<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Terbitkan Surat Edaran Pedoman Pemberantasan Korupsi BUMN dan Danantara</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat edaran (SE) pedoman pemberantasan korupsi di BUMN dan Danantara.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140084/kpk-terbitkan-surat-edaran-pedoman-pemberantasan-korupsi-bumn-dan-danantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140084/kpk-terbitkan-surat-edaran-pedoman-pemberantasan-korupsi-bumn-dan-danantara"/><item><title>KPK Terbitkan Surat Edaran Pedoman Pemberantasan Korupsi BUMN dan Danantara</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140084/kpk-terbitkan-surat-edaran-pedoman-pemberantasan-korupsi-bumn-dan-danantara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140084/kpk-terbitkan-surat-edaran-pedoman-pemberantasan-korupsi-bumn-dan-danantara</guid><pubDate>Senin 19 Mei 2025 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/19/337/3140084/kpk_terbitkan_surat_edaran_pedoman_pemberantasan_korupsi_bumn_dan_danantara-GaRT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK Terbitkan Surat Edaran Pedoman Pemberantasan Korupsi BUMN dan Danantara (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/19/337/3140084/kpk_terbitkan_surat_edaran_pedoman_pemberantasan_korupsi_bumn_dan_danantara-GaRT_large.jpg</image><title>KPK Terbitkan Surat Edaran Pedoman Pemberantasan Korupsi BUMN dan Danantara (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat edaran (SE) pedoman pemberantasan korupsi di BUMN dan Danantara. SE itu dibuat oleh pimpinan KPK untuk pegawai KPK.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya penerbitan SE pedoman tersebut. Menurutnya, SE itu memang ditekan untuk internal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat edaran tersebut bersifat internal untuk seluruh unit kerja di lingkungan KPK,&amp;quot; kata Budi, dikutip Senin (19/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan surat edaran tersebut memuat pedoman pelaksanaan tugas pegawai KPK dalam melakukan upaya pencegahan korupsi. Budi tak merinci isi SE itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;SE ini sebagai pedoman pelaksanaan tugas dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi, baik melalui pendekatan pendidikan, pencegahan, penindakan, maupun koordinasi dan supervisi,&amp;quot; jelas Budi.&#13;
&#13;
Ini merupakan respon terkait Undang-undang Nomor 1 tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Undang-undang tersebut sempat ramai lantaran memiliki pasal menyatakan anggota Direksi, Dewan Komisaris bukanlah dinyatakan penyelenggara negara.&#13;
&#13;
Klausul tersebut membuat kekhawatiran KPK tidak bisa menindak korupsi di tubuh BUMN lagi. Namun demikian, KPK belakangan menyatakan tetap bisa menindak dewan Komisaris hingga anggota Direksi BUMN.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat edaran (SE) pedoman pemberantasan korupsi di BUMN dan Danantara. SE itu dibuat oleh pimpinan KPK untuk pegawai KPK.&#13;
&#13;
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya penerbitan SE pedoman tersebut. Menurutnya, SE itu memang ditekan untuk internal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat edaran tersebut bersifat internal untuk seluruh unit kerja di lingkungan KPK,&amp;quot; kata Budi, dikutip Senin (19/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Budi menjelaskan surat edaran tersebut memuat pedoman pelaksanaan tugas pegawai KPK dalam melakukan upaya pencegahan korupsi. Budi tak merinci isi SE itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;SE ini sebagai pedoman pelaksanaan tugas dalam upaya-upaya pemberantasan korupsi, baik melalui pendekatan pendidikan, pencegahan, penindakan, maupun koordinasi dan supervisi,&amp;quot; jelas Budi.&#13;
&#13;
Ini merupakan respon terkait Undang-undang Nomor 1 tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Undang-undang tersebut sempat ramai lantaran memiliki pasal menyatakan anggota Direksi, Dewan Komisaris bukanlah dinyatakan penyelenggara negara.&#13;
&#13;
Klausul tersebut membuat kekhawatiran KPK tidak bisa menindak korupsi di tubuh BUMN lagi. Namun demikian, KPK belakangan menyatakan tetap bisa menindak dewan Komisaris hingga anggota Direksi BUMN.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
