<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kejagung Usut Korupsi Pengadaan Laptop di Kemendikbudristek Rp9,9 Triliun</title><description>Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019-2023 ke tahap penyidikan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/26/337/3142185/kejagung-usut-korupsi-pengadaan-laptop-di-kemendikbudristek-rp9-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/26/337/3142185/kejagung-usut-korupsi-pengadaan-laptop-di-kemendikbudristek-rp9-9-triliun"/><item><title>Kejagung Usut Korupsi Pengadaan Laptop di Kemendikbudristek Rp9,9 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/26/337/3142185/kejagung-usut-korupsi-pengadaan-laptop-di-kemendikbudristek-rp9-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/26/337/3142185/kejagung-usut-korupsi-pengadaan-laptop-di-kemendikbudristek-rp9-9-triliun</guid><pubDate>Senin 26 Mei 2025 20:34 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/26/337/3142185/korupsi-0QBD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapuspen Kejagung Harli Siregar (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/26/337/3142185/korupsi-0QBD_large.jpg</image><title>Kapuspen Kejagung Harli Siregar (Foto: Danandaya Arya Putra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019-2023 ke tahap penyidikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar mengungkapkan, penyidik Jampidsus telah mengeluarkan surat perintah penyidikan nomor 38 pada Selasa 20 Mei 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi pada Kemendikbudristek dalam pengadaan digitalisasi pendidikan tahun 2019-2023,&amp;rdquo; kata Harli, Senin (26/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Harli menjelaskan, anggaran untuk pengadaan laptop berbasis chromebook mencapai Rp9,9 triliun. Penyidik menduga adanya persekongkolan atau pemufakatan jahat di antara para pelaku yang membuat kajian untuk memfasilitasi pengadaan ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Padahal, kata dia, pada tahun itu, Indonesia belum membutuhkan laptop berbasis chromebook. &amp;quot;Karena, kita tahu bahwa dia berbasis internet. Sementara, di Indonesia internetnya itu belum semua sama,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, saat itu pihak dari Kemendikbudristek telah melakukan kajian uji coba terkait efetivitas penggunaan laptop berbasis chromebook.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau tidak salah di tahun 2019 sudah dilakukan uji coba terhadap penerapan chromebook itu terhadap 1.000 unit, itu tidak efektif,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019-2023 ke tahap penyidikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar mengungkapkan, penyidik Jampidsus telah mengeluarkan surat perintah penyidikan nomor 38 pada Selasa 20 Mei 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi pada Kemendikbudristek dalam pengadaan digitalisasi pendidikan tahun 2019-2023,&amp;rdquo; kata Harli, Senin (26/5/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Harli menjelaskan, anggaran untuk pengadaan laptop berbasis chromebook mencapai Rp9,9 triliun. Penyidik menduga adanya persekongkolan atau pemufakatan jahat di antara para pelaku yang membuat kajian untuk memfasilitasi pengadaan ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Padahal, kata dia, pada tahun itu, Indonesia belum membutuhkan laptop berbasis chromebook. &amp;quot;Karena, kita tahu bahwa dia berbasis internet. Sementara, di Indonesia internetnya itu belum semua sama,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, saat itu pihak dari Kemendikbudristek telah melakukan kajian uji coba terkait efetivitas penggunaan laptop berbasis chromebook.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau tidak salah di tahun 2019 sudah dilakukan uji coba terhadap penerapan chromebook itu terhadap 1.000 unit, itu tidak efektif,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
