<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Lelang Barang Rampasan Koruptor, KPK Setor Rp53 Miliar ke Kas Negara</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setor Rp53 miliar ke Kas Negara. Jumlah tersebut merupakan hasil lelang rampasan negara yang dilakukan selama Januari -Maret 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/30/337/3143228/hasil-lelang-barang-rampasan-koruptor-kpk-setor-rp53-miliar-ke-kas-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/30/337/3143228/hasil-lelang-barang-rampasan-koruptor-kpk-setor-rp53-miliar-ke-kas-negara"/><item><title>Hasil Lelang Barang Rampasan Koruptor, KPK Setor Rp53 Miliar ke Kas Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/30/337/3143228/hasil-lelang-barang-rampasan-koruptor-kpk-setor-rp53-miliar-ke-kas-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/30/337/3143228/hasil-lelang-barang-rampasan-koruptor-kpk-setor-rp53-miliar-ke-kas-negara</guid><pubDate>Jum'at 30 Mei 2025 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/30/337/3143228/kpk_setor_rp53_miliar_ke_kas_negara-1C8e_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPK Setor Rp53 Miliar ke Kas Negara (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/30/337/3143228/kpk_setor_rp53_miliar_ke_kas_negara-1C8e_large.jpg</image><title>KPK Setor Rp53 Miliar ke Kas Negara (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setor Rp53 miliar ke Kas Negara. Jumlah tersebut merupakan hasil lelang rampasan negara yang dilakukan selama Januari -Maret 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sepanjang Januari hingga Maret 2025, KPK telah berhasil mengembalikan dana ke kas negara sebesar total Rp53 miliar,&amp;quot; kata Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, Jumat (30/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mungki merincikan, Rp13 miliar disetorkan pada periode Januari&amp;ndash;Februari 2025. Untuk Maret 2025, jumlahnya Rp42,45 miliar, ditambah nilai wanprestasi sebesar Rp100,07 juta.&#13;
&#13;
Mungki melanjutkan, lelang pada Maret itu, pihaknya melelang 82 lot barang rampasan. Dari jumlah itu, 60 lot berhasil terjual, 22 lot belum terjual, dan dua lot berstatus wanprestasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun aset yang belum terjual dalam lelang tersebut, mayoritas terdiri atas &amp;nbsp;properti mewah dan barang bernilai tinggi, seperti:&#13;
&#13;
1. 6 unit apartemen mewah di Jakarta: Apartemen Nifarro, The Wave at Rasuna Epicentrum, dan Green Central City Tower Adenium.&#13;
&#13;
2. 3 bidang tanah dan bangunan di Sunter Agung, Kramat Pela, dan Srengseng, Jakarta.&#13;
&#13;
3. 2 unit kendaraan tanpa dokumen kepemilikan: VW Caravelle dan Triumph Speedmaster Bonneville.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Barang lainnya, seperti:&#13;
&#13;
4. 1 tas Louis Vuitton&#13;
&#13;
5. 1 handphone Apple&#13;
&#13;
6. 2 handphone Oppo&#13;
&#13;
7. 2 sepeda lipat Brompton warna hijau lengkap dengan tas dan aksesoris&#13;
&#13;
8. 6 sepeda PATROL 572 warna kuning dan hitam&#13;
&#13;
9. 3 road bike merk Lapierre (2 hitam, 1 biru dongker)&#13;
&#13;
10. 4 tea kettle merk Fashion Kitchen&#13;
&#13;
11. 3 tas kerja Tumi warna hitam&#13;
&#13;
12. 6 set sendok garpu Elegant&#13;
&#13;
13. 1 tas wanita Loup Noir&#13;
&#13;
14. 1 tas selempang Gucci warna coklat&#13;
&#13;
15. 1 unit server Network Attached Server abu-abu&#13;
&#13;
16. 5 unit Tableau berbagai jenis&#13;
&#13;
17. 6 set gelas Tumbler merk Arcoroc&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Seluruh barang tersebut merupakan barang bukti dari kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).&#13;
&#13;
Sementara itu, barang yang sempat dimenangkan namun gagal dibayar penuh oleh pemenang lelang atau wanprestasi terdiri dari:&#13;
&#13;
&#13;
1. 1 unit VW Caravelle AT&#13;
&#13;
2. 1 handphone Apple&#13;
&#13;
3. 2 handphone Oppo&#13;
&#13;
&#13;
Terkait barang yang belum terjual, Mungki mengaku sudah melakukan evaluasi. Dari keterangan calon peserta lelang disebutkan, limit harga yang terlalu tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedua, ada calon peserta yang masih tertinggal informasi. Saat ini KPK berusaha menurunkan nilai limitnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setor Rp53 miliar ke Kas Negara. Jumlah tersebut merupakan hasil lelang rampasan negara yang dilakukan selama Januari -Maret 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sepanjang Januari hingga Maret 2025, KPK telah berhasil mengembalikan dana ke kas negara sebesar total Rp53 miliar,&amp;quot; kata Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, Jumat (30/5/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mungki merincikan, Rp13 miliar disetorkan pada periode Januari&amp;ndash;Februari 2025. Untuk Maret 2025, jumlahnya Rp42,45 miliar, ditambah nilai wanprestasi sebesar Rp100,07 juta.&#13;
&#13;
Mungki melanjutkan, lelang pada Maret itu, pihaknya melelang 82 lot barang rampasan. Dari jumlah itu, 60 lot berhasil terjual, 22 lot belum terjual, dan dua lot berstatus wanprestasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun aset yang belum terjual dalam lelang tersebut, mayoritas terdiri atas &amp;nbsp;properti mewah dan barang bernilai tinggi, seperti:&#13;
&#13;
1. 6 unit apartemen mewah di Jakarta: Apartemen Nifarro, The Wave at Rasuna Epicentrum, dan Green Central City Tower Adenium.&#13;
&#13;
2. 3 bidang tanah dan bangunan di Sunter Agung, Kramat Pela, dan Srengseng, Jakarta.&#13;
&#13;
3. 2 unit kendaraan tanpa dokumen kepemilikan: VW Caravelle dan Triumph Speedmaster Bonneville.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Barang lainnya, seperti:&#13;
&#13;
4. 1 tas Louis Vuitton&#13;
&#13;
5. 1 handphone Apple&#13;
&#13;
6. 2 handphone Oppo&#13;
&#13;
7. 2 sepeda lipat Brompton warna hijau lengkap dengan tas dan aksesoris&#13;
&#13;
8. 6 sepeda PATROL 572 warna kuning dan hitam&#13;
&#13;
9. 3 road bike merk Lapierre (2 hitam, 1 biru dongker)&#13;
&#13;
10. 4 tea kettle merk Fashion Kitchen&#13;
&#13;
11. 3 tas kerja Tumi warna hitam&#13;
&#13;
12. 6 set sendok garpu Elegant&#13;
&#13;
13. 1 tas wanita Loup Noir&#13;
&#13;
14. 1 tas selempang Gucci warna coklat&#13;
&#13;
15. 1 unit server Network Attached Server abu-abu&#13;
&#13;
16. 5 unit Tableau berbagai jenis&#13;
&#13;
17. 6 set gelas Tumbler merk Arcoroc&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
Seluruh barang tersebut merupakan barang bukti dari kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).&#13;
&#13;
Sementara itu, barang yang sempat dimenangkan namun gagal dibayar penuh oleh pemenang lelang atau wanprestasi terdiri dari:&#13;
&#13;
&#13;
1. 1 unit VW Caravelle AT&#13;
&#13;
2. 1 handphone Apple&#13;
&#13;
3. 2 handphone Oppo&#13;
&#13;
&#13;
Terkait barang yang belum terjual, Mungki mengaku sudah melakukan evaluasi. Dari keterangan calon peserta lelang disebutkan, limit harga yang terlalu tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kedua, ada calon peserta yang masih tertinggal informasi. Saat ini KPK berusaha menurunkan nilai limitnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
