<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Prabowo Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2029</title><description>Presiden Prabowo Subianto menargetkan masalah sampah tuntas pada 2029.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146163/presiden-prabowo-targetkan-masalah-sampah-tuntas-2029</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146163/presiden-prabowo-targetkan-masalah-sampah-tuntas-2029"/><item><title>Presiden Prabowo Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2029</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146163/presiden-prabowo-targetkan-masalah-sampah-tuntas-2029</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/10/337/3146163/presiden-prabowo-targetkan-masalah-sampah-tuntas-2029</guid><pubDate>Selasa 10 Juni 2025 18:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/10/337/3146163/hanif_faisol_nurofiq-bOxy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq/Foto:  Binti Mufarida-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/10/337/3146163/hanif_faisol_nurofiq-bOxy_large.jpg</image><title>Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq/Foto:  Binti Mufarida-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan masalah sampah tuntas pada 2029. Target ini telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).&#13;
&#13;
Penegasan ini tersiar usai Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri untuk rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6/2025). Hadir di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Investasi dan Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kami dengan Bapak Mendagri diminta Bapak Presiden untuk kemudian fokus terkait dengan sampah, dengan Pak Rosan. Jadi Bapak sudah menargetkan di dalam RPJMN-nya beliau 2029 mestinya sampah selesai,&amp;rdquo; kata Hanif kepada awak media usai rapat terbatas dengan Presiden.&#13;
&#13;
Berbagai strategi telah dirancang untuk mewujudkan target tersebut. Pendekatan dilakukan dari hulu hingga hilir, melibatkan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga teknologi Waste to Energy dan Refuse-Derived Fuel (RDF).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga segala strategi telah kita susun bersama melalui beberapa pendekatan. Mulai dari pendekatan hulu, TPS-3R, TPS-T, dan pendekatan hilir, Waste to Energy, maupun RDF,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi ini sedang kita susun bersama-sama. Bapak Presiden minta dalam waktu segera kita berakselerasi dengan pemerintah daerah. Karena tanggung jawab sampah ini sesuai dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 2008 itu pemerintah daerah,&amp;rdquo; tambah Hanif.&#13;
&#13;
Hanif pun menegaskan bahwa pihaknya bersama Mendagri akan segera memimpin pembahasan lanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan daerah guna merumuskan langkah konkret percepatan pengelolaan sampah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga nanti kami dengan Pak Mendagri akan bersama-sama sesuai arahan Bapak Presiden menglead untuk kemudian diskusi langkah-langkah penyelesaian lebih lanjut,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menargetkan masalah sampah tuntas pada 2029. Target ini telah tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).&#13;
&#13;
Penegasan ini tersiar usai Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri untuk rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6/2025). Hadir di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Investasi dan Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi kami dengan Bapak Mendagri diminta Bapak Presiden untuk kemudian fokus terkait dengan sampah, dengan Pak Rosan. Jadi Bapak sudah menargetkan di dalam RPJMN-nya beliau 2029 mestinya sampah selesai,&amp;rdquo; kata Hanif kepada awak media usai rapat terbatas dengan Presiden.&#13;
&#13;
Berbagai strategi telah dirancang untuk mewujudkan target tersebut. Pendekatan dilakukan dari hulu hingga hilir, melibatkan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga teknologi Waste to Energy dan Refuse-Derived Fuel (RDF).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga segala strategi telah kita susun bersama melalui beberapa pendekatan. Mulai dari pendekatan hulu, TPS-3R, TPS-T, dan pendekatan hilir, Waste to Energy, maupun RDF,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi ini sedang kita susun bersama-sama. Bapak Presiden minta dalam waktu segera kita berakselerasi dengan pemerintah daerah. Karena tanggung jawab sampah ini sesuai dengan Undang-Undang nomor 18 tahun 2008 itu pemerintah daerah,&amp;rdquo; tambah Hanif.&#13;
&#13;
Hanif pun menegaskan bahwa pihaknya bersama Mendagri akan segera memimpin pembahasan lanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan daerah guna merumuskan langkah konkret percepatan pengelolaan sampah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga nanti kami dengan Pak Mendagri akan bersama-sama sesuai arahan Bapak Presiden menglead untuk kemudian diskusi langkah-langkah penyelesaian lebih lanjut,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
