<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria Ini Nekat Terjun ke Laut dari Kapal saat Hendak Berangkat</title><description>Salah seorang penumpang Kapal Pelni, KM Tidar dengan rute Bau Bau - Tanjung Perak dilaporkan terjun dari kapal, di sekitar Pelabuhan Paotere Makassar, Kelurahan Gusung&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/609/3140306/pria-ini-nekat-terjun-ke-laut-dari-kapal-saat-hendak-berangkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/20/609/3140306/pria-ini-nekat-terjun-ke-laut-dari-kapal-saat-hendak-berangkat"/><item><title>Pria Ini Nekat Terjun ke Laut dari Kapal saat Hendak Berangkat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/20/609/3140306/pria-ini-nekat-terjun-ke-laut-dari-kapal-saat-hendak-berangkat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/20/609/3140306/pria-ini-nekat-terjun-ke-laut-dari-kapal-saat-hendak-berangkat</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2025 03:05 WIB</pubDate><dc:creator>Abdoellah Nicolha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/19/609/3140306/pria_ini_nekat_terjun_ke_laut-cLCT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pria Ini Nekat Terjun ke Laut (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/19/609/3140306/pria_ini_nekat_terjun_ke_laut-cLCT_large.jpg</image><title>Pria Ini Nekat Terjun ke Laut (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
MAKASSAR - Salah seorang penumpang Kapal Pelni, KM Tidar dengan rute Bau Bau - Tanjung Perak dilaporkan terjun dari kapal, di sekitar Pelabuhan Paotere Makassar, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, pada Senin (19/5/2025). Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban diketahui bernama Eryks E Dillak (41), diduga lompat dari atas kapal di tengah laut saat kapal hendak berangkat menuju ke Surabaya dari Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar menjelaskan, kejadian korban terjun dari atas kapal diterima oleh pihak Basarnas pada pagi hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usai mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan satu regu tim pencari dan penolong (SAR) ke lokasi untuk melakukan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah menerima informasi pada pukul 09.20 Wita, kami memberangkatkan Rescuer dan crew abk RB 303 untuk melaksanakan pencarian terhadap korban, dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat),&amp;quot; kata Arif kepada wartawan, Senin (19/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Arif menambahkan, pencarian hari ini dilakukan dengan teknik paralel (kapal pencari bergerak sejajar berulang dari titik pencarian) di area dugaan titik lokasi korban diketahui terjatuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim rescue yang bergerak di lapangan melakukan pencarian dengan menggunakan teknik pencarian paralel sesuai dengan aplikasi SAR MAP, namun hasil masih nihil,&amp;quot; ungkap Arif.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, peristiwa itu bermula sekira pukul 01.49 Wita, 2 orang penumpang melihat korban melompat dari kapal, saat KM Tidar hendak transit di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar untuk selanjutnya berlayar menuju ke Surabaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengetahui hal tersebut, crew kapal menekan tombol MOB ECDIS sebagai dasar untuk menghentikan kapal, karena terjadi insiden Man Over Board yaitu orang jatuh dari kapal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, pihak kapal juga telah melakukan pencarian selama satu jam menggunakan kapal pandu, namun hasil nihil sehingga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Basarnas Makassar.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
MAKASSAR - Salah seorang penumpang Kapal Pelni, KM Tidar dengan rute Bau Bau - Tanjung Perak dilaporkan terjun dari kapal, di sekitar Pelabuhan Paotere Makassar, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, pada Senin (19/5/2025). Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban diketahui bernama Eryks E Dillak (41), diduga lompat dari atas kapal di tengah laut saat kapal hendak berangkat menuju ke Surabaya dari Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar menjelaskan, kejadian korban terjun dari atas kapal diterima oleh pihak Basarnas pada pagi hari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Usai mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan satu regu tim pencari dan penolong (SAR) ke lokasi untuk melakukan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah menerima informasi pada pukul 09.20 Wita, kami memberangkatkan Rescuer dan crew abk RB 303 untuk melaksanakan pencarian terhadap korban, dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat),&amp;quot; kata Arif kepada wartawan, Senin (19/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Arif menambahkan, pencarian hari ini dilakukan dengan teknik paralel (kapal pencari bergerak sejajar berulang dari titik pencarian) di area dugaan titik lokasi korban diketahui terjatuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim rescue yang bergerak di lapangan melakukan pencarian dengan menggunakan teknik pencarian paralel sesuai dengan aplikasi SAR MAP, namun hasil masih nihil,&amp;quot; ungkap Arif.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, peristiwa itu bermula sekira pukul 01.49 Wita, 2 orang penumpang melihat korban melompat dari kapal, saat KM Tidar hendak transit di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar untuk selanjutnya berlayar menuju ke Surabaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengetahui hal tersebut, crew kapal menekan tombol MOB ECDIS sebagai dasar untuk menghentikan kapal, karena terjadi insiden Man Over Board yaitu orang jatuh dari kapal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, pihak kapal juga telah melakukan pencarian selama satu jam menggunakan kapal pandu, namun hasil nihil sehingga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Basarnas Makassar.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
