<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan Penghubung Antardesa di Pangandaran Tidak Dapat Dilalui Imbas Banjir</title><description>BNPB melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana, di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya, bencana banjir yang menimpa Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/525/3145272/jembatan-penghubung-antardesa-di-pangandaran-tidak-dapat-dilalui-imbas-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/06/525/3145272/jembatan-penghubung-antardesa-di-pangandaran-tidak-dapat-dilalui-imbas-banjir"/><item><title>Jembatan Penghubung Antardesa di Pangandaran Tidak Dapat Dilalui Imbas Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/06/525/3145272/jembatan-penghubung-antardesa-di-pangandaran-tidak-dapat-dilalui-imbas-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/06/525/3145272/jembatan-penghubung-antardesa-di-pangandaran-tidak-dapat-dilalui-imbas-banjir</guid><pubDate>Jum'at 06 Juni 2025 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/06/525/3145272/illustrasi_banjir_di_pangandaran-7t0O_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi Banjir di Pangandaran (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/06/525/3145272/illustrasi_banjir_di_pangandaran-7t0O_large.jpg</image><title>Illustrasi Banjir di Pangandaran (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana, di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya, bencana banjir yang menimpa Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, banjir tersebut telah surut pada hari Kamis 5 Juni 2025 kemarin.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga melaporkan jembatan penghubung yang terdampak banjir tidak dapat dilalui. Infrastruktur ini dibutuhkan warga sebagai penghubung antar dusun,&amp;quot; kata Muhari, Jumat (6/6/2025).&#13;
&#13;
Dia menyampaikan, wilayah yang terkena banjir berada di Desa Ciganteng dan Kedungwulu, Kecamatan Padaherang. Saat itu, banjir berdampak pada 210 KK (698 jiwa).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan kerugian material meliputi rumah terdampak 210 unit, jembatan 2 unit dan fasilitas ibadah 2 unit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Insiden terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (4/6). Tumpukan sampah menyumbat aliran air Sungai Ciganjeng saat debit air hujan besar hingga meluap ke pemukiman,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana, di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya, bencana banjir yang menimpa Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan, banjir tersebut telah surut pada hari Kamis 5 Juni 2025 kemarin.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga melaporkan jembatan penghubung yang terdampak banjir tidak dapat dilalui. Infrastruktur ini dibutuhkan warga sebagai penghubung antar dusun,&amp;quot; kata Muhari, Jumat (6/6/2025).&#13;
&#13;
Dia menyampaikan, wilayah yang terkena banjir berada di Desa Ciganteng dan Kedungwulu, Kecamatan Padaherang. Saat itu, banjir berdampak pada 210 KK (698 jiwa).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan kerugian material meliputi rumah terdampak 210 unit, jembatan 2 unit dan fasilitas ibadah 2 unit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Insiden terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (4/6). Tumpukan sampah menyumbat aliran air Sungai Ciganjeng saat debit air hujan besar hingga meluap ke pemukiman,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
