<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Korupsi di Kemnaker, KPK Duga Ada Pemerasan terhadap Calon Tenaga Asing</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan suap, dan gratifikasi pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140569/kasus-korupsi-di-kemnaker-kpk-duga-ada-pemerasan-terhadap-calon-tenaga-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140569/kasus-korupsi-di-kemnaker-kpk-duga-ada-pemerasan-terhadap-calon-tenaga-asing"/><item><title>Kasus Korupsi di Kemnaker, KPK Duga Ada Pemerasan terhadap Calon Tenaga Asing</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140569/kasus-korupsi-di-kemnaker-kpk-duga-ada-pemerasan-terhadap-calon-tenaga-asing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/20/337/3140569/kasus-korupsi-di-kemnaker-kpk-duga-ada-pemerasan-terhadap-calon-tenaga-asing</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2025 20:33 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/20/337/3140569/kasus_korupsi_di_kemnaker-gbOQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Korupsi di Kemnaker (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/20/337/3140569/kasus_korupsi_di_kemnaker-gbOQ_large.jpg</image><title>Kasus Korupsi di Kemnaker (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan suap, dan gratifikasi pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menyatakan, pegawai Kemnaker pada Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta), diduga melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dari calon tenaga kerja asing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dimana oknum Kemenaker pada Dirjen Binapenta memungut/memaksa seseorang memberikan sesuatu Pasal 12e, dan atau menerima gratifikasi Pasal 12 B terhadap para calon kerja asing yang akan bekerja di Indonesia,&amp;quot; kata Asep, Selasa (20/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Praktik tersebut menurutnya, terjadi pada tahun 2020-2023. Ia pun mengamini pihaknya dalam perkara yang dimaksud telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan tersangka delapan orang,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KPK Geledah Kantor Kemnaker&#13;
&#13;
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Selasa (20/5/2025). Adanya penggeledahan tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar, tim KPK sedang lakukan penggeladahan di Kemnaker,&amp;quot; kata Budi melalui keterangan tertulisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan, penggeledahan ini perihal kasus dugaan suap &amp;nbsp;dan gratifikasi perihal tenaga kerja asing (TKA).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Suap dan atau gratifikasi terkait TKA,&amp;quot; ujar Fitroh.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan suap, dan gratifikasi pengurusan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menyatakan, pegawai Kemnaker pada Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta), diduga melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dari calon tenaga kerja asing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dimana oknum Kemenaker pada Dirjen Binapenta memungut/memaksa seseorang memberikan sesuatu Pasal 12e, dan atau menerima gratifikasi Pasal 12 B terhadap para calon kerja asing yang akan bekerja di Indonesia,&amp;quot; kata Asep, Selasa (20/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Praktik tersebut menurutnya, terjadi pada tahun 2020-2023. Ia pun mengamini pihaknya dalam perkara yang dimaksud telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan tersangka delapan orang,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
KPK Geledah Kantor Kemnaker&#13;
&#13;
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Selasa (20/5/2025). Adanya penggeledahan tersebut dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar, tim KPK sedang lakukan penggeladahan di Kemnaker,&amp;quot; kata Budi melalui keterangan tertulisnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengungkapkan, penggeledahan ini perihal kasus dugaan suap &amp;nbsp;dan gratifikasi perihal tenaga kerja asing (TKA).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Suap dan atau gratifikasi terkait TKA,&amp;quot; ujar Fitroh.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
