<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Bakal Panggil Ridwan Kamil untuk Dalami Dugaan Korupsi Bank BJB&amp;nbsp;</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) dalam waktu dekat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145278/kpk-bakal-panggil-ridwan-kamil-untuk-dalami-dugaan-korupsi-bank-bjb-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145278/kpk-bakal-panggil-ridwan-kamil-untuk-dalami-dugaan-korupsi-bank-bjb-nbsp"/><item><title>KPK Bakal Panggil Ridwan Kamil untuk Dalami Dugaan Korupsi Bank BJB&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145278/kpk-bakal-panggil-ridwan-kamil-untuk-dalami-dugaan-korupsi-bank-bjb-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/06/337/3145278/kpk-bakal-panggil-ridwan-kamil-untuk-dalami-dugaan-korupsi-bank-bjb-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 06 Juni 2025 21:39 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/06/337/3145278/pelaksana_harian_direktur_penyidikan_kpk_budi_sukmo_wibowo-BIvD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Budi Sukmo Wibowo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/06/337/3145278/pelaksana_harian_direktur_penyidikan_kpk_budi_sukmo_wibowo-BIvD_large.jpg</image><title> Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Budi Sukmo Wibowo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) dalam waktu dekat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemanggilan RK bertujuan untuk menyelidiki lebih dalam, kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (BJB).&#13;
&#13;
Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Budi Sukmo Wibowo menjelaskan, alasan KPK mengulur waktu memanggil RK, karena terkendala keterbatasan sumber daya manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyaallah secepatnya kita panggil klarifikasi. Karena memang keterbatasan sumber daya penyidik yang sekarang ini sedang banyak sekolah juga ke luar, sehingga membagi-bagi pekerjaan,&amp;quot; kata Budi, Jumat (6/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, Budi belum merinci lebih jauh kapan waktu pastinya RK akan mendatangi Gedung Merah Putih KPK Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyaallah secepatnya, seperti apa yang saya sampaikan kemarin, akan segera dilaksanakan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, atau klarifikasi terhadap hal-hal yang terkait dengan kasus BJB,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekedar informasi, dalam kasus ini KPK telah menetapkan lima sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan iklan di PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau yang lebih dikenal dengan Bank BJB.&#13;
&#13;
Kelima tersangka itu adalah eks Dirut BJB Yuddy Renaldi (YR), pimpinan divisi corporate secretary BJB Widi Hartoto (WH), Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Suhendrik (S), dan Sophan Jaya Kusuma (SJK) yang merupakan dari pihak swasta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Tanggal 27 Februari 2025 KPK menerbitkan lima Surat Perintah Penyidikan dengan tersangka YR, WH, IAD, S, dan SJK,&amp;quot; kata Plh Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo, Kamis (13/3/2025).&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera memanggil Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) dalam waktu dekat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemanggilan RK bertujuan untuk menyelidiki lebih dalam, kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (BJB).&#13;
&#13;
Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Budi Sukmo Wibowo menjelaskan, alasan KPK mengulur waktu memanggil RK, karena terkendala keterbatasan sumber daya manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyaallah secepatnya kita panggil klarifikasi. Karena memang keterbatasan sumber daya penyidik yang sekarang ini sedang banyak sekolah juga ke luar, sehingga membagi-bagi pekerjaan,&amp;quot; kata Budi, Jumat (6/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, Budi belum merinci lebih jauh kapan waktu pastinya RK akan mendatangi Gedung Merah Putih KPK Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insyaallah secepatnya, seperti apa yang saya sampaikan kemarin, akan segera dilaksanakan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, atau klarifikasi terhadap hal-hal yang terkait dengan kasus BJB,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekedar informasi, dalam kasus ini KPK telah menetapkan lima sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan iklan di PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten atau yang lebih dikenal dengan Bank BJB.&#13;
&#13;
Kelima tersangka itu adalah eks Dirut BJB Yuddy Renaldi (YR), pimpinan divisi corporate secretary BJB Widi Hartoto (WH), Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Suhendrik (S), dan Sophan Jaya Kusuma (SJK) yang merupakan dari pihak swasta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Tanggal 27 Februari 2025 KPK menerbitkan lima Surat Perintah Penyidikan dengan tersangka YR, WH, IAD, S, dan SJK,&amp;quot; kata Plh Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo, Kamis (13/3/2025).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
