<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Markas Damkar Kabupaten Bandung Diserang Ribuan Ulat Bulu</title><description>Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, diserang ribuan ulat bulu pada, Rabu (4/6/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/04/525/3144686/ketika-markas-damkar-kabupaten-bandung-diserang-ribuan-ulat-bulu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/04/525/3144686/ketika-markas-damkar-kabupaten-bandung-diserang-ribuan-ulat-bulu"/><item><title>Ketika Markas Damkar Kabupaten Bandung Diserang Ribuan Ulat Bulu</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/04/525/3144686/ketika-markas-damkar-kabupaten-bandung-diserang-ribuan-ulat-bulu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/04/525/3144686/ketika-markas-damkar-kabupaten-bandung-diserang-ribuan-ulat-bulu</guid><pubDate>Rabu 04 Juni 2025 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/04/525/3144686/ketika_markas_damkar_kabupaten_bandung_diserang_ribuan_ulat_bulu-9gRa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketika Markas Damkar Kabupaten Bandung Diserang Ribuan Ulat Bulu (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/04/525/3144686/ketika_markas_damkar_kabupaten_bandung_diserang_ribuan_ulat_bulu-9gRa_large.jpg</image><title>Ketika Markas Damkar Kabupaten Bandung Diserang Ribuan Ulat Bulu (Foto : Istimewa)</title></images><description>BANDUNG - Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, diserang ribuan ulat bulu pada, Rabu (4/6/2025).&#13;
&#13;
Akibatnya, belasan petugas mengalami gatal-gatal usai terkena bulu ulat yang berjatuhan dari pohon di sekitar markas.&#13;
&#13;
Serangan puluhan ulat bulu tersebut bermula saat petugas tengah beraktivitas di lingkungan markas. Ulat-ulat kecil itu jatuh dari pohon dan menyebar ke berbagai area, mulai dari kamar tidur, dapur, hingga ke ruang peralatan pemadam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banyak ulat bulu, jadi merah-merah ke kulit. Hampir semua anggota kena, gatal-gatal terutama di tangan dan kaki,&amp;rdquo; kata Septian, salah satu petugas Damkar yang turut terdampak.&#13;
&#13;
Sementara itu Komandan Regu Mako Disdamkar Kabupaten Bandung, Dindin, mengatakan jika serangan ini sudah berlangsung selama satu minggu terakhir dan cukup mengganggu aktivitas para petugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah satu minggu ini. Anggota kami terganggu, terutama saat istirahat. Ulat bulu itu bisa masuk ke kamar barak karena terbawa angin dan menempel ke alat pelindung diri (APD),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebagai respons, Dindin mengatakan besok jajarannya melakukan penyemprotan ke seluruh bagian atap, dinding markas, dan pohon-pohon di sekitar area yang menjadi sarang ulat bulu dengan mencampur sabun dan obat pembasmi ulat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita lakukan penyiraman dari berbagai arah menggunakan satu unit mobil pemadam. Disiram dari belakang sampai ujung, termasuk area kamar barak,&amp;rdquo; jelas Dindin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa pohon seperti mangga dan pete yang berada di dekat kantor diduga menjadi sumber penyebaran ulat karena terlihat daunnya habis dimakan.&#13;
&#13;
Setelah tindakan penyemprotan, pihak Damkar akan terus memantau perkembangan situasi. Jika serangan ulat bulu masih berlanjut, langkah lanjutan berupa penyemprotan pestisida.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyemprotan pakai sabun ini supaya bulu ulat tidak beterbangan dan tidak mengganggu aktivitas pemadam. Kalau masih ada, kami akan basmi dengan pestisida,&amp;rdquo; tegas Dindin.&#13;
&#13;
Hingga kini, sebanyak 15 petugas dilaporkan mengalami gejala gatal-gatal. Tidak ada laporan serius, namun kegiatan pemadaman sempat terganggu akibat kondisi tersebut.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung di Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, diserang ribuan ulat bulu pada, Rabu (4/6/2025).&#13;
&#13;
Akibatnya, belasan petugas mengalami gatal-gatal usai terkena bulu ulat yang berjatuhan dari pohon di sekitar markas.&#13;
&#13;
Serangan puluhan ulat bulu tersebut bermula saat petugas tengah beraktivitas di lingkungan markas. Ulat-ulat kecil itu jatuh dari pohon dan menyebar ke berbagai area, mulai dari kamar tidur, dapur, hingga ke ruang peralatan pemadam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Banyak ulat bulu, jadi merah-merah ke kulit. Hampir semua anggota kena, gatal-gatal terutama di tangan dan kaki,&amp;rdquo; kata Septian, salah satu petugas Damkar yang turut terdampak.&#13;
&#13;
Sementara itu Komandan Regu Mako Disdamkar Kabupaten Bandung, Dindin, mengatakan jika serangan ini sudah berlangsung selama satu minggu terakhir dan cukup mengganggu aktivitas para petugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah satu minggu ini. Anggota kami terganggu, terutama saat istirahat. Ulat bulu itu bisa masuk ke kamar barak karena terbawa angin dan menempel ke alat pelindung diri (APD),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebagai respons, Dindin mengatakan besok jajarannya melakukan penyemprotan ke seluruh bagian atap, dinding markas, dan pohon-pohon di sekitar area yang menjadi sarang ulat bulu dengan mencampur sabun dan obat pembasmi ulat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita lakukan penyiraman dari berbagai arah menggunakan satu unit mobil pemadam. Disiram dari belakang sampai ujung, termasuk area kamar barak,&amp;rdquo; jelas Dindin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyebutkan bahwa beberapa pohon seperti mangga dan pete yang berada di dekat kantor diduga menjadi sumber penyebaran ulat karena terlihat daunnya habis dimakan.&#13;
&#13;
Setelah tindakan penyemprotan, pihak Damkar akan terus memantau perkembangan situasi. Jika serangan ulat bulu masih berlanjut, langkah lanjutan berupa penyemprotan pestisida.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyemprotan pakai sabun ini supaya bulu ulat tidak beterbangan dan tidak mengganggu aktivitas pemadam. Kalau masih ada, kami akan basmi dengan pestisida,&amp;rdquo; tegas Dindin.&#13;
&#13;
Hingga kini, sebanyak 15 petugas dilaporkan mengalami gejala gatal-gatal. Tidak ada laporan serius, namun kegiatan pemadaman sempat terganggu akibat kondisi tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
