<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Gunung Lewotolobi Laki-Laki Bergumuruh Kuat Malam Ini</title><description>Erupsi disertai suara gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/20/340/3149078/breaking-news-gunung-lewotolobi-laki-laki-bergumuruh-kuat-malam-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/20/340/3149078/breaking-news-gunung-lewotolobi-laki-laki-bergumuruh-kuat-malam-ini"/><item><title>Breaking News! Gunung Lewotolobi Laki-Laki Bergumuruh Kuat Malam Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/20/340/3149078/breaking-news-gunung-lewotolobi-laki-laki-bergumuruh-kuat-malam-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/20/340/3149078/breaking-news-gunung-lewotolobi-laki-laki-bergumuruh-kuat-malam-ini</guid><pubDate>Jum'at 20 Juni 2025 23:05 WIB</pubDate><dc:creator>Apolinaris Lake</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/20/340/3149078/gunung_lewotolobi_laki_laki_bergumuruh_kuat_malam_ini-v8lV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotolobi Laki-laki Bergumuruh Kuat Malam Ini (Foto : PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/20/340/3149078/gunung_lewotolobi_laki_laki_bergumuruh_kuat_malam_ini-v8lV_large.jpg</image><title>Gunung Lewotolobi Laki-laki Bergumuruh Kuat Malam Ini (Foto : PVMBG)</title></images><description>FLORES TIMUR - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (20/6/2025) sekira pukul 22:31 Wita, menyemburkan lava pijar dan awan panas dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 2.000 meter atau 2 kilometer (Km) di atas puncak (&amp;plusmn; 3.584 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui PGA Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur melaporkan ketika erupsi berlangsung, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan dan barat daya.&#13;
&#13;
Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 2 menit 26 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi disertai suara gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Anselmus Bobyson Lamanepa.&#13;
&#13;
Anselmus menjelaskan saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas).&#13;
&#13;
Petugas juga meminta Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut &amp;nbsp;8 Km dari pusat erupsi gunung,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat di sekitar juga mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.&#13;
&#13;
Serta Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.&#13;
&#13;
Pemda setempat juga teruskan berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&#13;
</description><content:encoded>FLORES TIMUR - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (20/6/2025) sekira pukul 22:31 Wita, menyemburkan lava pijar dan awan panas dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 2.000 meter atau 2 kilometer (Km) di atas puncak (&amp;plusmn; 3.584 m di atas permukaan laut).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui PGA Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur melaporkan ketika erupsi berlangsung, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan dan barat daya.&#13;
&#13;
Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 2 menit 26 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Erupsi disertai suara gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,&amp;quot; ungkap Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Anselmus Bobyson Lamanepa.&#13;
&#13;
Anselmus menjelaskan saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas).&#13;
&#13;
Petugas juga meminta Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 Km dan Sektoral Barat Daya - Timur laut &amp;nbsp;8 Km dari pusat erupsi gunung,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat di sekitar juga mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.&#13;
&#13;
Serta Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.&#13;
&#13;
Pemda setempat juga teruskan berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
