<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Hari Bhayangkara, Said Iqbal Sebut Polri Profesional Tangani Kejahatan Ketenagakerjaan&amp;nbsp;</title><description>Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkap harapannya untuk Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-79 yang akan jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025, mendatang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/24/337/3149857/jelang-hari-bhayangkara-said-iqbal-sebut-polri-profesional-tangani-kejahatan-ketenagakerjaan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/24/337/3149857/jelang-hari-bhayangkara-said-iqbal-sebut-polri-profesional-tangani-kejahatan-ketenagakerjaan-nbsp"/><item><title>Jelang Hari Bhayangkara, Said Iqbal Sebut Polri Profesional Tangani Kejahatan Ketenagakerjaan&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/24/337/3149857/jelang-hari-bhayangkara-said-iqbal-sebut-polri-profesional-tangani-kejahatan-ketenagakerjaan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/24/337/3149857/jelang-hari-bhayangkara-said-iqbal-sebut-polri-profesional-tangani-kejahatan-ketenagakerjaan-nbsp</guid><pubDate>Selasa 24 Juni 2025 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/24/337/3149857/presiden_buruh_said_iqbal-a0Kz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Buruh Said Iqbal (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/24/337/3149857/presiden_buruh_said_iqbal-a0Kz_large.jpg</image><title>Presiden Buruh Said Iqbal (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkap harapannya untuk Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-79 yang akan jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025, mendatang.&#13;
&#13;
Said berharap dengan bertambahnya usia tersebut, Polri dapat terus melayani dan membantu masyarakat. Ia juga berharap Korps Bhayangkara dapat terus hadir di tengah masyarakat dan menjaga kepercayaan publik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai dengan temanya, itu bagus ya. Polri untuk masyarakat. Teruslah melayani masyarakat. Terus menjaga kepercayaan masyarakat dan terus membantu masyarakat,&amp;quot; kata Said, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
Said lantas mengapresiasi kinerja Polri salah satunya lewat pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Menurutnya langkah itu sebagai bentuk nyata kehadiran &amp;#39;Polri untuk Masyarakat&amp;#39; khususnya bagi kelompok buruh.&#13;
&#13;
Melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan, kata dia, Polri mampu menyelesaikan pelbagai persoalan yang dihadapi oleh kelompok buruh dan pengusaha.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengatakan, selama ini penyelesaian masalah melalui Dinas Ketenagakerjaan kerap menemui jalan buntu. Kondisi itu menurutnya berubah setelah dilakukan pendekatan oleh Desk Ketenagakerjaan Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misalnya, pengusaha tidak membayar upah minimum. Itu ada unsur pidananya satu tahun, kalau melalui disnaker itu sangat sulit memaksa pengusaha membayar upah sesuai aturan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi dengan Desk Ketenagakerjaan penyelesaiannya yang biasanya didahului dengan mediasi biasanya langsung selesai. Misal, kasus pembayaran pesanggon terhadap perusahaan yang tutup juga sama. Ketika dimediasi bisa langsung selesai,&amp;quot; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, Said juga mengapresiasi kerja-kerja kepolisian yang menurutnya tidak bersikap represif terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok buruh.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, ia menilai Polri juga bersikap profesional saat menangani laporan yang menyangkut kasus ketenagakerjaan dan tidak melakukan kriminalisasi terhadap buruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam menangani kasus-kasus dimana buruh dilaporkan oleh majikan, oleh pengusaha, Polri bersikap objektif dan profesional. Banyak yang tidak dilanjutkan, kasus-kasus yang rekayasa atau kriminalisasi dari pengusaha,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengungkap harapannya untuk Polri menjelang Hari Bhayangkara ke-79 yang akan jatuh pada Selasa, 1 Juli 2025, mendatang.&#13;
&#13;
Said berharap dengan bertambahnya usia tersebut, Polri dapat terus melayani dan membantu masyarakat. Ia juga berharap Korps Bhayangkara dapat terus hadir di tengah masyarakat dan menjaga kepercayaan publik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai dengan temanya, itu bagus ya. Polri untuk masyarakat. Teruslah melayani masyarakat. Terus menjaga kepercayaan masyarakat dan terus membantu masyarakat,&amp;quot; kata Said, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
Said lantas mengapresiasi kinerja Polri salah satunya lewat pembentukan Desk Ketenagakerjaan. Menurutnya langkah itu sebagai bentuk nyata kehadiran &amp;#39;Polri untuk Masyarakat&amp;#39; khususnya bagi kelompok buruh.&#13;
&#13;
Melalui pembentukan Desk Ketenagakerjaan, kata dia, Polri mampu menyelesaikan pelbagai persoalan yang dihadapi oleh kelompok buruh dan pengusaha.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengatakan, selama ini penyelesaian masalah melalui Dinas Ketenagakerjaan kerap menemui jalan buntu. Kondisi itu menurutnya berubah setelah dilakukan pendekatan oleh Desk Ketenagakerjaan Polri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misalnya, pengusaha tidak membayar upah minimum. Itu ada unsur pidananya satu tahun, kalau melalui disnaker itu sangat sulit memaksa pengusaha membayar upah sesuai aturan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi dengan Desk Ketenagakerjaan penyelesaiannya yang biasanya didahului dengan mediasi biasanya langsung selesai. Misal, kasus pembayaran pesanggon terhadap perusahaan yang tutup juga sama. Ketika dimediasi bisa langsung selesai,&amp;quot; imbuhnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di sisi lain, Said juga mengapresiasi kerja-kerja kepolisian yang menurutnya tidak bersikap represif terhadap aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok buruh.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, ia menilai Polri juga bersikap profesional saat menangani laporan yang menyangkut kasus ketenagakerjaan dan tidak melakukan kriminalisasi terhadap buruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam menangani kasus-kasus dimana buruh dilaporkan oleh majikan, oleh pengusaha, Polri bersikap objektif dan profesional. Banyak yang tidak dilanjutkan, kasus-kasus yang rekayasa atau kriminalisasi dari pengusaha,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
