<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polda Metro Klarifikasi SMAN 6 Surakarta dan UGM Terkait Berita Bohong Ijazah Palsu Jokowi</title><description>Polda Metro terus melakukan penyelidikan kasus berita bohong terkait tudingan ijazah palsu yang dilaporkan Jokowi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/18/337/3148280/polda-metro-klarifikasi-sman-6-surakarta-dan-ugm-terkait-berita-bohong-ijazah-palsu-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/18/337/3148280/polda-metro-klarifikasi-sman-6-surakarta-dan-ugm-terkait-berita-bohong-ijazah-palsu-jokowi"/><item><title>Polda Metro Klarifikasi SMAN 6 Surakarta dan UGM Terkait Berita Bohong Ijazah Palsu Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/18/337/3148280/polda-metro-klarifikasi-sman-6-surakarta-dan-ugm-terkait-berita-bohong-ijazah-palsu-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/18/337/3148280/polda-metro-klarifikasi-sman-6-surakarta-dan-ugm-terkait-berita-bohong-ijazah-palsu-jokowi</guid><pubDate>Rabu 18 Juni 2025 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/18/337/3148280/ade_ary-e0sC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi/Foto: Dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/18/337/3148280/ade_ary-e0sC_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi/Foto: Dok Okezone</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan kasus berita bohong terkait tudingan ijazah palsu yang dilaporkan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Terkini, polisi telah melakukan klarifikasi terhadap SMAN 6 Surakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan terbaru, upaya yang dilakukan penyelidik beberapa hari terakhir ini adalah melakukan klarifikasi terhadap salah satu SMA negeri di Surakarta dan universitas di Yogyakarta,&amp;quot; ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (18/6/2025).&#13;
&#13;
Ade menjelaskan rangkaian klarifikasi ini merupakan proses pengumpulan fakta dalam tahap penyelidikan. Proses ini pun masih akan terus berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara, gelar perkara baru akan dilakukan setelah polisi telah melakukan klarifikasi dari pihak pelapor hingga saksi. Bahkan polisi juga akan menguji dulu barang bukti yang ada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baru setelah itu dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah peristiwa yang dilaporkan itu ada dugaan tindak pidana atau tidak,&amp;quot; jelas dia.&#13;
&#13;
Saat ditanya berapa jumlah saksi yang telah diperiksa atas perkara ini, Ade Ary tak merinci. Polisi menurutnya akan menyampaikan secara utuh nantinya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, Jokowi melaporkan lima orang berinisial berinisial RS, ES, RS, T dan K terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Mereka dilaporkan atas pasal fitnah hingga pencemaran nama baik.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri telah menyatakan bahwa ijazah milik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) identik atau asli.&#13;
&#13;
Hal itu dipastikan seusai dilakukan uji laboratorium forensik (labfor) terkait dengan surat tanda tamat belajar di Universitas Gadjah Mada (UGM).&#13;
&#13;
Pengujian labfor tersebut mencakup pengecekan dari bahan kertas, pengaman kertas, bahan cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan dari dekan dan rektor.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan kasus berita bohong terkait tudingan ijazah palsu yang dilaporkan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Terkini, polisi telah melakukan klarifikasi terhadap SMAN 6 Surakarta dan Universitas Gadjah Mada (UGM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan terbaru, upaya yang dilakukan penyelidik beberapa hari terakhir ini adalah melakukan klarifikasi terhadap salah satu SMA negeri di Surakarta dan universitas di Yogyakarta,&amp;quot; ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (18/6/2025).&#13;
&#13;
Ade menjelaskan rangkaian klarifikasi ini merupakan proses pengumpulan fakta dalam tahap penyelidikan. Proses ini pun masih akan terus berlangsung.&#13;
&#13;
Sementara, gelar perkara baru akan dilakukan setelah polisi telah melakukan klarifikasi dari pihak pelapor hingga saksi. Bahkan polisi juga akan menguji dulu barang bukti yang ada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baru setelah itu dilakukan gelar perkara untuk menentukan apakah peristiwa yang dilaporkan itu ada dugaan tindak pidana atau tidak,&amp;quot; jelas dia.&#13;
&#13;
Saat ditanya berapa jumlah saksi yang telah diperiksa atas perkara ini, Ade Ary tak merinci. Polisi menurutnya akan menyampaikan secara utuh nantinya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekadar informasi, Jokowi melaporkan lima orang berinisial berinisial RS, ES, RS, T dan K terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Mereka dilaporkan atas pasal fitnah hingga pencemaran nama baik.&#13;
&#13;
Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri telah menyatakan bahwa ijazah milik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) identik atau asli.&#13;
&#13;
Hal itu dipastikan seusai dilakukan uji laboratorium forensik (labfor) terkait dengan surat tanda tamat belajar di Universitas Gadjah Mada (UGM).&#13;
&#13;
Pengujian labfor tersebut mencakup pengecekan dari bahan kertas, pengaman kertas, bahan cetak, tinta tulisan tangan, cap stempel, dan tinta tanda tangan dari dekan dan rektor.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
