<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Longsor Tewaskan 10 Orang, Pemilik Perusahaan Tambang Gunung Kuda Cirebon Diperiksa Polisi</title><description>Pemilik tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang belum diketahui identitasnya diperiksa polisi pasca-longsor, Jumat (30/5/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/30/525/3143330/longsor-tewaskan-10-orang-pemilik-perusahaan-tambang-gunung-kuda-cirebon-diperiksa-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/30/525/3143330/longsor-tewaskan-10-orang-pemilik-perusahaan-tambang-gunung-kuda-cirebon-diperiksa-polisi"/><item><title>Longsor Tewaskan 10 Orang, Pemilik Perusahaan Tambang Gunung Kuda Cirebon Diperiksa Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/30/525/3143330/longsor-tewaskan-10-orang-pemilik-perusahaan-tambang-gunung-kuda-cirebon-diperiksa-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/30/525/3143330/longsor-tewaskan-10-orang-pemilik-perusahaan-tambang-gunung-kuda-cirebon-diperiksa-polisi</guid><pubDate>Jum'at 30 Mei 2025 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/30/525/3143330/longsor-bBkZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor Gunung Kuda Cirebon (Foto: Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/30/525/3143330/longsor-bBkZ_large.jpg</image><title>Longsor Gunung Kuda Cirebon (Foto: Dok BNPB)</title></images><description>BANDUNG - Pemilik perusahaan tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang belum diketahui identitasnya diperiksa polisi pasca-longsor, Jumat (30/5/2025). Laporan sementara, peristiwa itu menewaskan 10 orang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemilik tambang sedang kami lakukan penyelidikan dan sudah kami mintai keterangan, sudah dibawa ke Polresta Cirebon,&amp;quot; kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Menurut Kombes Sumarni, izin pertambangan Galian C Gunung Kuda lengkap. Izin berakhir November 2025. Informasi yang diperoleh petugas di lapangan, masih ada delapan korban yang belum ditemukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Informasinya ya. Sedang kami klarifikasi. Kami sudah membuka posko pengaduan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk sementara, kata Kapolresta Cirebon, baru satu orang yang mengadu keluarganya belum ditemukan. Korban hilang itu selama ini berjualan es di lokasi tambang.&#13;
&#13;
Ditanya apakah seluruh korban merupakan pekerja tambang? &amp;quot;Korban ada masyarakat. Kan tadi ada yang penjual es,&amp;quot; tutur Kapolresta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat merilis jumlah korban tewas tertimbun longsor tambang Galian C Gunung Kuda 10 orang. Tujuh orang teridentifikasi dan tiga belum teridentifikasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Identitas tujuh korban tewas:&#13;
&#13;
1. Andri (41) Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.&#13;
&#13;
2. Sukadi (48) Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.&#13;
&#13;
3. Sanuri (47) Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Cirebon.&#13;
&#13;
4. Sukendra (51), Desa Girinata, Kecamatan &amp;nbsp;Duku Puntang, Cirebon&#13;
&#13;
5. Dedi Hirmawan (45), Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.&#13;
&#13;
6. Sarwah (36), Kelurahan Kenanga Blok Pontas, Kecamatan Sumber, Cirebon.&#13;
&#13;
7. Rusjaya (48) Desa Beberan, Blok Beberan, RT 02 RW 01, Kecamatan Palimanan, Cirebon&#13;
&#13;
Sementara itu, 3 korban tewas lainnya belum teridentifikasi. Selain menyebabkan 10 orang tewas dan sembilan luka-luka, peristiwa itu juga mengakibatkan 3 unit alat berat excavator dan enam truk rusak.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Sembilan korban luka dibawa ke Rumah Sakit Sumber Hurip, Kabupaten Cirebon dan puskesmas terdekat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Identitas korban selamat:&#13;
&#13;
1. Rion Firmansyah - Gunung Santri, Kepuh, Palimanan.&#13;
2. Rio - Cikalahang, Kecamtan Dukupuntang&#13;
3. Rino - Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang&#13;
4. Siswanto - Leumunding, Majalengka&#13;
5. Suwadi - Girinata, Kecamtan Dukupuntang.&#13;
6. Ervan Hardiansyah - Blok Siliasih, Kecamatan pabedilan.&#13;
7. Aji - Desa Beberan, Kecamatan Palimanan&#13;
8. Safitri - Kertajati, Majalengka&#13;
9. Abdul Rohim - Kertajati, Majalengka.&#13;
&#13;
Saat ini, BPBD Jabar berkoordinasi dengan BPBD Cirebon yang tengah melakukan assessment di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan perangkat desa dan Kecamatan Dukupuntang, Polsek Dukupuntang, Inafis Polresta Cirebon dan tim kesehatan terkait penanganan evakuasi korban yang tertimpa material longsor,&amp;quot; Pranata Ahli Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Pemilik perusahaan tambang Galian C Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang belum diketahui identitasnya diperiksa polisi pasca-longsor, Jumat (30/5/2025). Laporan sementara, peristiwa itu menewaskan 10 orang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemilik tambang sedang kami lakukan penyelidikan dan sudah kami mintai keterangan, sudah dibawa ke Polresta Cirebon,&amp;quot; kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Menurut Kombes Sumarni, izin pertambangan Galian C Gunung Kuda lengkap. Izin berakhir November 2025. Informasi yang diperoleh petugas di lapangan, masih ada delapan korban yang belum ditemukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Informasinya ya. Sedang kami klarifikasi. Kami sudah membuka posko pengaduan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untuk sementara, kata Kapolresta Cirebon, baru satu orang yang mengadu keluarganya belum ditemukan. Korban hilang itu selama ini berjualan es di lokasi tambang.&#13;
&#13;
Ditanya apakah seluruh korban merupakan pekerja tambang? &amp;quot;Korban ada masyarakat. Kan tadi ada yang penjual es,&amp;quot; tutur Kapolresta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat merilis jumlah korban tewas tertimbun longsor tambang Galian C Gunung Kuda 10 orang. Tujuh orang teridentifikasi dan tiga belum teridentifikasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Identitas tujuh korban tewas:&#13;
&#13;
1. Andri (41) Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.&#13;
&#13;
2. Sukadi (48) Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.&#13;
&#13;
3. Sanuri (47) Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Cirebon.&#13;
&#13;
4. Sukendra (51), Desa Girinata, Kecamatan &amp;nbsp;Duku Puntang, Cirebon&#13;
&#13;
5. Dedi Hirmawan (45), Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.&#13;
&#13;
6. Sarwah (36), Kelurahan Kenanga Blok Pontas, Kecamatan Sumber, Cirebon.&#13;
&#13;
7. Rusjaya (48) Desa Beberan, Blok Beberan, RT 02 RW 01, Kecamatan Palimanan, Cirebon&#13;
&#13;
Sementara itu, 3 korban tewas lainnya belum teridentifikasi. Selain menyebabkan 10 orang tewas dan sembilan luka-luka, peristiwa itu juga mengakibatkan 3 unit alat berat excavator dan enam truk rusak.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Sembilan korban luka dibawa ke Rumah Sakit Sumber Hurip, Kabupaten Cirebon dan puskesmas terdekat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Identitas korban selamat:&#13;
&#13;
1. Rion Firmansyah - Gunung Santri, Kepuh, Palimanan.&#13;
2. Rio - Cikalahang, Kecamtan Dukupuntang&#13;
3. Rino - Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang&#13;
4. Siswanto - Leumunding, Majalengka&#13;
5. Suwadi - Girinata, Kecamtan Dukupuntang.&#13;
6. Ervan Hardiansyah - Blok Siliasih, Kecamatan pabedilan.&#13;
7. Aji - Desa Beberan, Kecamatan Palimanan&#13;
8. Safitri - Kertajati, Majalengka&#13;
9. Abdul Rohim - Kertajati, Majalengka.&#13;
&#13;
Saat ini, BPBD Jabar berkoordinasi dengan BPBD Cirebon yang tengah melakukan assessment di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan perangkat desa dan Kecamatan Dukupuntang, Polsek Dukupuntang, Inafis Polresta Cirebon dan tim kesehatan terkait penanganan evakuasi korban yang tertimpa material longsor,&amp;quot; Pranata Ahli Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
