<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembacokan Sadis Remaja di Radio Dalam Jaksel Ternyata karena Tawuran</title><description>Peristiwa itu membuat seorang remaja, FA (15) terluka parah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/24/338/3149965/pembacokan-sadis-remaja-di-radio-dalam-jaksel-ternyata-karena-tawuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/24/338/3149965/pembacokan-sadis-remaja-di-radio-dalam-jaksel-ternyata-karena-tawuran"/><item><title>Pembacokan Sadis Remaja di Radio Dalam Jaksel Ternyata karena Tawuran</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/24/338/3149965/pembacokan-sadis-remaja-di-radio-dalam-jaksel-ternyata-karena-tawuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/24/338/3149965/pembacokan-sadis-remaja-di-radio-dalam-jaksel-ternyata-karena-tawuran</guid><pubDate>Selasa 24 Juni 2025 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/24/338/3149965/viral-4wem_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pembacokan Sadis Remaja di Radio Dalam Jaksel Ternyata karena Tawuran/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/24/338/3149965/viral-4wem_large.jpg</image><title>Pembacokan Sadis Remaja di Radio Dalam Jaksel Ternyata karena Tawuran/ist</title></images><description>JAKARTA-Aksi pembacokan sadis terekam kamera CCTV di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Peristiwa itu membuat seorang remaja, FA (15) terluka parah.&#13;
&#13;
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Nunu Suparmi mengatakan, berdasarkan penyelidikan, korban ternyata dibacok &amp;nbsp;imbas dari aksi tawuran yang diduga dilakukan dua kelompok remaja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iyah (korban dan pelaku terlibat aksi tawuran), keduanya (korban dan pelaku) tak saling kenal,&amp;quot; ujar Kompol Nunu Suparmi pada wartawan, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, korban yang menjalani perawatan medis itu dikabarkan sudah dibolehkan pulang. Polisi juga akan meminta keterangan korban terkait kasus dugaan pembacokan tersebut.&#13;
&#13;
Namun, kata dia, dari informasi yang dikumpulkan polisi sejauh ini, peristiwa itu berawal dari dugaan aksi tawuran diantara dua kelompok remaja.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polisi saat ini juga sudah mengantongi identitas terduga pelaku, yang mana sama-sama masih di bawah umur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah tahu identitasnya, masih di bawah umur juga. Namun, kami masih mendalaminya dahulu, masih memeriksa saksi-saksi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA-Aksi pembacokan sadis terekam kamera CCTV di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Peristiwa itu membuat seorang remaja, FA (15) terluka parah.&#13;
&#13;
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Nunu Suparmi mengatakan, berdasarkan penyelidikan, korban ternyata dibacok &amp;nbsp;imbas dari aksi tawuran yang diduga dilakukan dua kelompok remaja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iyah (korban dan pelaku terlibat aksi tawuran), keduanya (korban dan pelaku) tak saling kenal,&amp;quot; ujar Kompol Nunu Suparmi pada wartawan, Selasa (24/6/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, korban yang menjalani perawatan medis itu dikabarkan sudah dibolehkan pulang. Polisi juga akan meminta keterangan korban terkait kasus dugaan pembacokan tersebut.&#13;
&#13;
Namun, kata dia, dari informasi yang dikumpulkan polisi sejauh ini, peristiwa itu berawal dari dugaan aksi tawuran diantara dua kelompok remaja.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Polisi saat ini juga sudah mengantongi identitas terduga pelaku, yang mana sama-sama masih di bawah umur.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah tahu identitasnya, masih di bawah umur juga. Namun, kami masih mendalaminya dahulu, masih memeriksa saksi-saksi,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
