<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas! Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 4 Ribu Meter&amp;nbsp;</title><description>Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus awas atau level IV pada Senin (19/5/2025) malam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140287/awas-gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-4-ribu-meter-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140287/awas-gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-4-ribu-meter-nbsp"/><item><title>Awas! Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 4 Ribu Meter&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140287/awas-gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-4-ribu-meter-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/19/337/3140287/awas-gunung-lewotobi-laki-laki-erupsi-lontarkan-abu-vulkanik-setinggi-4-ribu-meter-nbsp</guid><pubDate>Senin 19 Mei 2025 22:09 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/19/337/3140287/gunung_lewatobi_laki_laki_erupsi-7kvM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewatobi Laki-laki Erupsi (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/19/337/3140287/gunung_lewatobi_laki_laki_erupsi-7kvM_large.jpg</image><title>Gunung Lewatobi Laki-laki Erupsi (foto: dok ist)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus awas atau level IV pada Senin (19/5/2025) malam. Gunung ini kembali meletus dengan semburan abu vulkanik mencapai 4.000 meter di atas Puncak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 19 Mei 2025 pukul 21:52 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 4.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5.584 m di atas permukaan laut),&amp;quot; kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro.&#13;
&#13;
Dia menyampaikan, bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi &amp;plusmn; 3 menit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan status tersebut, PPGA memberikan rekomendasi yang diantaranya; satu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat - Utara - Timur Laut sejauh 7 km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki .&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua, masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tiga, masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.&#13;
&#13;
Empat, masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.&#13;
&#13;
Lima, pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Enam, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki,&amp;quot; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus awas atau level IV pada Senin (19/5/2025) malam. Gunung ini kembali meletus dengan semburan abu vulkanik mencapai 4.000 meter di atas Puncak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 19 Mei 2025 pukul 21:52 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 4.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5.584 m di atas permukaan laut),&amp;quot; kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro.&#13;
&#13;
Dia menyampaikan, bahwa kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi &amp;plusmn; 3 menit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas),&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan status tersebut, PPGA memberikan rekomendasi yang diantaranya; satu, masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektoral Barat - Utara - Timur Laut sejauh 7 km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki .&#13;
&#13;
&amp;quot;Dua, masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tiga, masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.&#13;
&#13;
Empat, masyarakat yang terdampak hujan abu G. Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.&#13;
&#13;
Lima, pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Enam, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki,&amp;quot; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
