<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Usut Dugaan Korupsi di MPR, Muzani: Kita Hormati Upaya Pemberantasan Korupsi</title><description>Pihaknya sedang menunggu penyelesaian dan tindakan yang akan dilakukan oleh KPK.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/25/337/3150396/kpk-usut-dugaan-korupsi-di-mpr-muzani-kita-hormati-upaya-pemberantasan-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/25/337/3150396/kpk-usut-dugaan-korupsi-di-mpr-muzani-kita-hormati-upaya-pemberantasan-korupsi"/><item><title>KPK Usut Dugaan Korupsi di MPR, Muzani: Kita Hormati Upaya Pemberantasan Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/25/337/3150396/kpk-usut-dugaan-korupsi-di-mpr-muzani-kita-hormati-upaya-pemberantasan-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/25/337/3150396/kpk-usut-dugaan-korupsi-di-mpr-muzani-kita-hormati-upaya-pemberantasan-korupsi</guid><pubDate>Rabu 25 Juni 2025 23:19 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/25/337/3150396/kpk-roGR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MPR RI Ahmad Muzani /Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/25/337/3150396/kpk-roGR_large.jpg</image><title>Ketua MPR RI Ahmad Muzani /Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menghormati langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengusut dugaan gratifikasi di MPR RI sebesar&amp;nbsp;Rp17 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;MPR menghormati atas apa yang dilakukan oleh pimpinan KPK dalam upaya menyelamatkan dan memberantas dugaan tersebut,&amp;quot; ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025).&#13;
&#13;
Sekjen Partai Gerindra ini pun menyampaikan, pihaknya sedang&amp;nbsp;menunggu penyelesaian dan tindakan yang akan dilakukan oleh KPK.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan tentu saja apa yang sudah dijelaskan oleh Sekjen, kita tunggu penyelesaiannya dan tindakan-tindakan berikutnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, KPK tengah mengusut dugaan gratifikasi di lingkungan MPR RI. Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah penerimaan gratifikasi mencapai Rp17 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh ini sekitar belasan miliar, kurang lebih Rp17 miliar,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (24/6).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam perkara ini, KPK menetapkan satu tersangka dari unsur penyelenggara negara. Namun, identitasnya belum diungkapkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saatnya nanti KPK tentu akan sampaikan terkait dengan konstruksi perkaranya dan juga pihak-pihak yang bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Ahmad Muzani menghormati langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengusut dugaan gratifikasi di MPR RI sebesar&amp;nbsp;Rp17 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;MPR menghormati atas apa yang dilakukan oleh pimpinan KPK dalam upaya menyelamatkan dan memberantas dugaan tersebut,&amp;quot; ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2025).&#13;
&#13;
Sekjen Partai Gerindra ini pun menyampaikan, pihaknya sedang&amp;nbsp;menunggu penyelesaian dan tindakan yang akan dilakukan oleh KPK.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan tentu saja apa yang sudah dijelaskan oleh Sekjen, kita tunggu penyelesaiannya dan tindakan-tindakan berikutnya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, KPK tengah mengusut dugaan gratifikasi di lingkungan MPR RI. Berdasarkan perhitungan sementara, jumlah penerimaan gratifikasi mencapai Rp17 miliar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sejauh ini sekitar belasan miliar, kurang lebih Rp17 miliar,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (24/6).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam perkara ini, KPK menetapkan satu tersangka dari unsur penyelenggara negara. Namun, identitasnya belum diungkapkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada saatnya nanti KPK tentu akan sampaikan terkait dengan konstruksi perkaranya dan juga pihak-pihak yang bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
