<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AHY:  Zero Odol 2026, Pemerintah Ingin Kurangi Kecelakaan dan Kerusakan Jalan</title><description>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung kebijakan kendaraan Zero Over Dimension and Load (ODOL).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/31/337/3143525/ahy-zero-odol-2026-pemerintah-ingin-kurangi-kecelakaan-dan-kerusakan-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/05/31/337/3143525/ahy-zero-odol-2026-pemerintah-ingin-kurangi-kecelakaan-dan-kerusakan-jalan"/><item><title>AHY:  Zero Odol 2026, Pemerintah Ingin Kurangi Kecelakaan dan Kerusakan Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/05/31/337/3143525/ahy-zero-odol-2026-pemerintah-ingin-kurangi-kecelakaan-dan-kerusakan-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/05/31/337/3143525/ahy-zero-odol-2026-pemerintah-ingin-kurangi-kecelakaan-dan-kerusakan-jalan</guid><pubDate>Sabtu 31 Mei 2025 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/31/337/3143525/ahy-rynR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Foto: Jonathan Simanjuntak-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/31/337/3143525/ahy-rynR_large.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Foto: Jonathan Simanjuntak-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung kebijakan kendaraan Zero Over Dimension and Load (ODOL). Kebijakan ini dapat mengurangi angka kecelakaan dan kerusakan jalan&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jelas kami akan terus mengawal kebijakan menuju Zero ODOL. Kami ingin benar-benar mengurangi kecelakaan akibat ODOL dan juga kerusakan jalan,&amp;quot; kata Agus Harimurti di Depok, Sabtu (31/5/2025).&#13;
&#13;
Setiap tahun negara harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah untuk perbaikan jalan. Sehingga, regulasi Zero ODOL yang tengah diatur pemerintah harus didukung semua pihak agar bisa berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap tahun negara harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah untuk memperbaiki jalan-jalan rusak. Yang jelas dengan regulasi yang semakin dijalankan dan penertiban ini juga membutuhkan semua pihak,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Ketua Umum Partai Demokrat itu belum merinci kapan kebijakan itu akan diteken pemerintah. Ia hanya menyebut regulasi itu masih diproses oleh seluruh Kementerian, lembaga dan instansi yang terkait.&#13;
&#13;
&amp;quot;kami akan mengawal terus. Ini masih berproses ya, karena di sana-sini perlu ada penyesuaian, regulasi, dan juga sosialisasi,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung kebijakan kendaraan Zero Over Dimension and Load (ODOL). Kebijakan ini dapat mengurangi angka kecelakaan dan kerusakan jalan&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang jelas kami akan terus mengawal kebijakan menuju Zero ODOL. Kami ingin benar-benar mengurangi kecelakaan akibat ODOL dan juga kerusakan jalan,&amp;quot; kata Agus Harimurti di Depok, Sabtu (31/5/2025).&#13;
&#13;
Setiap tahun negara harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah untuk perbaikan jalan. Sehingga, regulasi Zero ODOL yang tengah diatur pemerintah harus didukung semua pihak agar bisa berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap tahun negara harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah untuk memperbaiki jalan-jalan rusak. Yang jelas dengan regulasi yang semakin dijalankan dan penertiban ini juga membutuhkan semua pihak,&amp;quot; tutur dia.&#13;
&#13;
Kendati demikian, Ketua Umum Partai Demokrat itu belum merinci kapan kebijakan itu akan diteken pemerintah. Ia hanya menyebut regulasi itu masih diproses oleh seluruh Kementerian, lembaga dan instansi yang terkait.&#13;
&#13;
&amp;quot;kami akan mengawal terus. Ini masih berproses ya, karena di sana-sini perlu ada penyesuaian, regulasi, dan juga sosialisasi,&amp;quot; tutupnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
