<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disorot Publik, Tim SAR: Keluarga Juliana Marins Memahami Situasi Medan Gunung Rinjani</title><description>Juliana Marins, pendaki asal Brasil berhasil dievakuasi dari jurang Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Namun, nyawanya tak tertolong.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/26/337/3150465/disorot-publik-tim-sar-keluarga-juliana-marins-memahami-situasi-medan-gunung-rinjani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/26/337/3150465/disorot-publik-tim-sar-keluarga-juliana-marins-memahami-situasi-medan-gunung-rinjani"/><item><title>Disorot Publik, Tim SAR: Keluarga Juliana Marins Memahami Situasi Medan Gunung Rinjani</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/26/337/3150465/disorot-publik-tim-sar-keluarga-juliana-marins-memahami-situasi-medan-gunung-rinjani</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/26/337/3150465/disorot-publik-tim-sar-keluarga-juliana-marins-memahami-situasi-medan-gunung-rinjani</guid><pubDate>Kamis 26 Juni 2025 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/26/337/3150465/basarnas-J2LM_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (Foto: Felldy Utama/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/26/337/3150465/basarnas-J2LM_large.jpg</image><title>Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (Foto: Felldy Utama/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juliana Marins, pendaki asal Brasil berhasil dievakuasi dari jurang Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Namun, nyawanya tak tertolong. Upaya evakuasi yang dilakukan Tim SAR pun sempat menuai sorotan karena dianggap lamban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kabasarnas&amp;nbsp;Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengaku telah berkomunikasi dengan pihak keluarga terkait proses evakuasi Juliana. &amp;nbsp;&amp;quot;Saya sampaikan bahwa saya didampingi seluruh tim yang ada di sini telah berinteraksi komunikasi dengan pihak keluarga difasilitasi dari pihak agensi atau dari kedutaan,&amp;quot; kata Syafii, Rabu (25/6/2025) malam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam komunikasi itu, pihaknya menyampaikan terkait kegiatan proses evakuasi yang telah dilakukan. Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah terhadap korban warga asing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan dari pihak keluarga, Alhamdulillah yang pertama menyampaikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan kita, kemudian dari operasi yang kita laksanakan juga mendapatkan apresiasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tim SAR juga memberikan kesempatan kepada pihak keluarga untuk menanyakan terkait proses evakuasi terhadap Juliana yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan ternyata Alhamdulillah dari pihak keluarga bisa sangat menerima dari situasi dan kondisi yang dihadapi, karena memang mungkin tidak selamanya sama dari apa yang diperkirakan oleh mungkin masyarakat yang mungkin tidak tahu persis situasi yang ada di sini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Juliana Marins, pendaki asal Brasil berhasil dievakuasi dari jurang Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Namun, nyawanya tak tertolong. Upaya evakuasi yang dilakukan Tim SAR pun sempat menuai sorotan karena dianggap lamban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kabasarnas&amp;nbsp;Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengaku telah berkomunikasi dengan pihak keluarga terkait proses evakuasi Juliana. &amp;nbsp;&amp;quot;Saya sampaikan bahwa saya didampingi seluruh tim yang ada di sini telah berinteraksi komunikasi dengan pihak keluarga difasilitasi dari pihak agensi atau dari kedutaan,&amp;quot; kata Syafii, Rabu (25/6/2025) malam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam komunikasi itu, pihaknya menyampaikan terkait kegiatan proses evakuasi yang telah dilakukan. Hal ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab moral pemerintah terhadap korban warga asing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan dari pihak keluarga, Alhamdulillah yang pertama menyampaikan apresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan kita, kemudian dari operasi yang kita laksanakan juga mendapatkan apresiasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tim SAR juga memberikan kesempatan kepada pihak keluarga untuk menanyakan terkait proses evakuasi terhadap Juliana yang jatuh ke jurang di Gunung Rinjani.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan ternyata Alhamdulillah dari pihak keluarga bisa sangat menerima dari situasi dan kondisi yang dihadapi, karena memang mungkin tidak selamanya sama dari apa yang diperkirakan oleh mungkin masyarakat yang mungkin tidak tahu persis situasi yang ada di sini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
