<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Longsor Gunung Kuda Kembali Ditemukan, Total 20 Orang Meninggal</title><description>Tim pencarian dan penyelamatan kembali menemukan satu jenazah korban longsor di area Gunung Kuda.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/02/525/3143912/korban-longsor-gunung-kuda-kembali-ditemukan-total-20-orang-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/02/525/3143912/korban-longsor-gunung-kuda-kembali-ditemukan-total-20-orang-meninggal"/><item><title>Korban Longsor Gunung Kuda Kembali Ditemukan, Total 20 Orang Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/02/525/3143912/korban-longsor-gunung-kuda-kembali-ditemukan-total-20-orang-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/02/525/3143912/korban-longsor-gunung-kuda-kembali-ditemukan-total-20-orang-meninggal</guid><pubDate>Senin 02 Juni 2025 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muslimin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/02/525/3143912/gunung_kuda-jPiZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah ke-20 yang menjadi korban longsor Gunung Kuda/Foto: Muslimin-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/02/525/3143912/gunung_kuda-jPiZ_large.jpg</image><title>Jenazah ke-20 yang menjadi korban longsor Gunung Kuda/Foto: Muslimin-Okezone</title></images><description>CIREBON &amp;ndash; Tim pencarian dan penyelamatan kembali menemukan satu jenazah korban longsor di area Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan sekira pukul 10.30 WIB.&#13;
&#13;
Hingga hari ini, total korban jiwa menjadi 20 orang. Sayangnya, identitas korban yang baru dievakuasi belum dapat dipastikan karena kondisi sidik jari rusak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah, satu korban lagi ditemukan. Yang jelas, korban berjenis kelamin laki-laki. Ini adalah korban ke-20 yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,&amp;quot; ujar Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan, Senin (02/06/2025).&#13;
&#13;
Setelah dilakukan proses identifikasi awal oleh pihak kepolisian, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Arjawinangun. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lainnya.&#13;
&#13;
Kemungkinan masih terdapat lima korban yang masih tertimbun material longsor. Pihak berwenang mengimbau masyarakat menjauhi area longsor yang masih labil dan berpotensi menimbulkan bahaya susulan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>CIREBON &amp;ndash; Tim pencarian dan penyelamatan kembali menemukan satu jenazah korban longsor di area Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan sekira pukul 10.30 WIB.&#13;
&#13;
Hingga hari ini, total korban jiwa menjadi 20 orang. Sayangnya, identitas korban yang baru dievakuasi belum dapat dipastikan karena kondisi sidik jari rusak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alhamdulillah, satu korban lagi ditemukan. Yang jelas, korban berjenis kelamin laki-laki. Ini adalah korban ke-20 yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,&amp;quot; ujar Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon, Faozan, Senin (02/06/2025).&#13;
&#13;
Setelah dilakukan proses identifikasi awal oleh pihak kepolisian, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Arjawinangun. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lainnya.&#13;
&#13;
Kemungkinan masih terdapat lima korban yang masih tertimbun material longsor. Pihak berwenang mengimbau masyarakat menjauhi area longsor yang masih labil dan berpotensi menimbulkan bahaya susulan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
