<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Gelar Idul Adha Hari Ini, Begini Penjelasannya&amp;nbsp;</title><description>Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, hari ini melaksanakan Shalat Idul Adha lebih awal, Kamis (5/6/2025)&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/05/340/3144812/jamaah-tarekat-naqsyabandiyah-gelar-idul-adha-hari-ini-begini-penjelasannya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/05/340/3144812/jamaah-tarekat-naqsyabandiyah-gelar-idul-adha-hari-ini-begini-penjelasannya-nbsp"/><item><title>Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Gelar Idul Adha Hari Ini, Begini Penjelasannya&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/05/340/3144812/jamaah-tarekat-naqsyabandiyah-gelar-idul-adha-hari-ini-begini-penjelasannya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/05/340/3144812/jamaah-tarekat-naqsyabandiyah-gelar-idul-adha-hari-ini-begini-penjelasannya-nbsp</guid><pubDate>Kamis 05 Juni 2025 10:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/05/340/3144812/jamaah_tarekat_naqsyabandiyah_gelar_shalat_idul_adha_hari_ini-wCXL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">  Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Gelar Shalat Idul Adha Hari Ini (foto: Okezone/Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/05/340/3144812/jamaah_tarekat_naqsyabandiyah_gelar_shalat_idul_adha_hari_ini-wCXL_large.jpg</image><title>  Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Gelar Shalat Idul Adha Hari Ini (foto: Okezone/Rus Akbar)</title></images><description>&#13;
&#13;
PADANG - Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, hari ini melaksanakan Shalat Idul Adha lebih awal, Kamis (5/6/2025), yang menurut perhitungan mereka bertepatan dengan 10 Zulhijah 1446 Hijriah.&#13;
&#13;
Shalat dilaksanakan di Surau Baru, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, dan dipimpin langsung oleh Buya Zahar Malin Zahar, guru Tarekat Naqsyabandiyah di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penetapan 10 Zulhijah dilakukan menggunakan metode hisab, rukyat, dalil, ijmak, dan qiyas. Semua itu sudah kami hitung sejak awal Ramadhan,&amp;quot; kata Buya Zahar kepada wartawan usai salat.&#13;
&#13;
Buya Zahar menegaskan, pelaksanaan shalat Idul Adha lebih awal bukan karena ingin mendahului pemerintah atau negara lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bukan soal cepat atau lambat. Sejak dulu memang seperti ini. Jadi ini bukan hal baru bagi kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Buya Zahar, jamaah yang hadir pada salat tahun ini masih didominasi oleh warga dari Kota Padang. Tidak terlihat jamaah dari luar daerah seperti yang kerap datang pada momen-momen besar lainnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu kekhasan Shalat Idul Adha versi Naqsyabandiyah adalah khutbah yang disampaikan dalam bahasa Arab.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau khutbah pakai bahasa Indonesia, itu ceramah namanya. Shalat pakai bahasa Arab, khutbah juga harus Arab,&amp;quot; jelas Buya Zahar.&#13;
&#13;
Dalam pelaksanaan khutbah, khatib juga membawa tongkat, yang menurut Buya Zahar memiliki makna simbolis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tongkat itu pegangan. Dalam hidup ini hanya satu pegangan: Allah. Tidak boleh ada dua,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Setelah khutbah, jamaah berbondong-bondong mengejar salaman dengan khatib, yang diyakini sebagai tradisi baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salaman dengan khatib itu baik. Tandanya tahun depan insyaAllah akan lebih baik dari tahun ini,&amp;quot; ucap Buya Zahar.&#13;
&#13;
Meskipun Shalat Idul Adha telah dilakukan hari ini, pemotongan hewan kurban oleh jamaah Naqsyabandiyah baru akan dilakukan pada Sabtu 7 Juni 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengikut aliran Syekh Tahib semuanya sepakat. Kurban nanti hari Sabtu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
PADANG - Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, hari ini melaksanakan Shalat Idul Adha lebih awal, Kamis (5/6/2025), yang menurut perhitungan mereka bertepatan dengan 10 Zulhijah 1446 Hijriah.&#13;
&#13;
Shalat dilaksanakan di Surau Baru, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, dan dipimpin langsung oleh Buya Zahar Malin Zahar, guru Tarekat Naqsyabandiyah di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penetapan 10 Zulhijah dilakukan menggunakan metode hisab, rukyat, dalil, ijmak, dan qiyas. Semua itu sudah kami hitung sejak awal Ramadhan,&amp;quot; kata Buya Zahar kepada wartawan usai salat.&#13;
&#13;
Buya Zahar menegaskan, pelaksanaan shalat Idul Adha lebih awal bukan karena ingin mendahului pemerintah atau negara lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bukan soal cepat atau lambat. Sejak dulu memang seperti ini. Jadi ini bukan hal baru bagi kami,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Buya Zahar, jamaah yang hadir pada salat tahun ini masih didominasi oleh warga dari Kota Padang. Tidak terlihat jamaah dari luar daerah seperti yang kerap datang pada momen-momen besar lainnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu kekhasan Shalat Idul Adha versi Naqsyabandiyah adalah khutbah yang disampaikan dalam bahasa Arab.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau khutbah pakai bahasa Indonesia, itu ceramah namanya. Shalat pakai bahasa Arab, khutbah juga harus Arab,&amp;quot; jelas Buya Zahar.&#13;
&#13;
Dalam pelaksanaan khutbah, khatib juga membawa tongkat, yang menurut Buya Zahar memiliki makna simbolis.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tongkat itu pegangan. Dalam hidup ini hanya satu pegangan: Allah. Tidak boleh ada dua,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Setelah khutbah, jamaah berbondong-bondong mengejar salaman dengan khatib, yang diyakini sebagai tradisi baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salaman dengan khatib itu baik. Tandanya tahun depan insyaAllah akan lebih baik dari tahun ini,&amp;quot; ucap Buya Zahar.&#13;
&#13;
Meskipun Shalat Idul Adha telah dilakukan hari ini, pemotongan hewan kurban oleh jamaah Naqsyabandiyah baru akan dilakukan pada Sabtu 7 Juni 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengikut aliran Syekh Tahib semuanya sepakat. Kurban nanti hari Sabtu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
