<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Meletus Luncurkan Abu Vulkanik 1,1 Km di Atas Puncak</title><description>Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pada pukul 18.29 WIT, Minggu (18/5/2025), dengan ketinggian mencapai 1.100 meter ataku 1,1 kilometer&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/18/340/3139943/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-1-km-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/18/340/3139943/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-1-km-di-atas-puncak"/><item><title>Gunung Dukono Meletus Luncurkan Abu Vulkanik 1,1 Km di Atas Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/18/340/3139943/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-1-km-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/18/340/3139943/gunung-dukono-meletus-luncurkan-abu-vulkanik-1-1-km-di-atas-puncak</guid><pubDate>Minggu 18 Mei 2025 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/18/340/3139943/gunung_dukono_meletus_luncurkan_abu_vulkanik_1_km_di_atas_puncak-418i_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Meletus Luncurkan Abu Vulkanik 1,1 Km di Atas Puncak (Foto Ilustrasi Letusan Gunung Dukono: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/18/340/3139943/gunung_dukono_meletus_luncurkan_abu_vulkanik_1_km_di_atas_puncak-418i_large.jpg</image><title>Gunung Dukono Meletus Luncurkan Abu Vulkanik 1,1 Km di Atas Puncak (Foto Ilustrasi Letusan Gunung Dukono: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pada pukul 18.29 WIT, Minggu (18/5/2025), dengan ketinggian mencapai 1.100 meter ataku 1,1 kilometer (Km) di atas puncak. Warga pun diminta menjauh radius 4 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tinggi kolom letusan teramati lebih kurang&amp;nbsp;1.100 meter di atas puncak (lebih kurang 2.187 meter di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang menyebutkan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 Km.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara meletus pada pukul 18.29 WIT, Minggu (18/5/2025), dengan ketinggian mencapai 1.100 meter ataku 1,1 kilometer (Km) di atas puncak. Warga pun diminta menjauh radius 4 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tinggi kolom letusan teramati lebih kurang&amp;nbsp;1.100 meter di atas puncak (lebih kurang 2.187 meter di atas permukaan laut),&amp;rdquo; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang menyebutkan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 Km.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
