndash;2,8 ton per hektare, meskipun baru menggunakan metode tanam sederhana (hambur) tanpa teknologi modern.&#13;
&#13;
&amp;quot;Panen perdana lumbung pangan Wanam seperti pribahasa habis gelap terbitlah terang. Kita buktikan bahwa Wanam sangat cocok untuk pertanian, terutama padi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Turut hadir dalam giat tersebut Kapten Inf. Latupono Danramil Wanam, &amp;nbsp;Kapolsek Wanam Letda Mar. Yuni (Danposal), Danpos Satgas Mandala Wanam, &amp;nbsp;Pendeta GPI Wanam dan Ketua Brigade Pangan Wanam.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
