<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerusuhan saat Perayaan Kemenangan Klub Kriket di India, 11 Tewas</title><description>Sebanyak 11 orang tewas dan 47 orang terluka dalam insiden itu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145234/kerusuhan-saat-perayaan-kemenangan-klub-kriket-di-india-11-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145234/kerusuhan-saat-perayaan-kemenangan-klub-kriket-di-india-11-tewas"/><item><title>Kerusuhan saat Perayaan Kemenangan Klub Kriket di India, 11 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145234/kerusuhan-saat-perayaan-kemenangan-klub-kriket-di-india-11-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/06/18/3145234/kerusuhan-saat-perayaan-kemenangan-klub-kriket-di-india-11-tewas</guid><pubDate>Jum'at 06 Juni 2025 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/06/18/3145234/kerusuhan_saat_perayaan_kemenangan_klub_kriket_di_india-efh6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusuhan saat Perayaan Kemenangan Klub Kriket di India, 11 Tewas (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/06/18/3145234/kerusuhan_saat_perayaan_kemenangan_klub_kriket_di_india-efh6_large.jpg</image><title>Kerusuhan saat Perayaan Kemenangan Klub Kriket di India, 11 Tewas (Reuters)</title></images><description>BENGALURU - Setidaknya 11 orang tewas dalam kerumunan yang menyerbu di luar stadion kriket di Kota Bengaluru, India, Rabu (4/6/2025). Kerumunan tersebut merayakan kemenangan pertama Royal Challengers Bengaluru dalam Liga Premier India.&#13;
&#13;
Bengaluru merayakan kemenangan atas Punjab Kings di pertandingan final turnamen T20 di edisi ke-18 IPL, liga kriket terkaya di dunia.&#13;
&#13;
Ribuan orang, beberapa mengibarkan bendera merah tim tuan rumah, berjejer di jalan-jalan di sekitar Stadion Chinnaswamy saat tim tiba dengan bus di malam hari. Beberapa di antaranya memanjat pohon dan dinding stadion untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.&#13;
&#13;
Saat perayaan berlangsung, beberapa orang di luar tanpa izin mencoba menerobos gerbang. Polisi menyatakan, terjadi masalah lebih lanjut antara perimeter dan arena utama.&#13;
&#13;
Gambar dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang memanjat yang lain.&#13;
&#13;
1. 11 Tewas&#13;
&#13;
Kepala Menteri Negara Bagian Karnataka, Siddaramaiah, mengatakan 11 orang tewas dan 47 orang terluka dalam insiden itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saat perayaan, peristiwa malang ini seharusnya tidak terjadi. Kami bersedih atas hal ini. Para penggemar yang datang melebihi ekspektasi kami,&amp;quot; katanya, melansir Reuters, Jumat (6/6/2025).&#13;
&#13;
Seorang polisi membawa seorang penonton yang terluka ke ambulans. Sementara orang-orang berkumpul di sekitar penonton lain yang tampak tak sadarkan diri di tanah. Rekaman visual juga memperlihatkan beberapa orang menerima CPR.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kerumunan Tak Terkendali&#13;
&#13;
Seorang insinyur perangkat lunak yang berada di antara kerumunan, Mithun Singh menyatakan polisi mulai memukul orang-orang di satu gerbang. Ini menyebabkan lebih banyak kekacauan.&#13;
&#13;
Sekretaris Politik untuk Kepala Menteri Karnataka, Naseer Ahmed, mengatakan kepada penyiar NDTV, kerumunan menjadi tak terkendali. Pihak berwenang tidak dapat membuat pengaturan yang tepat.&#13;
&#13;
Tim telah memberikan tiket masuk gratis untuk acara tersebut melalui situs webnya. Namun, tim memperingatkan jumlah penonton akan dibatasi.&#13;
&#13;
Metro Bengaluru menghentikan layanan di dekat stadion, tempat upacara tetap berlangsung, meskipun terjadi kekacauan di luar.&#13;
</description><content:encoded>BENGALURU - Setidaknya 11 orang tewas dalam kerumunan yang menyerbu di luar stadion kriket di Kota Bengaluru, India, Rabu (4/6/2025). Kerumunan tersebut merayakan kemenangan pertama Royal Challengers Bengaluru dalam Liga Premier India.&#13;
&#13;
Bengaluru merayakan kemenangan atas Punjab Kings di pertandingan final turnamen T20 di edisi ke-18 IPL, liga kriket terkaya di dunia.&#13;
&#13;
Ribuan orang, beberapa mengibarkan bendera merah tim tuan rumah, berjejer di jalan-jalan di sekitar Stadion Chinnaswamy saat tim tiba dengan bus di malam hari. Beberapa di antaranya memanjat pohon dan dinding stadion untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.&#13;
&#13;
Saat perayaan berlangsung, beberapa orang di luar tanpa izin mencoba menerobos gerbang. Polisi menyatakan, terjadi masalah lebih lanjut antara perimeter dan arena utama.&#13;
&#13;
Gambar dari tempat kejadian menunjukkan orang-orang memanjat yang lain.&#13;
&#13;
1. 11 Tewas&#13;
&#13;
Kepala Menteri Negara Bagian Karnataka, Siddaramaiah, mengatakan 11 orang tewas dan 47 orang terluka dalam insiden itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saat perayaan, peristiwa malang ini seharusnya tidak terjadi. Kami bersedih atas hal ini. Para penggemar yang datang melebihi ekspektasi kami,&amp;quot; katanya, melansir Reuters, Jumat (6/6/2025).&#13;
&#13;
Seorang polisi membawa seorang penonton yang terluka ke ambulans. Sementara orang-orang berkumpul di sekitar penonton lain yang tampak tak sadarkan diri di tanah. Rekaman visual juga memperlihatkan beberapa orang menerima CPR.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kerumunan Tak Terkendali&#13;
&#13;
Seorang insinyur perangkat lunak yang berada di antara kerumunan, Mithun Singh menyatakan polisi mulai memukul orang-orang di satu gerbang. Ini menyebabkan lebih banyak kekacauan.&#13;
&#13;
Sekretaris Politik untuk Kepala Menteri Karnataka, Naseer Ahmed, mengatakan kepada penyiar NDTV, kerumunan menjadi tak terkendali. Pihak berwenang tidak dapat membuat pengaturan yang tepat.&#13;
&#13;
Tim telah memberikan tiket masuk gratis untuk acara tersebut melalui situs webnya. Namun, tim memperingatkan jumlah penonton akan dibatasi.&#13;
&#13;
Metro Bengaluru menghentikan layanan di dekat stadion, tempat upacara tetap berlangsung, meskipun terjadi kekacauan di luar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
