<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo: Pancasila Jangan Hanya Jadi Mantra-Slogan</title><description>Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Pancasila jangan hanya menjadi mantra dan slogan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/02/337/3143874/prabowo-pancasila-jangan-hanya-jadi-mantra-slogan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/02/337/3143874/prabowo-pancasila-jangan-hanya-jadi-mantra-slogan"/><item><title>Prabowo: Pancasila Jangan Hanya Jadi Mantra-Slogan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/02/337/3143874/prabowo-pancasila-jangan-hanya-jadi-mantra-slogan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/02/337/3143874/prabowo-pancasila-jangan-hanya-jadi-mantra-slogan</guid><pubDate>Senin 02 Juni 2025 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/02/337/3143874/prabowo-yH1f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Peringatan Hari Pancasila/Foto: Binti Mufrida-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/02/337/3143874/prabowo-yH1f_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Peringatan Hari Pancasila/Foto: Binti Mufrida-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Pancasila jangan hanya menjadi mantra dan slogan. Apalagi Pancasila yang dirumuskan pendiri bangsa merupakan konsensus prestasi cemerlang.&#13;
&#13;
Penegasan ini diungkapkan Prabowo dalam amanatnya pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan Pancasila jadi mantra, jangan Pancasila jadi slogan,&amp;quot; Ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo mengingatkan peringatan hari lahir Pancasila menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. &amp;quot;Kita pada hari ini kembali memperingati hari lahir Pancasila sebagai momen dan peristiwa bersejarah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika dasar negara kita dirumuskan oleh pendiri-pendiri bangsa kita, pada saat itulah dicapai suatu konsensus besar bangsa, konsensus besar bangsa yang harus kita akui sebagai suatu prestasi cemerlang dari bangsa Indonesia,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Sementara pada upacara itu, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Megawati tampak memakai seragam putih BPIP. Presiden kelima RI itu duduk satu barisan bersama Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Wapres ke-6, Try Sutrisno dan Kepala BPIP Yudian Wahyudi.&#13;
&#13;
Sementara itu, Gibran duduk di dekat Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Namun, Gibran dan Ketua PDI Perjuangan (PDIP) itu tetap terlihat duduk di satu barisan yang sama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Upacara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lalu, Prabowo meminta semua hadirin menundukan kepala untuk mengheningkan cipta.&#13;
&#13;
Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara yakni, Kolonel Marinir Ahmad Hadi Al-Hasni. Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 2001 Komandan Lanal Mataram NTB.&#13;
&#13;
Kemudian, Brigjen TNI Eddy Saputra bertugas sebagai Perwira Upacara. Lulusan Akademi Militer tahun 1994 tersebut saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap 1/Jakarta.&#13;
&#13;
Bertindak sebagai pembaca teks Pancasila adalah Ketua MPR Ahmad Muzani. Sementara itu, Ketua DPD RI Sutan Najamuddin bertindak membacakan naskah UUD 1945.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Pancasila jangan hanya menjadi mantra dan slogan. Apalagi Pancasila yang dirumuskan pendiri bangsa merupakan konsensus prestasi cemerlang.&#13;
&#13;
Penegasan ini diungkapkan Prabowo dalam amanatnya pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/6/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan Pancasila jadi mantra, jangan Pancasila jadi slogan,&amp;quot; Ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo mengingatkan peringatan hari lahir Pancasila menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia. &amp;quot;Kita pada hari ini kembali memperingati hari lahir Pancasila sebagai momen dan peristiwa bersejarah,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika dasar negara kita dirumuskan oleh pendiri-pendiri bangsa kita, pada saat itulah dicapai suatu konsensus besar bangsa, konsensus besar bangsa yang harus kita akui sebagai suatu prestasi cemerlang dari bangsa Indonesia,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
Sementara pada upacara itu, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Megawati tampak memakai seragam putih BPIP. Presiden kelima RI itu duduk satu barisan bersama Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Wapres ke-6, Try Sutrisno dan Kepala BPIP Yudian Wahyudi.&#13;
&#13;
Sementara itu, Gibran duduk di dekat Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla. Namun, Gibran dan Ketua PDI Perjuangan (PDIP) itu tetap terlihat duduk di satu barisan yang sama.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Upacara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lalu, Prabowo meminta semua hadirin menundukan kepala untuk mengheningkan cipta.&#13;
&#13;
Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara yakni, Kolonel Marinir Ahmad Hadi Al-Hasni. Dia merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut tahun 2001 Komandan Lanal Mataram NTB.&#13;
&#13;
Kemudian, Brigjen TNI Eddy Saputra bertugas sebagai Perwira Upacara. Lulusan Akademi Militer tahun 1994 tersebut saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap 1/Jakarta.&#13;
&#13;
Bertindak sebagai pembaca teks Pancasila adalah Ketua MPR Ahmad Muzani. Sementara itu, Ketua DPD RI Sutan Najamuddin bertindak membacakan naskah UUD 1945.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
