<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kecam Israel Tembaki Rombongan Diplomat di Tepi Barat</title><description>Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap rombongan diplomat asing saat mengunjungi Tepi Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/23/18/3141318/indonesia-kecam-israel-tembaki-rombongan-diplomat-di-tepi-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/23/18/3141318/indonesia-kecam-israel-tembaki-rombongan-diplomat-di-tepi-barat"/><item><title>Indonesia Kecam Israel Tembaki Rombongan Diplomat di Tepi Barat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/23/18/3141318/indonesia-kecam-israel-tembaki-rombongan-diplomat-di-tepi-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/23/18/3141318/indonesia-kecam-israel-tembaki-rombongan-diplomat-di-tepi-barat</guid><pubDate>Jum'at 23 Mei 2025 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/23/18/3141318/tentara_israel_lepaskan_tembakan_saat_para_diplomat_mengunjungi_kamp_jenin_tepi_barat-l10A_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Kecam Israel Tembaki Rombongan Diplomat di Tepi Barat (Tangkapan layar/X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/23/18/3141318/tentara_israel_lepaskan_tembakan_saat_para_diplomat_mengunjungi_kamp_jenin_tepi_barat-l10A_large.jpg</image><title>Indonesia Kecam Israel Tembaki Rombongan Diplomat di Tepi Barat (Tangkapan layar/X)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap rombongan diplomat asing saat mengunjungi Tepi Barat, Palestina, pada Rabu (21/5/2025).&#13;
&#13;
1. Indonesia Kecam Keras&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia mengecam keras penembakan yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap para diplomat dalam kunjungan resmi di Tepi Barat, Palestina, pada 21 Mei,&amp;rdquo; demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui akun X, Jumat (23/5/2025).&#13;
&#13;
Dalam keterangan tersebut disampaikan, aksi pasukan Israel itu menunjukkan pengabaian terhadap hukum internasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insiden ini sekali lagi menunjukkan sikap Israel yang sama sekali mengabaikan hukum internasional - sebuah ketidakadilan yang setiap hari dialami rakyat Palestina di tanah air mereka,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengabaian hukum internasional seperti ini adalah akibat dari impunitas yang telah dinikmati Israel selama bertahun-tahun,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
Karena itu, pemerintah Indonesia mendesak komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel guna mematuhi hukum internasional serta menghentikan kekerasan di Palestina.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia mendesak komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel agar mematuhi hukum internasional, menghentikan kekerasan, dan mengakhiri pendudukan ilegal di Palestina,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Tentara Israel Tembaki Rombongan Diplomat&#13;
&#13;
Berdasarkan rekaman yang dirilis Otoritas Palestina di media sosial, tampak para delegasi berlari mencari perlindungan. Sementara tentara Israel mengarahkan tembakan ke juru kamera.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Otoritas Palestina menyatakan, tentara Israel melepaskan &amp;quot;tembakan hebat&amp;quot; dari dalam kamp pengungsi Jenin untuk &amp;quot;mengintimidasi&amp;quot; delegasi diplomatik. Saat itu, para delegasi sedang berkeliling kamp untuk memantau kondisi.&#13;
&#13;
Sementara Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan, para tentara telah melepaskan &amp;quot;tembakan peringatan&amp;quot; untuk menakut-nakuti kelompok itu setelah mereka &amp;quot;memasuki area yang tidak diizinkan&amp;quot;.&#13;
&#13;
Insiden itu terjadi sehari setelah Uni Eropa mengatakan akan meninjau perjanjian politik dan ekonominya dengan Israel mengingat serangan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.&#13;
&#13;
Serangan terhadap para delegasi itu memicu serangkaian kecaman dari para pemimpin Eropa.&#13;
&#13;
Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Harris, mengutuk penembakan di dekat delegasi, yang meliputi dua warga negara Irlandia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya terkejut dan terperangah oleh laporan bahwa militer Israel menembaki sekelompok diplomat yang sedang berkunjung ke Jenin, termasuk dua diplomat Irlandia yang bertugas di Ramallah,&amp;quot; kata Harris, melansir Middle East Eye.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sama sekali tidak dapat diterima dan saya mengutuknya dengan sekeras-kerasnya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Wakil Presiden Komisi Eropa, Kaja Kallas, mengatakan insiden itu tidak dapat diterima. Ia juga menyebutkan, mereka yang terlibat harus bertanggung jawab.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras aksi penembakan yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap rombongan diplomat asing saat mengunjungi Tepi Barat, Palestina, pada Rabu (21/5/2025).&#13;
&#13;
1. Indonesia Kecam Keras&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia mengecam keras penembakan yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap para diplomat dalam kunjungan resmi di Tepi Barat, Palestina, pada 21 Mei,&amp;rdquo; demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui akun X, Jumat (23/5/2025).&#13;
&#13;
Dalam keterangan tersebut disampaikan, aksi pasukan Israel itu menunjukkan pengabaian terhadap hukum internasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Insiden ini sekali lagi menunjukkan sikap Israel yang sama sekali mengabaikan hukum internasional - sebuah ketidakadilan yang setiap hari dialami rakyat Palestina di tanah air mereka,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengabaian hukum internasional seperti ini adalah akibat dari impunitas yang telah dinikmati Israel selama bertahun-tahun,&amp;rdquo; sambung dia.&#13;
&#13;
Karena itu, pemerintah Indonesia mendesak komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel guna mematuhi hukum internasional serta menghentikan kekerasan di Palestina.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Indonesia mendesak komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel agar mematuhi hukum internasional, menghentikan kekerasan, dan mengakhiri pendudukan ilegal di Palestina,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Tentara Israel Tembaki Rombongan Diplomat&#13;
&#13;
Berdasarkan rekaman yang dirilis Otoritas Palestina di media sosial, tampak para delegasi berlari mencari perlindungan. Sementara tentara Israel mengarahkan tembakan ke juru kamera.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Otoritas Palestina menyatakan, tentara Israel melepaskan &amp;quot;tembakan hebat&amp;quot; dari dalam kamp pengungsi Jenin untuk &amp;quot;mengintimidasi&amp;quot; delegasi diplomatik. Saat itu, para delegasi sedang berkeliling kamp untuk memantau kondisi.&#13;
&#13;
Sementara Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan, para tentara telah melepaskan &amp;quot;tembakan peringatan&amp;quot; untuk menakut-nakuti kelompok itu setelah mereka &amp;quot;memasuki area yang tidak diizinkan&amp;quot;.&#13;
&#13;
Insiden itu terjadi sehari setelah Uni Eropa mengatakan akan meninjau perjanjian politik dan ekonominya dengan Israel mengingat serangan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.&#13;
&#13;
Serangan terhadap para delegasi itu memicu serangkaian kecaman dari para pemimpin Eropa.&#13;
&#13;
Menteri Luar Negeri Irlandia, Simon Harris, mengutuk penembakan di dekat delegasi, yang meliputi dua warga negara Irlandia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya terkejut dan terperangah oleh laporan bahwa militer Israel menembaki sekelompok diplomat yang sedang berkunjung ke Jenin, termasuk dua diplomat Irlandia yang bertugas di Ramallah,&amp;quot; kata Harris, melansir Middle East Eye.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sama sekali tidak dapat diterima dan saya mengutuknya dengan sekeras-kerasnya,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Wakil Presiden Komisi Eropa, Kaja Kallas, mengatakan insiden itu tidak dapat diterima. Ia juga menyebutkan, mereka yang terlibat harus bertanggung jawab.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
