<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bantuan Kembali Didistribusikan di Gaza Usai Penembakan Mematikan</title><description>Sebuah organisasi yang didukung Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali mendistribusikan bantuan di Gaza.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145191/bantuan-kembali-didistribusikan-di-gaza-usai-penembakan-mematikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145191/bantuan-kembali-didistribusikan-di-gaza-usai-penembakan-mematikan"/><item><title>Bantuan Kembali Didistribusikan di Gaza Usai Penembakan Mematikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145191/bantuan-kembali-didistribusikan-di-gaza-usai-penembakan-mematikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145191/bantuan-kembali-didistribusikan-di-gaza-usai-penembakan-mematikan</guid><pubDate>Jum'at 06 Juni 2025 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/06/18/3145191/bantuan_untuk_warga_palestina_di_gaza-CEuV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bantuan Kembali Didistribusikan di Gaza Usai Penembakan Mematikan (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/06/18/3145191/bantuan_untuk_warga_palestina_di_gaza-CEuV_large.jpg</image><title>Bantuan Kembali Didistribusikan di Gaza Usai Penembakan Mematikan (Reuters)</title></images><description>YERUSALEM &amp;nbsp;- Sebuah organisasi yang didukung Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali mendistribusikan bantuan di Gaza pada Kamis (5/6/2025). Distribusi bantuan sempat dihentikan imbas serangkaian penembakan mematikan di dekat operasinya.&#13;
&#13;
1. Bantuan Kembali Disalurkan&#13;
&#13;
Yayasan Kemanusiaan Gaza (Gaza Humanitarian Foundation/GHF) yang berbasis di AS mengatakan, 26 truk berisi makanan telah dibagikan di dua lokasi di wilayah Rafah, Gaza selatan.&#13;
&#13;
GHF telah dikritik keras oleh organisasi-organisasi kemanusiaan, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Itu karena dugaan kurangnya kenetralan. GHF mulai mendistribusikan bantuan minggu lalu dan telah menjalankan tiga lokasi awal minggu ini.&#13;
&#13;
Direktur Sementara GHF, John Acree mengatakan, ingin membuka lebih banyak lokasi, termasuk di Gaza utara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memastikan pengiriman bantuan yang menyelamatkan nyawa dengan aman dan lebih efisien,&amp;quot; katanya, melansir Reuters, Jumat (6/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
PBB telah memperingatkan, sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza berisiko kelaparan setelah blokade Israel selama 11 minggu di daerah kantong itu. Risiko kelaparan ini termasuk tingkat anak-anak kecil yang menderita kekurangan gizi akut hampir tiga kali lipat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kegagalan untuk menyediakan makanan terapeutik dan layanan kesehatan yang mendesak bagi anak-anak menempatkan ribuan nyawa pada risiko langsung, dan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa yang tidak perlu dan terus-menerus,&amp;quot; kata Kepala Bantuan PBB, Tom Fletcher, kepada Dewan Keamanan dalam sebuah catatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Jasad Sandera&#13;
&#13;
Sementara itu, Israel mengumumkan telah menemukan jenazah dua sandera berkewarganegaraan ganda Israel-Amerika dari Gaza. Gadi Hagi dan istrinya Judy Weinstein-Hagi tewas dan dibawa ke Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lima puluh enam sandera masih ditawan, dengan kurang dari setengahnya diyakini masih hidup.&#13;
&#13;
3. Israel Gempur Gaza&#13;
&#13;
Militer Israel telah mengintensifkan operasi di Gaza sejak melanggar gencatan senjata yang rapuh dengan Hamas pada Maret.&#13;
&#13;
Otoritas Kesehatan Gaza menyatakan, setidaknya 20 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza pada Kamis. Ini termasuk empat wartawan di sebuah rumah sakit di wilayah utara daerah kantong itu.&#13;
&#13;
Militer mengatakan, mereka telah menargetkan seorang militan Jihad Islam yang mengoperasikan pusat komando dan kendali.&#13;
&#13;
Kantor media pemerintah yang dikelola Hamas mengatakan, 225 wartawan di Gaza telah tewas sejak perang dimulai.&#13;
</description><content:encoded>YERUSALEM &amp;nbsp;- Sebuah organisasi yang didukung Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali mendistribusikan bantuan di Gaza pada Kamis (5/6/2025). Distribusi bantuan sempat dihentikan imbas serangkaian penembakan mematikan di dekat operasinya.&#13;
&#13;
1. Bantuan Kembali Disalurkan&#13;
&#13;
Yayasan Kemanusiaan Gaza (Gaza Humanitarian Foundation/GHF) yang berbasis di AS mengatakan, 26 truk berisi makanan telah dibagikan di dua lokasi di wilayah Rafah, Gaza selatan.&#13;
&#13;
GHF telah dikritik keras oleh organisasi-organisasi kemanusiaan, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Itu karena dugaan kurangnya kenetralan. GHF mulai mendistribusikan bantuan minggu lalu dan telah menjalankan tiga lokasi awal minggu ini.&#13;
&#13;
Direktur Sementara GHF, John Acree mengatakan, ingin membuka lebih banyak lokasi, termasuk di Gaza utara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memastikan pengiriman bantuan yang menyelamatkan nyawa dengan aman dan lebih efisien,&amp;quot; katanya, melansir Reuters, Jumat (6/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
PBB telah memperingatkan, sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza berisiko kelaparan setelah blokade Israel selama 11 minggu di daerah kantong itu. Risiko kelaparan ini termasuk tingkat anak-anak kecil yang menderita kekurangan gizi akut hampir tiga kali lipat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kegagalan untuk menyediakan makanan terapeutik dan layanan kesehatan yang mendesak bagi anak-anak menempatkan ribuan nyawa pada risiko langsung, dan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa yang tidak perlu dan terus-menerus,&amp;quot; kata Kepala Bantuan PBB, Tom Fletcher, kepada Dewan Keamanan dalam sebuah catatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Jasad Sandera&#13;
&#13;
Sementara itu, Israel mengumumkan telah menemukan jenazah dua sandera berkewarganegaraan ganda Israel-Amerika dari Gaza. Gadi Hagi dan istrinya Judy Weinstein-Hagi tewas dan dibawa ke Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lima puluh enam sandera masih ditawan, dengan kurang dari setengahnya diyakini masih hidup.&#13;
&#13;
3. Israel Gempur Gaza&#13;
&#13;
Militer Israel telah mengintensifkan operasi di Gaza sejak melanggar gencatan senjata yang rapuh dengan Hamas pada Maret.&#13;
&#13;
Otoritas Kesehatan Gaza menyatakan, setidaknya 20 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza pada Kamis. Ini termasuk empat wartawan di sebuah rumah sakit di wilayah utara daerah kantong itu.&#13;
&#13;
Militer mengatakan, mereka telah menargetkan seorang militan Jihad Islam yang mengoperasikan pusat komando dan kendali.&#13;
&#13;
Kantor media pemerintah yang dikelola Hamas mengatakan, 225 wartawan di Gaza telah tewas sejak perang dimulai.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
