<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris! Anak di Bawah Umur Jadi Member Aktif Grup FB Cinta Sedarah</title><description>Polisi mengusut kasus pornografi grup Facebook inses bernama Cinta Sedarah, yang berubah menjadi Suka Duka. Kini, seorang anak di bawah usia 18 tahun ikut ditangkap.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/24/338/3141542/miris-anak-di-bawah-umur-jadi-member-aktif-grup-fb-cinta-sedarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/24/338/3141542/miris-anak-di-bawah-umur-jadi-member-aktif-grup-fb-cinta-sedarah"/><item><title>Miris! Anak di Bawah Umur Jadi Member Aktif Grup FB Cinta Sedarah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/24/338/3141542/miris-anak-di-bawah-umur-jadi-member-aktif-grup-fb-cinta-sedarah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/24/338/3141542/miris-anak-di-bawah-umur-jadi-member-aktif-grup-fb-cinta-sedarah</guid><pubDate>Sabtu 24 Mei 2025 05:51 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/24/338/3141542/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_ade_ary_syam_indradi-YV2A_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/24/338/3141542/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_ade_ary_syam_indradi-YV2A_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi mengusut kasus pornografi grup Facebook inses bernama Cinta Sedarah, yang berubah menjadi Suka Duka. Kini, seorang anak di bawah usia 18 tahun ikut ditangkap.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, anak tersebut ditangkap di Pekanbaru pada Rabu 21 Mei 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak ini diamankan tanggal 21 Mei 2025 hari Rabu,&amp;quot; kata Ade Ary kepada wartawan, Sabtu(24/5/2025).&#13;
&#13;
Ade Ary menjelaskan, anak tersebut merupakan member aktif dari grup Facebook Cinta Sedarah. Anak itu juga diduga melakukan distribusi aktif dan melakukan penjualan konten pornografi anak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang bersangkutan adalah member aktif dari grup Facebook tadi. Kemudian dia juga melakukan distribusi dan menjual konten-konten yang berisi pornografi anak,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Modusnya adalah ia menawarkan sebanyak tiga konten pornografi anak seharga Rp50 ribu. Adapun pelaku juga mengiklankan penjualannya di grup Facebook bernama Cinta Sedarah sekaligus di 144 grup Telegram lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah calon pembeli konten melakukan transfer, maka anak ini memblokir WhatsApp ataupun Telegram pembeli,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi mengusut kasus pornografi grup Facebook inses bernama Cinta Sedarah, yang berubah menjadi Suka Duka. Kini, seorang anak di bawah usia 18 tahun ikut ditangkap.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, anak tersebut ditangkap di Pekanbaru pada Rabu 21 Mei 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Anak ini diamankan tanggal 21 Mei 2025 hari Rabu,&amp;quot; kata Ade Ary kepada wartawan, Sabtu(24/5/2025).&#13;
&#13;
Ade Ary menjelaskan, anak tersebut merupakan member aktif dari grup Facebook Cinta Sedarah. Anak itu juga diduga melakukan distribusi aktif dan melakukan penjualan konten pornografi anak.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang bersangkutan adalah member aktif dari grup Facebook tadi. Kemudian dia juga melakukan distribusi dan menjual konten-konten yang berisi pornografi anak,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Modusnya adalah ia menawarkan sebanyak tiga konten pornografi anak seharga Rp50 ribu. Adapun pelaku juga mengiklankan penjualannya di grup Facebook bernama Cinta Sedarah sekaligus di 144 grup Telegram lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah calon pembeli konten melakukan transfer, maka anak ini memblokir WhatsApp ataupun Telegram pembeli,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
