<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,1 di Kampung SBY Pacitan Tak Berpotensi Tsunami</title><description>Gempa dengan kekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang barat daya Pacitan, Jawa Timur, Selasa 20 Mei 2025 pukul 04.36 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140330/gempa-m5-1-di-kampung-sby-pacitan-tak-berpotensi-tsunami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140330/gempa-m5-1-di-kampung-sby-pacitan-tak-berpotensi-tsunami"/><item><title>Gempa M5,1 di Kampung SBY Pacitan Tak Berpotensi Tsunami</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140330/gempa-m5-1-di-kampung-sby-pacitan-tak-berpotensi-tsunami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140330/gempa-m5-1-di-kampung-sby-pacitan-tak-berpotensi-tsunami</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2025 06:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/20/337/3140330/gempa-TJ9B_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/20/337/3140330/gempa-TJ9B_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Gempa dengan kekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang barat daya Pacitan, Jawa Timur, Selasa 20 Mei 2025 pukul 04.36 WIB. Gempa yang mengguncang kampung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dipastikan tak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo M4,8,&amp;quot; kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 11,10 LS-111,08 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 324 Km arah Barat Daya Kota Pacitan, Jawa Timur atau di Samudera Hindia Selatan Jawa, Trenggalek, pada kedalaman 10 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan di luar zona subduksi (Outer rise zone).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Munjungan, Trenggalek, Panggul, Trenggalek, Kebonagung, Pacitan dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,&amp;quot; imbaunya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa dengan kekuatan Magnitudo 5,1 mengguncang barat daya Pacitan, Jawa Timur, Selasa 20 Mei 2025 pukul 04.36 WIB. Gempa yang mengguncang kampung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dipastikan tak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo M4,8,&amp;quot; kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 11,10 LS-111,08 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 324 Km arah Barat Daya Kota Pacitan, Jawa Timur atau di Samudera Hindia Selatan Jawa, Trenggalek, pada kedalaman 10 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi batuan di luar zona subduksi (Outer rise zone).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Munjungan, Trenggalek, Panggul, Trenggalek, Kebonagung, Pacitan dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,&amp;quot; imbaunya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
