<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesaksian Warga Kapuk Muara saat Kebakaran Hebat: Sedang Dengar Khutbah Jumat</title><description>Kebakaran hebat terjadi di kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat 6 Juni 2025, siang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145388/kesaksian-warga-kapuk-muara-saat-kebakaran-hebat-sedang-dengar-khutbah-jumat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145388/kesaksian-warga-kapuk-muara-saat-kebakaran-hebat-sedang-dengar-khutbah-jumat"/><item><title>Kesaksian Warga Kapuk Muara saat Kebakaran Hebat: Sedang Dengar Khutbah Jumat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145388/kesaksian-warga-kapuk-muara-saat-kebakaran-hebat-sedang-dengar-khutbah-jumat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145388/kesaksian-warga-kapuk-muara-saat-kebakaran-hebat-sedang-dengar-khutbah-jumat</guid><pubDate>Sabtu 07 Juni 2025 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/07/338/3145388/kesaksian_warga_kapuk_muara_saat_kebakaran_hebat_sedang_dengar_khutbah_jumat-8Dmr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kesaksian Warga Kapuk Muara saat Kebakaran Hebat: Sedang Dengar Khutbah Jumat (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/07/338/3145388/kesaksian_warga_kapuk_muara_saat_kebakaran_hebat_sedang_dengar_khutbah_jumat-8Dmr_large.jpg</image><title>Kesaksian Warga Kapuk Muara saat Kebakaran Hebat: Sedang Dengar Khutbah Jumat (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat 6 Juni 2025, siang. Peristiwa ini terjadi ketika warga tengah menunaikan Sholat Jumat.&#13;
&#13;
Salah satu warga bernama Tikol (55) mengaku kaget ketika tengah mendengarkan khotbah Jumat, tiba-tiba pemukimannya dilanda kebakaran. Dia langsung bergegas meninggalkan masjid, untuk mengevakuasi barang berharganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lagi dengerin Khutbah Jumat. Tiba-tiba api besar, terus saya lari. Lihat itu api besar,&amp;quot; kata Tikol di lokasi kejadian, Sabtu (7/6/2025).&#13;
&#13;
Surat-surat berharga seperti KTP, KK serta kendaraan roda dua saja yang bisa dia selamatkan dari musibah kebakaran ini. Sementara barang elektronik lainnya dilalap sijago merah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat udah udah selamat. (Barang lain) Nggak kena, hangus semua. Ya, TV, kulkas, mesin cuci. Sisa motor aja, motor pas diluar saya langsung lari ngambil tas aja surat-surat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kini seluruh bangunan tinggal di Kampung Rawa Indah hancur dan rata dengan tanah. Sebab bangunan tersebut, mayoritas terbuat dari kayu lapis alias tripleks. &amp;quot;Tripleks bangunannya, kalau yang bangunannya pakai hebel begini, ya masih utuh,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mencatat, 500 rumah hangus terbakar akibat musibah itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kebakaran menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen yang berada di kawasan padat tersebut. Selain itu, 3 unit lapak warung serta 1 unit gudang turut terdampak dalam kejadian ini,&amp;quot; kata Isnawa.&#13;
&#13;
Meski tak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran ini mengharuskan 2.000 orang mengungsi. Kini ribuan jiwa tersebut ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di lahan milik PT. DHI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah pengungsi sementara tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebakaran hebat terjadi di kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat 6 Juni 2025, siang. Peristiwa ini terjadi ketika warga tengah menunaikan Sholat Jumat.&#13;
&#13;
Salah satu warga bernama Tikol (55) mengaku kaget ketika tengah mendengarkan khotbah Jumat, tiba-tiba pemukimannya dilanda kebakaran. Dia langsung bergegas meninggalkan masjid, untuk mengevakuasi barang berharganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lagi dengerin Khutbah Jumat. Tiba-tiba api besar, terus saya lari. Lihat itu api besar,&amp;quot; kata Tikol di lokasi kejadian, Sabtu (7/6/2025).&#13;
&#13;
Surat-surat berharga seperti KTP, KK serta kendaraan roda dua saja yang bisa dia selamatkan dari musibah kebakaran ini. Sementara barang elektronik lainnya dilalap sijago merah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Surat udah udah selamat. (Barang lain) Nggak kena, hangus semua. Ya, TV, kulkas, mesin cuci. Sisa motor aja, motor pas diluar saya langsung lari ngambil tas aja surat-surat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kini seluruh bangunan tinggal di Kampung Rawa Indah hancur dan rata dengan tanah. Sebab bangunan tersebut, mayoritas terbuat dari kayu lapis alias tripleks. &amp;quot;Tripleks bangunannya, kalau yang bangunannya pakai hebel begini, ya masih utuh,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mencatat, 500 rumah hangus terbakar akibat musibah itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kebakaran menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen yang berada di kawasan padat tersebut. Selain itu, 3 unit lapak warung serta 1 unit gudang turut terdampak dalam kejadian ini,&amp;quot; kata Isnawa.&#13;
&#13;
Meski tak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran ini mengharuskan 2.000 orang mengungsi. Kini ribuan jiwa tersebut ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di lahan milik PT. DHI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah pengungsi sementara tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
