<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Resmi Dihentikan, 4 Korban Dinyatakan Hilang</title><description>Pemkab Cirebon resmi menghentikan pencarian korban longsor di area tambang Gunung Kuda, Cirebon.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/05/525/3144974/pencarian-korban-longsor-gunung-kuda-resmi-dihentikan-4-korban-dinyatakan-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/05/525/3144974/pencarian-korban-longsor-gunung-kuda-resmi-dihentikan-4-korban-dinyatakan-hilang"/><item><title>Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Resmi Dihentikan, 4 Korban Dinyatakan Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/05/525/3144974/pencarian-korban-longsor-gunung-kuda-resmi-dihentikan-4-korban-dinyatakan-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/05/525/3144974/pencarian-korban-longsor-gunung-kuda-resmi-dihentikan-4-korban-dinyatakan-hilang</guid><pubDate>Kamis 05 Juni 2025 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Muslimin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/05/525/3144974/imron-TqXp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Cirebon Imron usai melaksanakan rapat koordinasi bersama dengan TNI-Polri, Basarnas dan BPBD/Foto: Muslimin-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/05/525/3144974/imron-TqXp_large.jpg</image><title>Bupati Cirebon Imron usai melaksanakan rapat koordinasi bersama dengan TNI-Polri, Basarnas dan BPBD/Foto: Muslimin-Okezone</title></images><description>CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi menghentikan pencarian korban longsor di area tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Status tanggap darurat juga dicabut bersamaan keputusan tersebut.&#13;
&#13;
Pencarian intensif korban longsor sudah dilakukan tim gabungan selama tujuh hari. Keputusan penghentian pencarian ini diambil dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Bupati Cirebon, Kamis (6/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rapat tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Inspektur Tambang, serta perwakilan dari PT Indocement selaku pemilik konsesi tambang.&#13;
&#13;
Bupati Cirebon Imron Rosyadi menjelaskan penghentian pencarian korban dilakukan demi keselamatan seluruh tim SAR gabungan yang bertugas di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan masukan dari berbagai pihak dan kondisi lapangan yang masih labil serta berisiko tinggi. Kami memutuskan menghentikan pencarian mulai pukul 15.00 WIB hari ini,&amp;rdquo; ujar Imron.&#13;
&#13;
Berdasarkan data, dari total korban yang tertimbun longsor, sebanyak 21 jenazah telah ditemukan. Masih ada empat korban lainnya yang dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Camat menyampaikan pihak keluarga dari keempat korban sudah mengikhlaskan dan menerima keputusan ini. Proses pencarian telah dilakukan maksimal selama tujuh hari, sesuai surat keputusan yang saya keluarkan,&amp;rdquo; tutur Imron.&#13;
&#13;
Untuk mencegah adanya pencarian mandiri oleh keluarga korban atau warga lainnya, pemerintah daerah bersama aparat keamanan memutuskan menutup sementara akses menuju area tambang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lokasi tambang saat ini kami tutup total. Polisi dan TNI akan memasang portal serta garis polisi (police line) di semua akses masuk. Penutupan dilakukan sore ini juga,&amp;rdquo; tegas Imron.&#13;
&#13;
Lebih jauh, Imron mengatakan pihaknya akan mengevaluasi dampak sosial dari penutupan tambang terhadap warga sekitar, khususnya para pekerja yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemkab akan mencari solusi agar masyarakat bisa beralih ke pekerjaan lain yang lebih aman dan tidak berada di zona rawan bencana,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan, perhatian terhadap keluarga korban tidak berhenti pada tahap evakuasi saja. Pemerintah daerah akan memberikan jaminan, terutama di bidang pendidikan bagi anak-anak korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fokus kami saat ini memastikan keluarga korban mendapat perhatian dan jaminan, khususnya terkait pendidikan anak-anak mereka. Untuk aspek pekerjaan, nanti akan kami kaji lebih lanjut,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Diketahui, musibah longsor di tambang Gunung Kuda terjadi pada Jumat (30/5/2025). Hingga hari keenam pencarian, Rabu (4/6/2025), sebanyak 21 jenazah berhasil ditemukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun karena kondisi tanah yang terus bergerak dan membahayakan keselamatan, pencarian pada hari ketujuh, Kamis (5/6/2025), tidak dapat dilanjutkan. Kini, proses resmi ditutup dengan empat korban masih dinyatakan hilang.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi menghentikan pencarian korban longsor di area tambang Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon. Status tanggap darurat juga dicabut bersamaan keputusan tersebut.&#13;
&#13;
Pencarian intensif korban longsor sudah dilakukan tim gabungan selama tujuh hari. Keputusan penghentian pencarian ini diambil dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Bupati Cirebon, Kamis (6/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Rapat tersebut dihadiri unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, Inspektur Tambang, serta perwakilan dari PT Indocement selaku pemilik konsesi tambang.&#13;
&#13;
Bupati Cirebon Imron Rosyadi menjelaskan penghentian pencarian korban dilakukan demi keselamatan seluruh tim SAR gabungan yang bertugas di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan masukan dari berbagai pihak dan kondisi lapangan yang masih labil serta berisiko tinggi. Kami memutuskan menghentikan pencarian mulai pukul 15.00 WIB hari ini,&amp;rdquo; ujar Imron.&#13;
&#13;
Berdasarkan data, dari total korban yang tertimbun longsor, sebanyak 21 jenazah telah ditemukan. Masih ada empat korban lainnya yang dinyatakan hilang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Camat menyampaikan pihak keluarga dari keempat korban sudah mengikhlaskan dan menerima keputusan ini. Proses pencarian telah dilakukan maksimal selama tujuh hari, sesuai surat keputusan yang saya keluarkan,&amp;rdquo; tutur Imron.&#13;
&#13;
Untuk mencegah adanya pencarian mandiri oleh keluarga korban atau warga lainnya, pemerintah daerah bersama aparat keamanan memutuskan menutup sementara akses menuju area tambang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lokasi tambang saat ini kami tutup total. Polisi dan TNI akan memasang portal serta garis polisi (police line) di semua akses masuk. Penutupan dilakukan sore ini juga,&amp;rdquo; tegas Imron.&#13;
&#13;
Lebih jauh, Imron mengatakan pihaknya akan mengevaluasi dampak sosial dari penutupan tambang terhadap warga sekitar, khususnya para pekerja yang menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemkab akan mencari solusi agar masyarakat bisa beralih ke pekerjaan lain yang lebih aman dan tidak berada di zona rawan bencana,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan, perhatian terhadap keluarga korban tidak berhenti pada tahap evakuasi saja. Pemerintah daerah akan memberikan jaminan, terutama di bidang pendidikan bagi anak-anak korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fokus kami saat ini memastikan keluarga korban mendapat perhatian dan jaminan, khususnya terkait pendidikan anak-anak mereka. Untuk aspek pekerjaan, nanti akan kami kaji lebih lanjut,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Diketahui, musibah longsor di tambang Gunung Kuda terjadi pada Jumat (30/5/2025). Hingga hari keenam pencarian, Rabu (4/6/2025), sebanyak 21 jenazah berhasil ditemukan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Namun karena kondisi tanah yang terus bergerak dan membahayakan keselamatan, pencarian pada hari ketujuh, Kamis (5/6/2025), tidak dapat dilanjutkan. Kini, proses resmi ditutup dengan empat korban masih dinyatakan hilang.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
