<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Revitalisasi Pesantren Jawab Tantangan Zaman, Proaktif Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying</title><description>Revitalisasi pesantren adalah upaya memperbarui peran dan fungsi pesantren dalam menghadapi tantangan zaman.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/27/337/3150727/revitalisasi-pesantren-jawab-tantangan-zaman-proaktif-ciptakan-lingkungan-bebas-bullying</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/27/337/3150727/revitalisasi-pesantren-jawab-tantangan-zaman-proaktif-ciptakan-lingkungan-bebas-bullying"/><item><title>Revitalisasi Pesantren Jawab Tantangan Zaman, Proaktif Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/27/337/3150727/revitalisasi-pesantren-jawab-tantangan-zaman-proaktif-ciptakan-lingkungan-bebas-bullying</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/27/337/3150727/revitalisasi-pesantren-jawab-tantangan-zaman-proaktif-ciptakan-lingkungan-bebas-bullying</guid><pubDate>Jum'at 27 Juni 2025 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/27/337/3150727/revitalisasi_pesantren_jawab_tantangan_zaman_proaktif_ciptakan_lingkungan_bebas_bullying-jiwH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Revitalisasi Pesantren Jawab Tantangan Zaman, Proaktif Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/27/337/3150727/revitalisasi_pesantren_jawab_tantangan_zaman_proaktif_ciptakan_lingkungan_bebas_bullying-jiwH_large.jpg</image><title>Revitalisasi Pesantren Jawab Tantangan Zaman, Proaktif Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Revitalisasi pesantren adalah upaya memperbarui peran dan fungsi pesantren dalam menghadapi tantangan zaman. Baik dari segi kurikulum, manajemen maupun pemanfaatan teknologi, sekaligus proaktif ciptakan lingkungan bebas bullying.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Revitalisasi bertujuan positif. Perubahan paradigma di lingkungan pesantren sebagai upaya menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, pesantren dituntut untuk tidak hanya berinovasi tetapi juga melakukan perubahan mendasar dalam berbagai aspek,&amp;quot; ujar anggota Dewan Syuro DPP PKB, sekaligus Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R Abdullah, Kamis 26 Juni 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Taufik, revitalisasi paradigma adalah sebuah proses yang harus selalu berpegang pada prinsip mempertahankan nilai-nilai luhur (al-muhafadzah &amp;#39;ala qadimissalih) sekaligus mengadopsi inovasi yang lebih baik (al-akhdu bil jadid al-aslah).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua mencakup penekanan pada pemahaman ilmu yang integral, tidak terfragmentasi, serta kemampuan untuk memahami ajaran agama secara mendalam sesuai dengan konteks sosial yang terus dinamis,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia mengatakan, pesantren juga perlu secara proaktif menciptakan lingkungan yang bersih, bebas dari segala bentuk&amp;nbsp;bullying perundungan, serta memberikan perhatian khusus dan berkesinambungan pada kesehatan seluruh santri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara metodologis, pesantren perlu melakukan transformasi yang signifikan dari pendekatan tradisional yang cenderung kaku menjadi pendekatan yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan,&amp;quot; ucap Taufiq.&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan transformasi menyeluruh dalam cara berpikir, pengembangan kurikulum, manajemen operasional, strategi pengembangan kelembagaan, pembangunan sarana-prasarana, penguatan struktur organisasi, dan perluasan jejaring menjadi kebutuhan mendesak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Permasalahan pesantren semakin kompleks. Dukungan program, pengembangan usaha, hingga tercipta kemandirian ekonomi harus segera tercipta untuk kemajuan bangsa,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kehadiran 265 pondok pesantren pada Konferensi Internasional Transformasi Pesantren menunjukkan antusiasme tinggi dalam konferensi, partisipasi aktif dalam setiap diskusi, serta keinginan kuat untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik melalui kunjungan belajar, kata Taufiq, secara jelas menggambarkan adanya semangat dan kemajuan positif yang signifikan di sebagian besar pesantren.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesantren-pesantren ini secara aktif mencari solusi dan strategi yang inovatif untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kehadiran mereka dalam forum ini juga dapat dilihat sebagai upaya strategi untuk melakukan&amp;nbsp;benchmarking&amp;nbsp;, sebuah proses perbandingan praktik terbaik, bagi pesantren lain yang sudah melakukan perubahan dan berupaya mengikuti perkembangan zaman,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dengan makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Revitalisasi pesantren adalah upaya memperbarui peran dan fungsi pesantren dalam menghadapi tantangan zaman. Baik dari segi kurikulum, manajemen maupun pemanfaatan teknologi, sekaligus proaktif ciptakan lingkungan bebas bullying.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Revitalisasi bertujuan positif. Perubahan paradigma di lingkungan pesantren sebagai upaya menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, pesantren dituntut untuk tidak hanya berinovasi tetapi juga melakukan perubahan mendasar dalam berbagai aspek,&amp;quot; ujar anggota Dewan Syuro DPP PKB, sekaligus Anggota Komisi I DPR RI, Taufiq R Abdullah, Kamis 26 Juni 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Taufik, revitalisasi paradigma adalah sebuah proses yang harus selalu berpegang pada prinsip mempertahankan nilai-nilai luhur (al-muhafadzah &amp;#39;ala qadimissalih) sekaligus mengadopsi inovasi yang lebih baik (al-akhdu bil jadid al-aslah).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua mencakup penekanan pada pemahaman ilmu yang integral, tidak terfragmentasi, serta kemampuan untuk memahami ajaran agama secara mendalam sesuai dengan konteks sosial yang terus dinamis,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia mengatakan, pesantren juga perlu secara proaktif menciptakan lingkungan yang bersih, bebas dari segala bentuk&amp;nbsp;bullying perundungan, serta memberikan perhatian khusus dan berkesinambungan pada kesehatan seluruh santri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara metodologis, pesantren perlu melakukan transformasi yang signifikan dari pendekatan tradisional yang cenderung kaku menjadi pendekatan yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan,&amp;quot; ucap Taufiq.&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan transformasi menyeluruh dalam cara berpikir, pengembangan kurikulum, manajemen operasional, strategi pengembangan kelembagaan, pembangunan sarana-prasarana, penguatan struktur organisasi, dan perluasan jejaring menjadi kebutuhan mendesak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Permasalahan pesantren semakin kompleks. Dukungan program, pengembangan usaha, hingga tercipta kemandirian ekonomi harus segera tercipta untuk kemajuan bangsa,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kehadiran 265 pondok pesantren pada Konferensi Internasional Transformasi Pesantren menunjukkan antusiasme tinggi dalam konferensi, partisipasi aktif dalam setiap diskusi, serta keinginan kuat untuk mengadopsi praktik-praktik terbaik melalui kunjungan belajar, kata Taufiq, secara jelas menggambarkan adanya semangat dan kemajuan positif yang signifikan di sebagian besar pesantren.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesantren-pesantren ini secara aktif mencari solusi dan strategi yang inovatif untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kehadiran mereka dalam forum ini juga dapat dilihat sebagai upaya strategi untuk melakukan&amp;nbsp;benchmarking&amp;nbsp;, sebuah proses perbandingan praktik terbaik, bagi pesantren lain yang sudah melakukan perubahan dan berupaya mengikuti perkembangan zaman,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dengan makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
