<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswi Universitas Negeri Tewas Diduga Usai Lakukan Aborsi</title><description>Seorang mahasiswi berinisial SL (20) tewas diduga mengalami pendarahan usai melakukan aborsi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/19/340/3148654/mahasiswi-universitas-negeri-tewas-diduga-usai-lakukan-aborsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/19/340/3148654/mahasiswi-universitas-negeri-tewas-diduga-usai-lakukan-aborsi"/><item><title>Mahasiswi Universitas Negeri Tewas Diduga Usai Lakukan Aborsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/19/340/3148654/mahasiswi-universitas-negeri-tewas-diduga-usai-lakukan-aborsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/19/340/3148654/mahasiswi-universitas-negeri-tewas-diduga-usai-lakukan-aborsi</guid><pubDate>Kamis 19 Juni 2025 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/19/340/3148654/aborsi-8Wtm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswi tewas diduga usai melakukan aborsi/Foto: Dok Polisi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/19/340/3148654/aborsi-8Wtm_large.jpg</image><title>Mahasiswi tewas diduga usai melakukan aborsi/Foto: Dok Polisi</title></images><description>BANDAR LAMPUNG - Seorang mahasiswi berinisial SL (20) tewas diduga mengalami pendarahan usai melakukan aborsi. Kapolsek Kedaton AKP Budi Harto membenarkan informasi terkait tewasnya mahasiswa Universitas Negeri di Bandar Lampung tersebut.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, polisi menerima informasi dari teman kos korban, yang melihat SL dalam keadaan lemas akibat pendarahan&#13;
di kamarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menerima laporan ada seorang mahasiswi yang ditemukan tak sadarkan diri di kosan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh teman-teman. Tapi sepertinya korban sudah meninggal di perjalanan,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&#13;
Pascamendapatkan laporan, tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari temuan awal, terdapat pendarahan parah dari bagian vital korban. Fakta ini memperkuat dugaan korban melakukan aborsi secara sembunyi-sembunyi.&#13;
&#13;
Sementara itu, polisi tidak menemukan adanya janin atau jasad bayi yang baru dilahirkan. &amp;quot;Dugaan aborsi memang menguat, tapi kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Saat ini, jenazah mahasiswi tersebut berada di ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Kepolisian tengah mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian. Termasuk menelusuri keberadaan janin yang hingga kini belum diketahui.&#13;
</description><content:encoded>BANDAR LAMPUNG - Seorang mahasiswi berinisial SL (20) tewas diduga mengalami pendarahan usai melakukan aborsi. Kapolsek Kedaton AKP Budi Harto membenarkan informasi terkait tewasnya mahasiswa Universitas Negeri di Bandar Lampung tersebut.&#13;
&#13;
Budi menjelaskan, polisi menerima informasi dari teman kos korban, yang melihat SL dalam keadaan lemas akibat pendarahan&#13;
di kamarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menerima laporan ada seorang mahasiswi yang ditemukan tak sadarkan diri di kosan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh teman-teman. Tapi sepertinya korban sudah meninggal di perjalanan,&amp;quot; ujar Budi.&#13;
&#13;
Pascamendapatkan laporan, tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari temuan awal, terdapat pendarahan parah dari bagian vital korban. Fakta ini memperkuat dugaan korban melakukan aborsi secara sembunyi-sembunyi.&#13;
&#13;
Sementara itu, polisi tidak menemukan adanya janin atau jasad bayi yang baru dilahirkan. &amp;quot;Dugaan aborsi memang menguat, tapi kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Saat ini, jenazah mahasiswi tersebut berada di ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Kepolisian tengah mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian. Termasuk menelusuri keberadaan janin yang hingga kini belum diketahui.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
