<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies: Kesenjangan Bukan Takdir, Melainkan Sistem yang Dibiarkan Berjalan Tanpa Koreksi!</title><description>Belajar dari khalifah Umar Bin Khatab, yang pada saat paceklik tak hanya memberi bantuan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145129/anies-kesenjangan-bukan-takdir-melainkan-sistem-yang-dibiarkan-berjalan-tanpa-koreksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145129/anies-kesenjangan-bukan-takdir-melainkan-sistem-yang-dibiarkan-berjalan-tanpa-koreksi"/><item><title>Anies: Kesenjangan Bukan Takdir, Melainkan Sistem yang Dibiarkan Berjalan Tanpa Koreksi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145129/anies-kesenjangan-bukan-takdir-melainkan-sistem-yang-dibiarkan-berjalan-tanpa-koreksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145129/anies-kesenjangan-bukan-takdir-melainkan-sistem-yang-dibiarkan-berjalan-tanpa-koreksi</guid><pubDate>Jum'at 06 Juni 2025 09:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/06/337/3145129/anies_baswedan-yPm5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Gubernur Jakarta, Anies Rasyid Baswedan/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/06/337/3145129/anies_baswedan-yPm5_large.jpg</image><title>Mantan Gubernur Jakarta, Anies Rasyid Baswedan/Okezone</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Mantan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberikan khotbah sholat Idul Adha 2025 di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025). Anies mengingatkan manusia tuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim alaihissalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagaimana dipesankan dalam Alquran bahwa harta tak hanya beredar diantara orang-orang kaya saja, giliran kita sekarang bertanya, apa yang siap kita korbankan untuk menghadirkan keadilan?&amp;quot; kata Anies saat memberikan khotbah.&#13;
&#13;
Saat ini kata Anies, umat muslim memperingati kisah kurban Nabi Ibrahim alaihissalam bersama putranya Nabi Ismail Alaihissalam. Sebuah kisah tentang ketaatan, juga kisah tentang transformasi dari pengorbanan pribadi menyembelih anak menjadi pengorbanan untuk kemaslahatan umat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tengah kota-kota kita sekarang, kesenjangan yang terjadi bukan karena takdir, melainkan hasil dari sistem yang dibiarkan berjalan tanpa dikoreksi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menerangkan, belajar dari khalifah Umar Bin Khatab, yang pada saat paceklik tak hanya memberi bantuan, tak hanya memberi santunan, tapi juga mengubah aturan.&#13;
&#13;
Tanah yang terlantar diambil dan diberikan pada yang mau menggarap, ada tanah lebih dari 3 tahun tak dikelola, ambil alih berikan pada yang mau mengerjakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin itu adalah reformasi agraria pertama di negara Islam dan itu contoh nyata yang disebut sebagai rekayasa struktural untuk keadilan,&amp;quot; ujar Anies.&#13;
&#13;
Sebagaimana dipesankan dalam Alquran bahwa harta tak hanya beredar diantara orang-orang kaya saja. Maka, giliran setiap orang sekarang bertanya, apa yang siap dikorbankan tuk menghadirkan keadilan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi para pemimpin, bagi mereka yang hari ini berada di pemerintahan, kurban bisa berupa keberanian untuk menetapkan kebijakan yang berpihak pada seluruh rakyat meski mungkin menghadapi resistensi dari sebagian elit,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
Anies menambahkan, bagi yang punya kelebihan harta, kurban bisa berupa investasi sosial, seperti membangun sekolah komunitas, menyediakan akses air bersih, atau menciptakan lapangan pekerjaan.&#13;
&#13;
Bagi yang tak memiliki kelapangan materi dan tak punya kewenangan, kurban bisa berupa waktu, bisa berupa keahlian, mengajar anak-anak di lingkungan, memberikan praktik medis gratis, membimbing UMKM, mengorganisir komunitas belajar orang dewasa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita semua sesungguhnya memiliki bekal yang bisa dikorbankan sesuai dengan kemampuan tuk menghadirkan kemaslahatan keadilan bagi semua, inilah gerakan politik. Sesungguhnya ketidakadilan bagian dari kemungkaran,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, siapa yang melihat kemungkaran ubahlah dengan tangan, lalu jika tidak mampu maka dengan lisan, dan jika tidak mampu maka dengan hati, dan itu selemah-lemahnya iman,&amp;quot; tutup Anies.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Mantan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberikan khotbah sholat Idul Adha 2025 di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025). Anies mengingatkan manusia tuk meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim alaihissalam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagaimana dipesankan dalam Alquran bahwa harta tak hanya beredar diantara orang-orang kaya saja, giliran kita sekarang bertanya, apa yang siap kita korbankan untuk menghadirkan keadilan?&amp;quot; kata Anies saat memberikan khotbah.&#13;
&#13;
Saat ini kata Anies, umat muslim memperingati kisah kurban Nabi Ibrahim alaihissalam bersama putranya Nabi Ismail Alaihissalam. Sebuah kisah tentang ketaatan, juga kisah tentang transformasi dari pengorbanan pribadi menyembelih anak menjadi pengorbanan untuk kemaslahatan umat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tengah kota-kota kita sekarang, kesenjangan yang terjadi bukan karena takdir, melainkan hasil dari sistem yang dibiarkan berjalan tanpa dikoreksi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menerangkan, belajar dari khalifah Umar Bin Khatab, yang pada saat paceklik tak hanya memberi bantuan, tak hanya memberi santunan, tapi juga mengubah aturan.&#13;
&#13;
Tanah yang terlantar diambil dan diberikan pada yang mau menggarap, ada tanah lebih dari 3 tahun tak dikelola, ambil alih berikan pada yang mau mengerjakan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin itu adalah reformasi agraria pertama di negara Islam dan itu contoh nyata yang disebut sebagai rekayasa struktural untuk keadilan,&amp;quot; ujar Anies.&#13;
&#13;
Sebagaimana dipesankan dalam Alquran bahwa harta tak hanya beredar diantara orang-orang kaya saja. Maka, giliran setiap orang sekarang bertanya, apa yang siap dikorbankan tuk menghadirkan keadilan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi para pemimpin, bagi mereka yang hari ini berada di pemerintahan, kurban bisa berupa keberanian untuk menetapkan kebijakan yang berpihak pada seluruh rakyat meski mungkin menghadapi resistensi dari sebagian elit,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
Anies menambahkan, bagi yang punya kelebihan harta, kurban bisa berupa investasi sosial, seperti membangun sekolah komunitas, menyediakan akses air bersih, atau menciptakan lapangan pekerjaan.&#13;
&#13;
Bagi yang tak memiliki kelapangan materi dan tak punya kewenangan, kurban bisa berupa waktu, bisa berupa keahlian, mengajar anak-anak di lingkungan, memberikan praktik medis gratis, membimbing UMKM, mengorganisir komunitas belajar orang dewasa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita semua sesungguhnya memiliki bekal yang bisa dikorbankan sesuai dengan kemampuan tuk menghadirkan kemaslahatan keadilan bagi semua, inilah gerakan politik. Sesungguhnya ketidakadilan bagian dari kemungkaran,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, siapa yang melihat kemungkaran ubahlah dengan tangan, lalu jika tidak mampu maka dengan lisan, dan jika tidak mampu maka dengan hati, dan itu selemah-lemahnya iman,&amp;quot; tutup Anies.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
