<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ojol Demo Besar-besaran Hari Ini, Istana: Kita Cari Win-Win Solusinya</title><description>Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi memastikan pemerintah siap mencarikan win-win solution atau jalan keluar dari tuntutan para mitra driver ojek online (ojol).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140344/ojol-demo-besar-besaran-hari-ini-istana-kita-cari-win-win-solusinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140344/ojol-demo-besar-besaran-hari-ini-istana-kita-cari-win-win-solusinya"/><item><title>Ojol Demo Besar-besaran Hari Ini, Istana: Kita Cari Win-Win Solusinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140344/ojol-demo-besar-besaran-hari-ini-istana-kita-cari-win-win-solusinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140344/ojol-demo-besar-besaran-hari-ini-istana-kita-cari-win-win-solusinya</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2025 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/20/337/3140344/ojol-l9dn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi ojek online (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/20/337/3140344/ojol-l9dn_large.jpg</image><title>Ilustrasi ojek online (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi memastikan pemerintah siap mencarikan win-win solution atau jalan keluar dari tuntutan para mitra driver ojek online (ojol). Respons itu dilontarkan menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar ojol hari ini, Selasa 20 Mei 2025.&#13;
&#13;
Hasan mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menggelar dialog dengan perwakilan driver ojol. Dialog ini untuk memastikan tuntutan driver mendapatkan jalan keluar dan secara teknis akan berada di Kemenhub.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita cari win-win solusinya. Tapi teknisnya ini ada di teman-teman Kementerian Perhubungan yang lebih banyak terkait dengan ini,&amp;rdquo; ujar Hasan di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (20/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasan menegaskan, aksi driver ojol merupakan hak konstitusional warga negara. Namun, ia mengimbau agar aksi tersebut tidak sampai mengganggu kepentingan publik secara luas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk berekspresi itu kan hak konstitusional warga negara. Jadi, kalau teman-teman ojol mau mengekspresikan pendapat mereka, itu hak konstitusional mereka. Tentu kita mengimbau supaya tidak terganggu kebutuhan dan kepentingan masyarakat, kita menghimbau seperti itu,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah terbuka untuk menerima dan mendiskusikan aspirasi para ojol. &amp;ldquo;Dari Kementerian Perhubungan pada prinsipnya terbuka untuk mendiskusikan harapan dan aspirasi dari teman-teman ojol ini,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ditanya soal kemungkinan perbaikan sistem menyusul aksi serupa yang kerap terjadi, Hasan menyatakan, demonstrasi merupakan hal wajar dalam negara demokrasi. &amp;ldquo;Demonstrasi itu dalam negara demokrasi akan selalu ada. Orang yang ingin menyampaikan keinginannya, salah satu caranya adalah dengan seperti itu. Itu hak konstitusional yang tidak bisa kita larang,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi memastikan pemerintah siap mencarikan win-win solution atau jalan keluar dari tuntutan para mitra driver ojek online (ojol). Respons itu dilontarkan menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar ojol hari ini, Selasa 20 Mei 2025.&#13;
&#13;
Hasan mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menggelar dialog dengan perwakilan driver ojol. Dialog ini untuk memastikan tuntutan driver mendapatkan jalan keluar dan secara teknis akan berada di Kemenhub.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita cari win-win solusinya. Tapi teknisnya ini ada di teman-teman Kementerian Perhubungan yang lebih banyak terkait dengan ini,&amp;rdquo; ujar Hasan di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (20/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasan menegaskan, aksi driver ojol merupakan hak konstitusional warga negara. Namun, ia mengimbau agar aksi tersebut tidak sampai mengganggu kepentingan publik secara luas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk berekspresi itu kan hak konstitusional warga negara. Jadi, kalau teman-teman ojol mau mengekspresikan pendapat mereka, itu hak konstitusional mereka. Tentu kita mengimbau supaya tidak terganggu kebutuhan dan kepentingan masyarakat, kita menghimbau seperti itu,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah terbuka untuk menerima dan mendiskusikan aspirasi para ojol. &amp;ldquo;Dari Kementerian Perhubungan pada prinsipnya terbuka untuk mendiskusikan harapan dan aspirasi dari teman-teman ojol ini,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ditanya soal kemungkinan perbaikan sistem menyusul aksi serupa yang kerap terjadi, Hasan menyatakan, demonstrasi merupakan hal wajar dalam negara demokrasi. &amp;ldquo;Demonstrasi itu dalam negara demokrasi akan selalu ada. Orang yang ingin menyampaikan keinginannya, salah satu caranya adalah dengan seperti itu. Itu hak konstitusional yang tidak bisa kita larang,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
