<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Kapuk Muara, Mushola Berdiri Kokoh Ketika Bangunan Sekitarnya Rata dengan Tanah</title><description>Mushola Baitul Rohman tetap berdiri kokoh ketika seluruh bangunan rumah warga di Kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, rata dengan tanag usai kebakaran hebat pada Jumat (7/6/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145401/kebakaran-kapuk-muara-mushola-berdiri-kokoh-ketika-bangunan-sekitarnya-rata-dengan-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145401/kebakaran-kapuk-muara-mushola-berdiri-kokoh-ketika-bangunan-sekitarnya-rata-dengan-tanah"/><item><title>Kebakaran Kapuk Muara, Mushola Berdiri Kokoh Ketika Bangunan Sekitarnya Rata dengan Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145401/kebakaran-kapuk-muara-mushola-berdiri-kokoh-ketika-bangunan-sekitarnya-rata-dengan-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/07/338/3145401/kebakaran-kapuk-muara-mushola-berdiri-kokoh-ketika-bangunan-sekitarnya-rata-dengan-tanah</guid><pubDate>Sabtu 07 Juni 2025 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/07/338/3145401/kebakaran_kapuk_muara_mushola_berdiri_kokoh_ketika_bangunan_sekitarnya_rata_dengan_tanah-xz6J_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran Kapuk Muara, Mushola Berdiri Kokoh Ketika Bangunan Sekitarnya Rata dengan Tanah (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/07/338/3145401/kebakaran_kapuk_muara_mushola_berdiri_kokoh_ketika_bangunan_sekitarnya_rata_dengan_tanah-xz6J_large.jpg</image><title>Kebakaran Kapuk Muara, Mushola Berdiri Kokoh Ketika Bangunan Sekitarnya Rata dengan Tanah (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mushola Baitul Rohman tetap berdiri kokoh ketika seluruh bangunan rumah warga di Kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, rata dengan tanag usai kebakaran hebat pada Jumat (7/6/2025). Nampak tembok musala tak hancur meski menimbulkan bekas kebakaran berwarna hitam.&#13;
&#13;
Marbot mushola Samsudin menceritakan, saat kejadian kebakaran dirinya sedang berada di tempat beribadah itu untuk melaksanakan Sholat Jumat. Namun, baru selesai menunaikan sholat sunnah, dia mendengar pemukiman dilanda kebakaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian, lagi Sholat Jumat, habis sholat sunah terus duduk, terus terjadi itu kebakaran,&amp;quot; ujar Samsudin saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengetahui kebakaran tersebut, dia langsung meninggalkan masjid untuk mengevakuasi barang berharganya di rumah yang berada di samping Musala Baitul Rohman. Namun barang miliknya tak semuanya berhasil dievakuasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah enggak keburu, TV, pakaian, kulkas yang baru ludes. Surat-surat kaya KK, KTP yang kebawa, barang anak sekolah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Rumah tinggalnya pun hangus terbakar karena dibangun dari tripleks. Sedangkan Mushola Baitul Rohman tak hancur karena dibangun menggunakan hebel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya hancur rumah saya karena tripleks. Kalau mushola, ini termasuk plesteran bagus ya, sudah diplester ditambal lagi, jadi kokoh,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mencatat, 500 rumah hangus terbakar akibat musibah itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kebakaran menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen yang berada di kawasan padat tersebut. Selain itu, 3 unit lapak warung serta 1 unit gudang turut terdampak dalam kejadian ini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Meski tak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran ini mengharuskan 2.000 orang mengungsi. Kini ribuan jiwa tersebut ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di lahan milik PT. DHI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah pengungsi sementara tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mushola Baitul Rohman tetap berdiri kokoh ketika seluruh bangunan rumah warga di Kampung Rawa Indah, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, rata dengan tanag usai kebakaran hebat pada Jumat (7/6/2025). Nampak tembok musala tak hancur meski menimbulkan bekas kebakaran berwarna hitam.&#13;
&#13;
Marbot mushola Samsudin menceritakan, saat kejadian kebakaran dirinya sedang berada di tempat beribadah itu untuk melaksanakan Sholat Jumat. Namun, baru selesai menunaikan sholat sunnah, dia mendengar pemukiman dilanda kebakaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian, lagi Sholat Jumat, habis sholat sunah terus duduk, terus terjadi itu kebakaran,&amp;quot; ujar Samsudin saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengetahui kebakaran tersebut, dia langsung meninggalkan masjid untuk mengevakuasi barang berharganya di rumah yang berada di samping Musala Baitul Rohman. Namun barang miliknya tak semuanya berhasil dievakuasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah enggak keburu, TV, pakaian, kulkas yang baru ludes. Surat-surat kaya KK, KTP yang kebawa, barang anak sekolah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Rumah tinggalnya pun hangus terbakar karena dibangun dari tripleks. Sedangkan Mushola Baitul Rohman tak hancur karena dibangun menggunakan hebel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya hancur rumah saya karena tripleks. Kalau mushola, ini termasuk plesteran bagus ya, sudah diplester ditambal lagi, jadi kokoh,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mencatat, 500 rumah hangus terbakar akibat musibah itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kebakaran menghanguskan kurang lebih 500 unit rumah semi permanen yang berada di kawasan padat tersebut. Selain itu, 3 unit lapak warung serta 1 unit gudang turut terdampak dalam kejadian ini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Meski tak menimbulkan korban jiwa, dampak kebakaran ini mengharuskan 2.000 orang mengungsi. Kini ribuan jiwa tersebut ditampung di tenda pengungsian yang didirikan di lahan milik PT. DHI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jumlah pengungsi sementara tercatat sebanyak kurang lebih 400 kepala keluarga atau sekitar 2.000 jiwa,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
