<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelar Ratas dengan Prabowo di Istana, Mendagri: Bahas Giant Sea Wall hingga Pengelolaan Sampah</title><description>Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri terkait di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/6/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146109/gelar-ratas-dengan-prabowo-di-istana-mendagri-bahas-giant-sea-wall-hingga-pengelolaan-sampah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146109/gelar-ratas-dengan-prabowo-di-istana-mendagri-bahas-giant-sea-wall-hingga-pengelolaan-sampah"/><item><title>Gelar Ratas dengan Prabowo di Istana, Mendagri: Bahas Giant Sea Wall hingga Pengelolaan Sampah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146109/gelar-ratas-dengan-prabowo-di-istana-mendagri-bahas-giant-sea-wall-hingga-pengelolaan-sampah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146109/gelar-ratas-dengan-prabowo-di-istana-mendagri-bahas-giant-sea-wall-hingga-pengelolaan-sampah</guid><pubDate>Selasa 10 Juni 2025 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/10/337/3146109/mendagri_tito_karnavian-2rW8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/10/337/3146109/mendagri_tito_karnavian-2rW8_large.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri terkait di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/6/2025).&#13;
&#13;
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan, rapat tersebut akan membahas mengenai giant sea wall hingga pengelolaan sampah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya rapat, diundang rapat, informasinya mengenai giant sea wall, sama masalah lingkungan hidup, masalah pengelolaan sampah,&amp;rdquo; kata Tito kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tito menjelaskan, pengelolaan sampah di sejumlah daerah akan melibatkan masyarakat. Tujuannya, agar sampah bisa diolah dan bisa menjadi nilai ekonomi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada juga yang menggunakan metode hilir seperti di Jakarta kan Hilir itu artinya kita kan hanya mengumpulkan di bak-bak sampah, tidak mengolah sendiri. Setelah itu kan nanti diangkut ke tempat pembuangan akhir, seperti di Bantarang Gebang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apakah kita mau terapkan hulu-hilir atau ke hulu saja atau ke hilir saja karena beberapa praktek ada yang berbasis hulu, ada yang berbasis hilir ada juga yang hulu-hilir melibatkan masyarakat dan juga kalau ada di tempat pembuangan akhirnya juga diolah untuk menjadi nilai ekonomis,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri terkait di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/6/2025).&#13;
&#13;
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan, rapat tersebut akan membahas mengenai giant sea wall hingga pengelolaan sampah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya rapat, diundang rapat, informasinya mengenai giant sea wall, sama masalah lingkungan hidup, masalah pengelolaan sampah,&amp;rdquo; kata Tito kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tito menjelaskan, pengelolaan sampah di sejumlah daerah akan melibatkan masyarakat. Tujuannya, agar sampah bisa diolah dan bisa menjadi nilai ekonomi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada juga yang menggunakan metode hilir seperti di Jakarta kan Hilir itu artinya kita kan hanya mengumpulkan di bak-bak sampah, tidak mengolah sendiri. Setelah itu kan nanti diangkut ke tempat pembuangan akhir, seperti di Bantarang Gebang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apakah kita mau terapkan hulu-hilir atau ke hulu saja atau ke hilir saja karena beberapa praktek ada yang berbasis hulu, ada yang berbasis hilir ada juga yang hulu-hilir melibatkan masyarakat dan juga kalau ada di tempat pembuangan akhirnya juga diolah untuk menjadi nilai ekonomis,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
