<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diterjang Longsor 3 Titik, Lalu Lintas Garut&amp;ndash;Tasikmalaya Dialihkan</title><description>Hujan deras yang mengguyur kawasan Garut, Jawa Barat, menyebabkan bencana tanah longsor di tiga titik sepanjang Jalan Raya Cilawu jalur utama penghubung Garut dan Tasikmalaya, pada Sabtu (28/6/2025) pukul 06.30 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/28/525/3151064/diterjang-longsor-3-titik-lalu-lintas-garut-ndash-tasikmalaya-dialihkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/06/28/525/3151064/diterjang-longsor-3-titik-lalu-lintas-garut-ndash-tasikmalaya-dialihkan"/><item><title>Diterjang Longsor 3 Titik, Lalu Lintas Garut&amp;ndash;Tasikmalaya Dialihkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/06/28/525/3151064/diterjang-longsor-3-titik-lalu-lintas-garut-ndash-tasikmalaya-dialihkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/06/28/525/3151064/diterjang-longsor-3-titik-lalu-lintas-garut-ndash-tasikmalaya-dialihkan</guid><pubDate>Sabtu 28 Juni 2025 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/28/525/3151064/longsor_di_jalur_garut_tasikmalaya-xgjK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di jalur Garut-Tasikmalaya (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/28/525/3151064/longsor_di_jalur_garut_tasikmalaya-xgjK_large.jpg</image><title>Longsor di jalur Garut-Tasikmalaya (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
GARUT - Hujan deras yang mengguyur kawasan Garut, Jawa Barat, menyebabkan bencana tanah longsor di tiga titik sepanjang Jalan Raya Cilawu jalur utama penghubung Garut dan Tasikmalaya, pada Sabtu (28/6/2025) pukul 06.30 WIB.&#13;
&#13;
Material longsoran menutup sebagian badan jalan di tiga titik yakni, Simpang Tiga Cikangkung, Bojongloa Talang, dan Citengek.&#13;
&#13;
Akibat longsor tersebut, arus lalu lintas di kawasan itu langsung terganggu. Sejumlah kendaraan harus berhenti karena akses jalan sempat tertutup lumpur, batu, dan tanah.&#13;
&#13;
Kasat Lantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi menjelaskan, pihaknya bersama tim gabungan segera melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan risiko kecelakaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk keselamatan pengendara dan demi kelancaran perjalanan masyarakat, kami melakukan rekayasa lalu lintas di simpang empat Sukadana,&amp;rdquo; ujarnya saat dikonfirmasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, kendaraan dari arah Garut menuju Tasikmalaya dialihkan melalui jalur Wanaraja&amp;ndash;Limbangan&amp;ndash;Malangbong, dan sebaliknya bagi kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Garut.&#13;
&#13;
Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah dengan Polres Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, petugas gabungan dari Satlantas, BPBD, Pemkab Garut, dan warga sekitar turut melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersama unsur terkait langsung turun membantu proses pembersihan jalan. Kami juga siarkan informasi secara aktif lewat pengeras suara dan media sosial agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan mereka,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Hingga Sabtu siang, jalur terdampak sudah dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup.&#13;
&#13;
Meski begitu, aparat tetap mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Garut selatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami imbau pengguna jalan tetap waspada dan patuhi arahan petugas. Kondisi tebing masih labil di beberapa titik,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
GARUT - Hujan deras yang mengguyur kawasan Garut, Jawa Barat, menyebabkan bencana tanah longsor di tiga titik sepanjang Jalan Raya Cilawu jalur utama penghubung Garut dan Tasikmalaya, pada Sabtu (28/6/2025) pukul 06.30 WIB.&#13;
&#13;
Material longsoran menutup sebagian badan jalan di tiga titik yakni, Simpang Tiga Cikangkung, Bojongloa Talang, dan Citengek.&#13;
&#13;
Akibat longsor tersebut, arus lalu lintas di kawasan itu langsung terganggu. Sejumlah kendaraan harus berhenti karena akses jalan sempat tertutup lumpur, batu, dan tanah.&#13;
&#13;
Kasat Lantas Polres Garut, Iptu Aang Andi Suhandi menjelaskan, pihaknya bersama tim gabungan segera melakukan pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan risiko kecelakaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk keselamatan pengendara dan demi kelancaran perjalanan masyarakat, kami melakukan rekayasa lalu lintas di simpang empat Sukadana,&amp;rdquo; ujarnya saat dikonfirmasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, kendaraan dari arah Garut menuju Tasikmalaya dialihkan melalui jalur Wanaraja&amp;ndash;Limbangan&amp;ndash;Malangbong, dan sebaliknya bagi kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Garut.&#13;
&#13;
Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah dengan Polres Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, petugas gabungan dari Satlantas, BPBD, Pemkab Garut, dan warga sekitar turut melakukan kerja bakti membersihkan material longsoran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami bersama unsur terkait langsung turun membantu proses pembersihan jalan. Kami juga siarkan informasi secara aktif lewat pengeras suara dan media sosial agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan mereka,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Hingga Sabtu siang, jalur terdampak sudah dapat dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup.&#13;
&#13;
Meski begitu, aparat tetap mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Garut selatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami imbau pengguna jalan tetap waspada dan patuhi arahan petugas. Kondisi tebing masih labil di beberapa titik,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
