<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakak Beradik Jadi Korban Pembunuhan Sadis di Lampung, 3 Sajam Diamankan</title><description>Polisi mengamankan 3 senjata tajam jenis parang atau golok dalam peristiwa pembunuhan dua bocah di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/22/340/3141113/kakak-beradik-jadi-korban-pembunuhan-sadis-di-lampung-3-sajam-diamankan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/22/340/3141113/kakak-beradik-jadi-korban-pembunuhan-sadis-di-lampung-3-sajam-diamankan"/><item><title>Kakak Beradik Jadi Korban Pembunuhan Sadis di Lampung, 3 Sajam Diamankan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/22/340/3141113/kakak-beradik-jadi-korban-pembunuhan-sadis-di-lampung-3-sajam-diamankan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/22/340/3141113/kakak-beradik-jadi-korban-pembunuhan-sadis-di-lampung-3-sajam-diamankan</guid><pubDate>Kamis 22 Mei 2025 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/22/340/3141113/kakak_beradik_jadi_korban_pembunuhan_sadis_di_lampung_3_sajam_diamankan-CA8a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakak Beradik Jadi Korban Pembunuhan Sadis di Lampung, 3 Sajam Diamankan (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/22/340/3141113/kakak_beradik_jadi_korban_pembunuhan_sadis_di_lampung_3_sajam_diamankan-CA8a_large.jpg</image><title>Kakak Beradik Jadi Korban Pembunuhan Sadis di Lampung, 3 Sajam Diamankan (Foto : Istimewa)</title></images><description>PESISIR BARAT- Polisi mengamankan 3 senjata tajam jenis parang atau golok dalam peristiwa pembunuhan dua bocah di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Senjata tajam tersebut kini masih disimpan sebagai alat bukti.&#13;
&#13;
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pahala Simanjuntak saat dikonfirmasi mengatakan, 2 senjata tajam jenis golok ditemukan dari rumah salah satu saksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu golok bukan ditemukan di TKP semua, hanya 1 yang ada di TKP dan itu milik korban. Nah yang 2 lagi (golok) dari rumah saksi inisial IS,&amp;quot; ujar Pahala, Kamis (22/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Disinggung terkait dugaan IS yang melakukan pembunuhan tersebut, Pahala belum memberikan jawabannya. Namun, kata Pahala, IS telah kembali ke rumah usai dimintai keterangan. &amp;quot;Semua (saksi) sudah pulang,&amp;quot; jawab Pahala.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, dua bocah berinisial AT (8) dan KK (4) warga Pekon Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat ditemukan tewas mengenaskan di dalam perkebunan.&#13;
&#13;
Tubuh keduanya ditemukan warga dalam posisi berpelukan pada Rabu 14 Mei 2025,&amp;nbsp;malam pukul 22.30 WIB. Saat ditemukan, kepala kepala keduanya tercincang akibat luka yang disebabkan senjata tajam. Polisi memastikan keduanya tewas dibunuh.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyebutkan, pihaknya juga masih menunggu hasil tes DNA yang sebelumnya telah diambil sample di RS Bhayangkara Polda Lampung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini yang telah dimintai keterangan ada 23 orang, mereka saat ini masih sebagai saksi. Tim juga masih terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti petunjuk terhadap peristiwa tersebut,. Kami juga masih menunggu hasil uji lab DNA yang sebelumnya telah kami ambil sebelumnya pada proses autopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>PESISIR BARAT- Polisi mengamankan 3 senjata tajam jenis parang atau golok dalam peristiwa pembunuhan dua bocah di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Senjata tajam tersebut kini masih disimpan sebagai alat bukti.&#13;
&#13;
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Lampung, Kombes Pahala Simanjuntak saat dikonfirmasi mengatakan, 2 senjata tajam jenis golok ditemukan dari rumah salah satu saksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu golok bukan ditemukan di TKP semua, hanya 1 yang ada di TKP dan itu milik korban. Nah yang 2 lagi (golok) dari rumah saksi inisial IS,&amp;quot; ujar Pahala, Kamis (22/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Disinggung terkait dugaan IS yang melakukan pembunuhan tersebut, Pahala belum memberikan jawabannya. Namun, kata Pahala, IS telah kembali ke rumah usai dimintai keterangan. &amp;quot;Semua (saksi) sudah pulang,&amp;quot; jawab Pahala.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, dua bocah berinisial AT (8) dan KK (4) warga Pekon Batu Raja, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat ditemukan tewas mengenaskan di dalam perkebunan.&#13;
&#13;
Tubuh keduanya ditemukan warga dalam posisi berpelukan pada Rabu 14 Mei 2025,&amp;nbsp;malam pukul 22.30 WIB. Saat ditemukan, kepala kepala keduanya tercincang akibat luka yang disebabkan senjata tajam. Polisi memastikan keduanya tewas dibunuh.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menyebutkan, pihaknya juga masih menunggu hasil tes DNA yang sebelumnya telah diambil sample di RS Bhayangkara Polda Lampung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini yang telah dimintai keterangan ada 23 orang, mereka saat ini masih sebagai saksi. Tim juga masih terus bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti petunjuk terhadap peristiwa tersebut,. Kami juga masih menunggu hasil uji lab DNA yang sebelumnya telah kami ambil sebelumnya pada proses autopsi di RS Bhayangkara Polda Lampung,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
