<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria di Bandung Barat Positif Virus Hanta, Dinkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi</title><description>Seorang pria berinisial O (52), warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinyatakan positif terpapar Virus Hanta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/19/525/3148634/pria-di-bandung-barat-positif-virus-hanta-dinkes-lakukan-penyelidikan-epidemiologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/19/525/3148634/pria-di-bandung-barat-positif-virus-hanta-dinkes-lakukan-penyelidikan-epidemiologi"/><item><title>Pria di Bandung Barat Positif Virus Hanta, Dinkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/19/525/3148634/pria-di-bandung-barat-positif-virus-hanta-dinkes-lakukan-penyelidikan-epidemiologi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/19/525/3148634/pria-di-bandung-barat-positif-virus-hanta-dinkes-lakukan-penyelidikan-epidemiologi</guid><pubDate>Kamis 19 Juni 2025 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Haryanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/19/525/3148634/dinkes-Fyo1_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Dinas Kesehatan, KBB, Dr Ridwan Abdullah Putra/ Foto: Adi Haryanto-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/19/525/3148634/dinkes-Fyo1_large.jpg</image><title>Kepala Dinas Kesehatan, KBB, Dr Ridwan Abdullah Putra/ Foto: Adi Haryanto-Okezone</title></images><description>BANDUNG BARAT - Seorang pria berinisial O (52), warga Desa Bojongkoneng, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinyatakan positif terpapar Virus Hanta. Buruh bangunan itu dinyatakan terpapar melalui hasil uji lab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan RI di Salatiga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar, ada satu warga KBB dari Kecamatan Ngamprah berinisial O (52) yang terkena Virus Hanta,&amp;quot; kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Dr Ridwan Abdullah Putra di Ngamprah, Kamis (19/6/2025).&#13;
&#13;
Temuan kasus ini berawal saat yang bersangkutan mengalami gejala pusing, demam, nyeri lambung, serta mual muntah ketika bekerja, sejak 2 Mei 2025. Pasien mengaku sempat digigit tikus saat bekerja di proyek bangunan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai akhirnya pasien itu dirawat di RSHS Kota Bandung dengan dugaan awal Leptospirosis. Namun setelah hasil laboratorium keluar ternyata positif Virus Hanta,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dr Ridwan lantas menginstruksikan Tim Surveilans Puskesmas Ngamprah melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap pasien, keluarga, dan lingkungan sekitar. Beruntung, tidak ada keluarga pasien dan warga sekitar yang terindikasi mengalami gejala serupa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kasus ini menjadi pengingat penting tentang kesiapsiagaan menghadapi penyakit langka seperti Vurus Hanta. Mitigasi dan respons cepat akan kami lakukan untuk melindungi masyarakat dari virus ini,&amp;quot; tegasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dinas Kesehatan KBB berkomitmen terus melakukan pemantauan aktif guna memastikan masyarakat terlindungi dari ancaman penyakit menular. Termasuk mengimbau masyarakat agar waspada khususnya bagi pekerja lapangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gunakan APD, hindari lingkungan kotor, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala-gejala seperti demam, muntah, dan tubuh lemah secara tiba-tiba,&amp;rdquo; pintanya.&#13;
&#13;
Seperti diketahui Virus Hanta merupakan virus langka di Indonesia dan tergolong penyakit zoonosis yang ditularkan melalui gigitan atau paparan urin, air liur, maupun kotoran dari tikus.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Virus ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Virus ini bukan penyakit umum, tetapi dapat mematikan jika tidak segera ditangani.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG BARAT - Seorang pria berinisial O (52), warga Desa Bojongkoneng, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dinyatakan positif terpapar Virus Hanta. Buruh bangunan itu dinyatakan terpapar melalui hasil uji lab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan RI di Salatiga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar, ada satu warga KBB dari Kecamatan Ngamprah berinisial O (52) yang terkena Virus Hanta,&amp;quot; kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Dr Ridwan Abdullah Putra di Ngamprah, Kamis (19/6/2025).&#13;
&#13;
Temuan kasus ini berawal saat yang bersangkutan mengalami gejala pusing, demam, nyeri lambung, serta mual muntah ketika bekerja, sejak 2 Mei 2025. Pasien mengaku sempat digigit tikus saat bekerja di proyek bangunan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai akhirnya pasien itu dirawat di RSHS Kota Bandung dengan dugaan awal Leptospirosis. Namun setelah hasil laboratorium keluar ternyata positif Virus Hanta,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dr Ridwan lantas menginstruksikan Tim Surveilans Puskesmas Ngamprah melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap pasien, keluarga, dan lingkungan sekitar. Beruntung, tidak ada keluarga pasien dan warga sekitar yang terindikasi mengalami gejala serupa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kasus ini menjadi pengingat penting tentang kesiapsiagaan menghadapi penyakit langka seperti Vurus Hanta. Mitigasi dan respons cepat akan kami lakukan untuk melindungi masyarakat dari virus ini,&amp;quot; tegasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dinas Kesehatan KBB berkomitmen terus melakukan pemantauan aktif guna memastikan masyarakat terlindungi dari ancaman penyakit menular. Termasuk mengimbau masyarakat agar waspada khususnya bagi pekerja lapangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gunakan APD, hindari lingkungan kotor, dan segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala-gejala seperti demam, muntah, dan tubuh lemah secara tiba-tiba,&amp;rdquo; pintanya.&#13;
&#13;
Seperti diketahui Virus Hanta merupakan virus langka di Indonesia dan tergolong penyakit zoonosis yang ditularkan melalui gigitan atau paparan urin, air liur, maupun kotoran dari tikus.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Virus ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS). Virus ini bukan penyakit umum, tetapi dapat mematikan jika tidak segera ditangani.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
