<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Luncurkan Abu Vulkanik 1,3 Km, Status Waspada</title><description>Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara Kembali erupsi, Senin (19/5/2025) sekira pukul 08.56 WIT.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/19/340/3140066/gunung-dukono-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-3-km-status-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/19/340/3140066/gunung-dukono-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-3-km-status-waspada"/><item><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Luncurkan Abu Vulkanik 1,3 Km, Status Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/19/340/3140066/gunung-dukono-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-3-km-status-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/19/340/3140066/gunung-dukono-kembali-erupsi-luncurkan-abu-vulkanik-1-3-km-status-waspada</guid><pubDate>Senin 19 Mei 2025 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/19/340/3140066/gunung_dukono_kembali_erupsi_luncurkan_abu_vulkanik_status_waspada-iI9N_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Kembali Erupsi Luncurkan Abu Vulkanik 1,3 Km, Status Waspada (Foto : PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/19/340/3140066/gunung_dukono_kembali_erupsi_luncurkan_abu_vulkanik_status_waspada-iI9N_large.JPG</image><title>Gunung Dukono Kembali Erupsi Luncurkan Abu Vulkanik 1,3 Km, Status Waspada (Foto : PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara Kembali erupsi, Senin (19/5/2025) sekira pukul 08.56 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1300 meter di atas puncak. Saat ini, status Gunung Dukono berada pada level II atau waspada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 19 Mei 2025, pukul 08.56 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1300 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2387 m di atas permukaan laut),&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara Kembali erupsi, Senin (19/5/2025) sekira pukul 08.56 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan tinggi letusan 1300 meter di atas puncak. Saat ini, status Gunung Dukono berada pada level II atau waspada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terjadi erupsi G. Dukono pada hari Senin, 19 Mei 2025, pukul 08.56 WIT dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 1300 m di atas puncak (&amp;plusmn; 2387 m di atas permukaan laut),&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Bambang Sugiono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Bambang melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung, wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
Bambang mengatakan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,&amp;rdquo; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
