<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Pengolahan Karet, KPK Periksa Kepala Biro Perencanaan Kementan</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet pada Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021-2023.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/16/337/3147772/kasus-pengolahan-karet-kpk-periksa-kepala-biro-perencanaan-kementan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/16/337/3147772/kasus-pengolahan-karet-kpk-periksa-kepala-biro-perencanaan-kementan"/><item><title>Kasus Pengolahan Karet, KPK Periksa Kepala Biro Perencanaan Kementan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/16/337/3147772/kasus-pengolahan-karet-kpk-periksa-kepala-biro-perencanaan-kementan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/16/337/3147772/kasus-pengolahan-karet-kpk-periksa-kepala-biro-perencanaan-kementan</guid><pubDate>Senin 16 Juni 2025 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/16/337/3147772/kasus_pengolahan_karet_kpk_periksa_kepala_biro_perencanaan_kementan-GbO2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Pengolahan Karet, KPK Periksa Kepala Biro Perencanaan Kementan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/16/337/3147772/kasus_pengolahan_karet_kpk_periksa_kepala_biro_perencanaan_kementan-GbO2_large.jpg</image><title>Kasus Pengolahan Karet, KPK Periksa Kepala Biro Perencanaan Kementan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet pada Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021-2023. Hari ini, tim penyidik Lembaga Antirasuah menjadwalkan pemanggilan terhadap Kepala Biro Perencanaan Kementan, I Ketut Kariyasa sebagai saksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait pengadaan sarana fasilitas pengolahan karet di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun anggaran 2021-2023,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Senin (16/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saksi sudah memenuhi panggilan tim penyidik Lembaga Antirasuah untuk menjalani pemeriksaan. Namun, belum diketahui materi apa yang akan digali penyidik dari keterangan mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut, Kementan melakukan pengadaan fasilitas pengolahan karet untuk disalurkan kepada petani karet.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah asam ini, pengadaan asam ini itu, jadi sudah ada barangnya gitu, ada pabrik pupuk di Jawa Barat ini menghasilkan asam itu. Nah ini diperlukan dalam pengentalan karet,&amp;quot; kata Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis 28 November 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, pihak Kementan lalu mengadakanlah atau membeli pengadaan produk itu untuk nantinya disalurkan kepada para petani karet,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Asep mengungkapkan bahwa dalam pengadaan tersebut justru terjadi penggelembungan harga. &amp;quot;Cuma yang terjadi adalah, terjadi penggelembungan harga di situ, jadi harganya tadinya yang dijual misalnya Rp10 ribu per sekian liter, menjadi Rp50 ribu per sekian liter,&amp;quot; ucap Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi lebih mahal gitu, dinaikkan harganya. Di situ, jadi terjadi penggelembungan harga,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp75 miliar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa sarana pengolahan karet pada Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021-2023. Hari ini, tim penyidik Lembaga Antirasuah menjadwalkan pemanggilan terhadap Kepala Biro Perencanaan Kementan, I Ketut Kariyasa sebagai saksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait pengadaan sarana fasilitas pengolahan karet di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun anggaran 2021-2023,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya, Senin (16/6/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saksi sudah memenuhi panggilan tim penyidik Lembaga Antirasuah untuk menjalani pemeriksaan. Namun, belum diketahui materi apa yang akan digali penyidik dari keterangan mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa dalam kasus tersebut, Kementan melakukan pengadaan fasilitas pengolahan karet untuk disalurkan kepada petani karet.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah asam ini, pengadaan asam ini itu, jadi sudah ada barangnya gitu, ada pabrik pupuk di Jawa Barat ini menghasilkan asam itu. Nah ini diperlukan dalam pengentalan karet,&amp;quot; kata Asep saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis 28 November 2024.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, pihak Kementan lalu mengadakanlah atau membeli pengadaan produk itu untuk nantinya disalurkan kepada para petani karet,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Asep mengungkapkan bahwa dalam pengadaan tersebut justru terjadi penggelembungan harga. &amp;quot;Cuma yang terjadi adalah, terjadi penggelembungan harga di situ, jadi harganya tadinya yang dijual misalnya Rp10 ribu per sekian liter, menjadi Rp50 ribu per sekian liter,&amp;quot; ucap Asep.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi lebih mahal gitu, dinaikkan harganya. Di situ, jadi terjadi penggelembungan harga,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp75 miliar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
