<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanah Longsor di Ambon, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Warga Terdampak</title><description>Satu orang meninggal dunia dan puluhan warga terdampak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/23/340/3149522/tanah-longsor-di-ambon-satu-orang-meninggal-dan-puluhan-warga-terdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/23/340/3149522/tanah-longsor-di-ambon-satu-orang-meninggal-dan-puluhan-warga-terdampak"/><item><title>Tanah Longsor di Ambon, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Warga Terdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/23/340/3149522/tanah-longsor-di-ambon-satu-orang-meninggal-dan-puluhan-warga-terdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/23/340/3149522/tanah-longsor-di-ambon-satu-orang-meninggal-dan-puluhan-warga-terdampak</guid><pubDate>Senin 23 Juni 2025 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/23/340/3149522/longsor-WvTe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanah Longsor di Ambon, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Warga Terdampak</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/23/340/3149522/longsor-WvTe_large.jpg</image><title>Tanah Longsor di Ambon, Satu Orang Meninggal dan Puluhan Warga Terdampak</title></images><description>JAKARTA- Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang terjadi sejak Sabtu (21/6) memicu terjadinya tanah longsor di sebuah permukiman di Kelurahan Negeri Passo dan Desa Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku. Satu orang meninggal dunia dan puluhan warga terdampak.&#13;
&#13;
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, tanah longsor yang membawa material pohon tumbang menimpa rumah korban serta mengancam bangunan milik 32 KK lainnya di permukiman tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD Kota Ambon telah melakukan upaya penanganan darurat di lokasi terdampak dengan mengevakuasi keluarga serta mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung penanganan darurat, seperti terpal, sekop, gerobak, dan karung,&amp;quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (23/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan mutakhir menyebutkan, BPBD Kota Ambon telah berhasil membersihkan material longsoran dan pohon tumbang di area permukiman warga sehingga aktivitas di lokasi terdampak sudah kembali normal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, BPBD juga menyiagakan Pos Komando untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan bersiaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah lainnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Aam -- panggilan akrabnya-- mengatakan, selain di Kecamatan Baguala, wilayah lainnya yang dilaporkan mengalami potensi dampak yang sama ialah Kelurahan Batu Meja, Batu Gajah, Waihoka, Karang Panjang, Halong.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya di Negeri Soya di Kecamatan Sirimau, Kelurahan Hatalai, di Kecamatan Leitimur Selatan, Kelurahan Negeri Urimessing di Kecamatan Nusa Niwe, dan Kelurahan Hunuth Durian Patah di Kecamatan Teluk Ambon.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi bencana tanah longsor maupun bencana lainnya yang dipicu oleh adanya cuaca ekstrem.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat juga diharapkan tetap mematuhi imbauan yang disampaikan oleh petugas di wilayah rawan bencana,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang terjadi sejak Sabtu (21/6) memicu terjadinya tanah longsor di sebuah permukiman di Kelurahan Negeri Passo dan Desa Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku. Satu orang meninggal dunia dan puluhan warga terdampak.&#13;
&#13;
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, tanah longsor yang membawa material pohon tumbang menimpa rumah korban serta mengancam bangunan milik 32 KK lainnya di permukiman tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD Kota Ambon telah melakukan upaya penanganan darurat di lokasi terdampak dengan mengevakuasi keluarga serta mendistribusikan bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung penanganan darurat, seperti terpal, sekop, gerobak, dan karung,&amp;quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (23/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laporan mutakhir menyebutkan, BPBD Kota Ambon telah berhasil membersihkan material longsoran dan pohon tumbang di area permukiman warga sehingga aktivitas di lokasi terdampak sudah kembali normal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain itu, BPBD juga menyiagakan Pos Komando untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan bersiaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah lainnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Aam -- panggilan akrabnya-- mengatakan, selain di Kecamatan Baguala, wilayah lainnya yang dilaporkan mengalami potensi dampak yang sama ialah Kelurahan Batu Meja, Batu Gajah, Waihoka, Karang Panjang, Halong.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya di Negeri Soya di Kecamatan Sirimau, Kelurahan Hatalai, di Kecamatan Leitimur Selatan, Kelurahan Negeri Urimessing di Kecamatan Nusa Niwe, dan Kelurahan Hunuth Durian Patah di Kecamatan Teluk Ambon.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi bencana tanah longsor maupun bencana lainnya yang dipicu oleh adanya cuaca ekstrem.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat juga diharapkan tetap mematuhi imbauan yang disampaikan oleh petugas di wilayah rawan bencana,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
