<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Musi Rawas Tewas di Sungai Usai Penggerebekan Narkoba, Polisi Bilang Begini</title><description>Ali Kiram, seorang pria asal Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) ditemukan tewas di pinggir sungai usai penggerbekan narkoba.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/02/610/3143904/warga-musi-rawas-tewas-di-sungai-usai-penggerebekan-narkoba-polisi-bilang-begini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/02/610/3143904/warga-musi-rawas-tewas-di-sungai-usai-penggerebekan-narkoba-polisi-bilang-begini"/><item><title>Warga Musi Rawas Tewas di Sungai Usai Penggerebekan Narkoba, Polisi Bilang Begini</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/02/610/3143904/warga-musi-rawas-tewas-di-sungai-usai-penggerebekan-narkoba-polisi-bilang-begini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/02/610/3143904/warga-musi-rawas-tewas-di-sungai-usai-penggerebekan-narkoba-polisi-bilang-begini</guid><pubDate>Senin 02 Juni 2025 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/02/610/3143904/warga_musi_rawas_tewas_di_sungai_usai_penggerebekan_narkoba_polisi_bilang_begini-HosJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Musi Rawas Tewas di Sungai Usai Penggerebekan Narkoba, Polisi Bilang Begini (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/02/610/3143904/warga_musi_rawas_tewas_di_sungai_usai_penggerebekan_narkoba_polisi_bilang_begini-HosJ_large.jpg</image><title>Warga Musi Rawas Tewas di Sungai Usai Penggerebekan Narkoba, Polisi Bilang Begini (Foto : Istimewa)</title></images><description>MUSI RAWAS - Ali Kiram, seorang pria asal Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) ditemukan tewas di pinggir sungai usai penggerbekan narkoba di sebuah pondok di Desa Taba Tengah.&#13;
&#13;
Hingga kini penyebab tewasnya korban masih menimbulkan misteri dari pihak keluarga. Menurut keluarga korban, penggerbekan tersebut terjadi pada Jumat 30 Mei 2025, sore atau pada saat Maghrib.&#13;
&#13;
Sedangkan mayat korban ditemukan malam hari sekira pukul 20.00 WIB di pinggir sungai yang jaraknya sekitar 30 meter dari pondok yang digerebek polisi tersebut.&#13;
&#13;
Di tubuh korban ditemukan beberapa luka, seperti luka memar di kepala dan badannya. &amp;nbsp;Untuk mendapatkan kejelasan soal tewasnya korban, pada Sabtu 31 Mei 2025, pihak keluarga ramai-ramai mendatangi Polsek STL Ulu Terawas. Hanya saja, pihak kepolisian tak mengaku adanya upaya pengerbekan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kesini minta keadilan, karena saudara kami ditemukan meninggal dunia setelah pengerbekan,&amp;quot; kata Okta yang mengaku keluarga korban usai mendatangi Polsek STL Ulu Terawas.&#13;
&#13;
Informasi yang diterimanya, sebelum korban ditemukan tewas, ada upaya penggerbekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian pada hari Jumat. &amp;quot;Sedangkan pihak kepolisian mengaku tidak ada penggerbekan, mereka bilang tidak ada penggerbekan. Padahal ada saksi yang melihatnya, ada polisi yang menggerbek,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dikatakannya, saat ditemukan ada beberapa luka yang ditemukan dibadan korban, seperti luka memang di bagian kepala kemudian memar di beberapa bagian tubuh lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami meminta keadilan. Kalau tidak ada pengerbekan, tidak mungkin saudara kami meninggal. Pokoknya kami pihak keluarga korban meminta keadilan yang seadil-adilnya,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kasat Reskrim, IPTU Ryan Tiantoro Putra saat dikonfirmasi pada Sabtu malam membenarkan adanya penemuan mayat di Kecamatan Selangit. &amp;quot;Mayat korban pertama kali ditemukan di pinggir sungai,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasat juga mengaku, kedatangan pihak keluarga ke Polsek STL Ulu Terawas sendiri, karena mereka meminta kejelasan, terkait meninggalnya korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara masih belum kami simpulkan, baru keterangan dari adiknya si Supri. Kami masih nunggu anaknya dari Jakarta, nanti minta keterangan lagi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Saat ini polisi masih mengumpulkan data-data. Sebab, mayat korban ditemukan malam hari dan kondisi tempat kejadian perkara (TKP) juga gelap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sudah tawarkan untuk autopsi berulang kami, tapi pihak korban tidak mau. Sedangkan mayat korban sudah dimakamkan sore hari (31 Mei 2025) sekira pukul 17.00 WIB,&amp;quot; ujar Kasat.&#13;
&#13;
Selain mengumpulkan data, pihaknya juga masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit. &amp;quot;Kata keluarganya ada penganiayaan, tapi kami belum bisa memastikan. Hasil visum juga belum keluar, kami nunggu hasilnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Kemudian disinggung soal pengerbekan seperti yang diceritakan pihak keluarga korban. Kasat juga belum bisa memastikan, namun jika dari Pihak Satreskrim Polres Musi Rawas sendiri tidak melakukannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan pastikan dulu pengerbekan, kami kumpulkan keterangan dari anggota juga. Kalau dari Reskrim tidak ada, tapi saya tidak bisa mastikan dulu ada atau tidaknya pengerbekan. Kami kumpulkan informasi dulu,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>MUSI RAWAS - Ali Kiram, seorang pria asal Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) ditemukan tewas di pinggir sungai usai penggerbekan narkoba di sebuah pondok di Desa Taba Tengah.&#13;
&#13;
Hingga kini penyebab tewasnya korban masih menimbulkan misteri dari pihak keluarga. Menurut keluarga korban, penggerbekan tersebut terjadi pada Jumat 30 Mei 2025, sore atau pada saat Maghrib.&#13;
&#13;
Sedangkan mayat korban ditemukan malam hari sekira pukul 20.00 WIB di pinggir sungai yang jaraknya sekitar 30 meter dari pondok yang digerebek polisi tersebut.&#13;
&#13;
Di tubuh korban ditemukan beberapa luka, seperti luka memar di kepala dan badannya. &amp;nbsp;Untuk mendapatkan kejelasan soal tewasnya korban, pada Sabtu 31 Mei 2025, pihak keluarga ramai-ramai mendatangi Polsek STL Ulu Terawas. Hanya saja, pihak kepolisian tak mengaku adanya upaya pengerbekan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami kesini minta keadilan, karena saudara kami ditemukan meninggal dunia setelah pengerbekan,&amp;quot; kata Okta yang mengaku keluarga korban usai mendatangi Polsek STL Ulu Terawas.&#13;
&#13;
Informasi yang diterimanya, sebelum korban ditemukan tewas, ada upaya penggerbekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian pada hari Jumat. &amp;quot;Sedangkan pihak kepolisian mengaku tidak ada penggerbekan, mereka bilang tidak ada penggerbekan. Padahal ada saksi yang melihatnya, ada polisi yang menggerbek,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Dikatakannya, saat ditemukan ada beberapa luka yang ditemukan dibadan korban, seperti luka memang di bagian kepala kemudian memar di beberapa bagian tubuh lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami meminta keadilan. Kalau tidak ada pengerbekan, tidak mungkin saudara kami meninggal. Pokoknya kami pihak keluarga korban meminta keadilan yang seadil-adilnya,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kasat Reskrim, IPTU Ryan Tiantoro Putra saat dikonfirmasi pada Sabtu malam membenarkan adanya penemuan mayat di Kecamatan Selangit. &amp;quot;Mayat korban pertama kali ditemukan di pinggir sungai,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasat juga mengaku, kedatangan pihak keluarga ke Polsek STL Ulu Terawas sendiri, karena mereka meminta kejelasan, terkait meninggalnya korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara masih belum kami simpulkan, baru keterangan dari adiknya si Supri. Kami masih nunggu anaknya dari Jakarta, nanti minta keterangan lagi,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Saat ini polisi masih mengumpulkan data-data. Sebab, mayat korban ditemukan malam hari dan kondisi tempat kejadian perkara (TKP) juga gelap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga sudah tawarkan untuk autopsi berulang kami, tapi pihak korban tidak mau. Sedangkan mayat korban sudah dimakamkan sore hari (31 Mei 2025) sekira pukul 17.00 WIB,&amp;quot; ujar Kasat.&#13;
&#13;
Selain mengumpulkan data, pihaknya juga masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit. &amp;quot;Kata keluarganya ada penganiayaan, tapi kami belum bisa memastikan. Hasil visum juga belum keluar, kami nunggu hasilnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Kemudian disinggung soal pengerbekan seperti yang diceritakan pihak keluarga korban. Kasat juga belum bisa memastikan, namun jika dari Pihak Satreskrim Polres Musi Rawas sendiri tidak melakukannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan pastikan dulu pengerbekan, kami kumpulkan keterangan dari anggota juga. Kalau dari Reskrim tidak ada, tapi saya tidak bisa mastikan dulu ada atau tidaknya pengerbekan. Kami kumpulkan informasi dulu,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
