<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakek 60 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Iming-Iming Pakai Uang Jajan</title><description>Seorang kakek berinisial NA (60) diciduk polisi lantaran melakukan dugaan pelecehan terhadap 3 orang anak di bawah umur di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/30/338/3143388/kakek-60-tahun-cabuli-anak-di-bawah-umur-iming-iming-pakai-uang-jajan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/30/338/3143388/kakek-60-tahun-cabuli-anak-di-bawah-umur-iming-iming-pakai-uang-jajan"/><item><title>Kakek 60 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Iming-Iming Pakai Uang Jajan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/30/338/3143388/kakek-60-tahun-cabuli-anak-di-bawah-umur-iming-iming-pakai-uang-jajan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/30/338/3143388/kakek-60-tahun-cabuli-anak-di-bawah-umur-iming-iming-pakai-uang-jajan</guid><pubDate>Jum'at 30 Mei 2025 22:06 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/30/338/3143388/kakek_60_tahun_cabuli_anak_di_bawah_umur_iming_iming_pakai_uang_jajan-fAjq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakek 60 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Iming-Iming Pakai Uang Jajan (Foto Ilustrasi: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/30/338/3143388/kakek_60_tahun_cabuli_anak_di_bawah_umur_iming_iming_pakai_uang_jajan-fAjq_large.jpg</image><title>Kakek 60 Tahun Cabuli Anak di Bawah Umur, Iming-Iming Pakai Uang Jajan (Foto Ilustrasi: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Seorang kakek berinisial NA (60) diciduk polisi lantaran melakukan dugaan pelecehan terhadap 3 orang anak di bawah umur di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kemarin. Modusnya, mengimingi korban memberikan uang jajan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Atas dasar keluhan alat kelamin, korban mengadu terhadap orangtua sering dilecehkan oleh tersangka dan beberapa anak kecil lainnya, dengan di iming-iming uang jajan selanjutnya kemaluan anak di dilecehkan,&amp;quot; ujar Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam saat dikonfirmasi, Jumat (30/5/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, kakek usia 60 tahun tersebut melecehkan korban pada bagian kemaluannya. Alhasil, para korban pun mengeluhkan ke orangtuanya korban mengalami sakit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku sudah ditangkap atas dasar dari laporan orangtua korban,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, kasus dugaan pelecehan tersebut saat ini tengah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Polisi juga masih mendalami lebih lanjut tentang kronologi dugaan pencabulan tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Seorang kakek berinisial NA (60) diciduk polisi lantaran melakukan dugaan pelecehan terhadap 3 orang anak di bawah umur di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kemarin. Modusnya, mengimingi korban memberikan uang jajan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Atas dasar keluhan alat kelamin, korban mengadu terhadap orangtua sering dilecehkan oleh tersangka dan beberapa anak kecil lainnya, dengan di iming-iming uang jajan selanjutnya kemaluan anak di dilecehkan,&amp;quot; ujar Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam saat dikonfirmasi, Jumat (30/5/2025).&#13;
&#13;
Menurutnya, kakek usia 60 tahun tersebut melecehkan korban pada bagian kemaluannya. Alhasil, para korban pun mengeluhkan ke orangtuanya korban mengalami sakit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku sudah ditangkap atas dasar dari laporan orangtua korban,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, kasus dugaan pelecehan tersebut saat ini tengah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Polisi juga masih mendalami lebih lanjut tentang kronologi dugaan pencabulan tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
