<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejagung Ungkap Perkara Korupsi Sritex, Berisiko Tinggi tapi Diberi Kredit</title><description>Kejagung mengungkap perkara dugaan korupsi pemberian kredit di PT Sri Rejeki Isman (Sritex).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/22/337/3141018/kejagung-ungkap-perkara-korupsi-sritex-berisiko-tinggi-tapi-diberi-kredit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/22/337/3141018/kejagung-ungkap-perkara-korupsi-sritex-berisiko-tinggi-tapi-diberi-kredit"/><item><title>Kejagung Ungkap Perkara Korupsi Sritex, Berisiko Tinggi tapi Diberi Kredit</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/22/337/3141018/kejagung-ungkap-perkara-korupsi-sritex-berisiko-tinggi-tapi-diberi-kredit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/22/337/3141018/kejagung-ungkap-perkara-korupsi-sritex-berisiko-tinggi-tapi-diberi-kredit</guid><pubDate>Kamis 22 Mei 2025 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/22/337/3141018/pt_sritex-mFAz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkara dugaan korupsi pemberian kredit di PT Sri Rejeki Isman (Sritex)/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/22/337/3141018/pt_sritex-mFAz_large.jpg</image><title>Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkara dugaan korupsi pemberian kredit di PT Sri Rejeki Isman (Sritex)/Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkara dugaan korupsi pemberian kredit di PT Sri Rejeki Isman (Sritex). Pemberian kredit itu diduga bertentangan dengan ketentuan hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah memberikan kredit secara melawan hukum,&amp;quot; kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, dalam jumpa pers, dikutip Kamis (22/5/2025).&#13;
&#13;
Pemberi kredit yaitu Bank DKI dan Bank BJB diduga tidak melakukan analiss yang memadai kepada PT Sritex. Padahal, kata Qohar, PT Sritex memiliki risiko gagal bayar yang tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena hasil penilaian dari lembaga peringkat Pitch dan Moody&amp;#39;s disampaikan disampaikan bahwa PT Sri Rejeki Isman Tbk hanya memperoleh predikat BB- atau memiliki resiko gagal bayar yang lebih tinggi,&amp;quot; jelas Qohar.&#13;
&#13;
Pemberian kredit tanpa analisis yang tepat itu bertentangan dengan SOP Bank dan UU nomos 10 tahun 1998.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Padahal seharusnya pemberian kredit tanpa jaminan hanya dapat diberikan kepada perusahaan atau debitur yang memiliki peringkat A,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Belum lagi, kredit yang diberikan Bank DKI dan BJB diduga digunakan tak sesuai peruntukannya oleh Sritex.&#13;
&#13;
Kejagung menetapkan 3 orang tersanga dalam perkara ini di antaranya, Komisaris Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto (ISL), Pemimpin Divisi Komersial dan Korporasi Bank BJB tahun 2020, Dicky Syahbandinata (DS) dan; Direktur Utama Bank DKI tahun 2020, Zainuddin Mappa(ZM). (JONATHAN Simanjuntak).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap perkara dugaan korupsi pemberian kredit di PT Sri Rejeki Isman (Sritex). Pemberian kredit itu diduga bertentangan dengan ketentuan hukum.&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah memberikan kredit secara melawan hukum,&amp;quot; kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, dalam jumpa pers, dikutip Kamis (22/5/2025).&#13;
&#13;
Pemberi kredit yaitu Bank DKI dan Bank BJB diduga tidak melakukan analiss yang memadai kepada PT Sritex. Padahal, kata Qohar, PT Sritex memiliki risiko gagal bayar yang tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena hasil penilaian dari lembaga peringkat Pitch dan Moody&amp;#39;s disampaikan disampaikan bahwa PT Sri Rejeki Isman Tbk hanya memperoleh predikat BB- atau memiliki resiko gagal bayar yang lebih tinggi,&amp;quot; jelas Qohar.&#13;
&#13;
Pemberian kredit tanpa analisis yang tepat itu bertentangan dengan SOP Bank dan UU nomos 10 tahun 1998.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Padahal seharusnya pemberian kredit tanpa jaminan hanya dapat diberikan kepada perusahaan atau debitur yang memiliki peringkat A,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
Belum lagi, kredit yang diberikan Bank DKI dan BJB diduga digunakan tak sesuai peruntukannya oleh Sritex.&#13;
&#13;
Kejagung menetapkan 3 orang tersanga dalam perkara ini di antaranya, Komisaris Utama PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto (ISL), Pemimpin Divisi Komersial dan Korporasi Bank BJB tahun 2020, Dicky Syahbandinata (DS) dan; Direktur Utama Bank DKI tahun 2020, Zainuddin Mappa(ZM). (JONATHAN Simanjuntak).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
