<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sikapi Perang Iran-Israel, Golkar Usul Pemerintah Pakai Soft Diplomacy</title><description>Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin mengusulkan agar Indonesia menggunakan diplomasi lunak atau soft diplomacy dalam menyikapi konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/23/337/3149755/sikapi-perang-iran-israel-golkar-usul-pemerintah-pakai-soft-diplomacy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/23/337/3149755/sikapi-perang-iran-israel-golkar-usul-pemerintah-pakai-soft-diplomacy"/><item><title>Sikapi Perang Iran-Israel, Golkar Usul Pemerintah Pakai Soft Diplomacy</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/23/337/3149755/sikapi-perang-iran-israel-golkar-usul-pemerintah-pakai-soft-diplomacy</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/23/337/3149755/sikapi-perang-iran-israel-golkar-usul-pemerintah-pakai-soft-diplomacy</guid><pubDate>Senin 23 Juni 2025 21:40 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/23/337/3149755/golkar-wBvK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Dok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/23/337/3149755/golkar-wBvK_large.jpg</image><title>Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin (Foto: Dok)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin mengusulkan agar Indonesia menggunakan diplomasi lunak atau soft diplomacy dalam menyikapi konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.&#13;
&#13;
Ia mengaku usulnya telah disampaikan ke pimpinan partainya, Bahlil Lahadalia. Bahkan, kata Ngabalin, usul itu telah disampaikan Bahlil ke Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami telah menyampaikan kepada Ketua Umum Bapak Bahlil, karena itu saran Partai Golkar dan telah disampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto tentang soft diplomacy,&amp;rdquo; kata Ngabalin, Senin (23/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, strategi soft diplomacy menjadi pendekatan utama yang diusulkan Golkar dalam menyikapi konflik internasional dan telah menjadi perhatian Presiden Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum ada negara di dunia punya strategi seperti itu. Itu sebabnya langkah-langkah yang dilakukan dari usulan Partai Golkar dan menjadi pikiran-pikiran brilian cemerlang dari Bapak Presiden Prabowo adalah melakukan soft diplomacy. Menyelesaikan perkara ini dengan satu dialog. Satu diplomasi-diplomasi tanpa senjata, tanpa nuklir,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ngabalin menuturkan, Indonesia memiliki tradisi kuat dalam politik luar negeri yang bebas dan aktif, serta peran penting dalam perdamaian internasional sejak Konferensi Asia Afrika 1955 hingga saat ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga Departemen Luar Negeri menggunakan istilahnya dengan soft diplomacy. Diplomasi yang dilakukan dengan hati nurani, yang itu bisa dilakukan hanya oleh sebuah negara yang namanya Indonesia,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Berkaitan dengan masalah internasional, Ngabalin juga telah menerima kunjungan delegasi sayap perempuan dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin.&#13;
&#13;
Ngabalin berkata, kedua pihak juga membahas masa depan anak-anak dan perempuan yang terdampak konflik, termasuk korban perang di sejumlah kawasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang kedua adalah menyangkut masa depan anak-anak dan perempuan yang kemungkinan besar akan dibicarakan antara kedua partai dan kedua negara terhadap nasib anak-anak dari korban perang hari ini. Itu menjadi isu yang sangat penting dan membutuhkan waktu yang sungguh sangat panjang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin mengusulkan agar Indonesia menggunakan diplomasi lunak atau soft diplomacy dalam menyikapi konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.&#13;
&#13;
Ia mengaku usulnya telah disampaikan ke pimpinan partainya, Bahlil Lahadalia. Bahkan, kata Ngabalin, usul itu telah disampaikan Bahlil ke Presiden Prabowo Subianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami telah menyampaikan kepada Ketua Umum Bapak Bahlil, karena itu saran Partai Golkar dan telah disampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto tentang soft diplomacy,&amp;rdquo; kata Ngabalin, Senin (23/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, strategi soft diplomacy menjadi pendekatan utama yang diusulkan Golkar dalam menyikapi konflik internasional dan telah menjadi perhatian Presiden Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum ada negara di dunia punya strategi seperti itu. Itu sebabnya langkah-langkah yang dilakukan dari usulan Partai Golkar dan menjadi pikiran-pikiran brilian cemerlang dari Bapak Presiden Prabowo adalah melakukan soft diplomacy. Menyelesaikan perkara ini dengan satu dialog. Satu diplomasi-diplomasi tanpa senjata, tanpa nuklir,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ngabalin menuturkan, Indonesia memiliki tradisi kuat dalam politik luar negeri yang bebas dan aktif, serta peran penting dalam perdamaian internasional sejak Konferensi Asia Afrika 1955 hingga saat ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sehingga Departemen Luar Negeri menggunakan istilahnya dengan soft diplomacy. Diplomasi yang dilakukan dengan hati nurani, yang itu bisa dilakukan hanya oleh sebuah negara yang namanya Indonesia,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Berkaitan dengan masalah internasional, Ngabalin juga telah menerima kunjungan delegasi sayap perempuan dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) Malaysia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin.&#13;
&#13;
Ngabalin berkata, kedua pihak juga membahas masa depan anak-anak dan perempuan yang terdampak konflik, termasuk korban perang di sejumlah kawasan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang kedua adalah menyangkut masa depan anak-anak dan perempuan yang kemungkinan besar akan dibicarakan antara kedua partai dan kedua negara terhadap nasib anak-anak dari korban perang hari ini. Itu menjadi isu yang sangat penting dan membutuhkan waktu yang sungguh sangat panjang,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
